Tampilkan postingan dengan label TERAPI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TERAPI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Juli 2011

TERAPI OTAK TENGAH ITU KEBOHONGAN

10 PERTANYAAN ILMIAH
YANG TIDAK MUNGKIN BISA DIJAWAB
OLEH LEMBAGA OTAK TENGAH CARA DUNIA
  1. Apa yang membedakan lembaga otak tengah cara dunia dengan Bronnikov method di Rusia yg terbukti merupakan penipuan selagi mereka sangat mirip?
Di Rusia telah dikembangkan Bronnikov Method yang telah terbongkar sebagai Penipuan pseudoscience
Bronnikov Method sangat mirip dengan aktivasi otak tengah cara dunia
2.Lembaga otak tengah cara dunia mencatut nama prof Shichida Makoto. Benarkah? Pada buku apa prof Shicida berkata tentang otak tengah selagi beliau adalah pakar otak kanan?

3.Di banyak web menyebutkan metode ini berkembang sejak 40 tahun di jepang. Apa nama institusi yg mengajarkannya? Dimana webnya?
Pengakuan Lembaga Otak tengah cara dunia mengenai pendapat seorang professor dari Jepang adalah sebuah kebohongan:
Mereka menulis sbb:
“Pakar Midbrain dari Jepang Prof. Makota Sichida menegaskan bahwa “Otak tengah adalah jembatan bagi otak kiri dan otak kanan manusia. Jika ingin menggunakan kemampuan kedua otak sekaligus (kiri dan kanan) maka otak tengah harus diaktifasi terlebih dahulu”
Ternyata ditemukan fakta sbb: http://www.shichidamethod.com/
Nama Prof. Makota Sichida adalah salah tulis, yang betul adalah Shichida bukan Sichida
Shichida bukanlah pakar midbrain
Tidak ada satu pun tulisan midbrain di dalam tulisan beliau
Yang ditulisakan beliau adalah sbb:
“We promote whole-brain education by developing the right brain and connecting it to the left-brain, allowing both sides of the brain to work together in balance.”
rata-rata alumnus shichida training itu bukanlah ahli dalam Pseudoscience, melainkan prestasinya lebih ke kemampuan memorisasi, bermusik, matematika. http://www.shichidamethod.com/testimony.html
program shichida ini lebih masuk akal karena melibatkan waktu bertahun-tahun, melewati proses panjang, bukan program instan seperti lembaga otak tengah cara dunia
4. Dalam Blind reading, bagian tubuh mana yg mengeluarkan gelombang? Dan bagian tubuh mana yang menangkapnya kembali? Apa referensi ilmiah yg menunjukkan organ tersebut bisa mengeluarkan gelombang?
Midbrain jelas2 tidak memiliki fungsi memancarkan gelombang. Lalu organ mana dari otak yg memancarkan gelombang?
Pernyataan yang dikeluarkan lembaga otak tengah cara dunia adalah sbb: gelombang otak yang telah teraktivasi adalah gelombang Alfa otak.
Tidak ada korelasi antara aktivasi otak tengah dengan gelombang otak alfa yang muncul, karena tanpa aktivasi, gelombang ini juga bisa muncul. Tidak ada bukti bahwa aktivasi otak tengah akan memicu gelombang alfa otak. Kecuali para praktisi bisa menunjukkan lewat PET Scan dan MRI, tetapi sampai sekarang, tidak ada korelasi apapun tentang itu.
5.Pernyataan lembaga otak tengah cara dunia ; Masalah terbesar Manusia saat ini : Otak manusia 95 % Tidak dipakai.
Dalam kenyataan sebenarnya: Midbrain tidak hanya dimiliki manusia namun hampir semua vertebrata.
6. Mengapa fungsi otak tengah/ mesenchephalon yg ada di web web otak tengah cara dunia tidak didukung  oleh literatur ilmiah manapun baik di Internet maupun di literature kedokteran?
Pendapat Lembaga Otak tengah cara dunia, mengenai fungsi aktivasi otak tengah/ mesenchephalon:
  • Aktivasi otak tengah merupakan jembatan untuk menjalakan fungsi otak kiri dan kanan. menyeimbangkan antara fungsi otak kiri dan fungsi otak kanan dan dilakukan dengan meditasi
  • Pengaktifan otak tengah mengembalikan kekuatan otak pada keadaan semulanya.
  • Meningkatkan konsentrasi
  • Meningkatkan daya ingat
  • Meningkatkan kreativitas
  • Meningkatkan daya paham
  • Meningkatkan talenta
  • Menyeimbangkan hormon
  • Mengubah karakter
  • Menstabilkan emosi
Mereka mengklaim bahwa dengan mengaktivasi otak tengah [ mesensefalon], maka keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri [pengendali intuisi dan pengendali logika], akan terjadi.
Apakah memang benar otak tengah adalah PENGHUBUNG otak kiri dan otak kanan? Sekilas dari kata”tengah” memang ada benarnya.
Namun, jika kita tinjau dari definisi anatomi biologi otak, otak tengah—disebut juga mesencephalon— adalah bagian otak yang terletak di antara forebrain dan hindbrain. Atau terletak antara otak depan ( besar) dengan otak belakang. (dr Arman Yurisaldi S, M.S.,SpS, dokter spesialis Saraf/Neurologist dalam bukunya berjudul Mengungkap Misteri Otak Tengah, halaman 59)
Otak tengah BUKAN otak penghubung antara otak kiri dan kanan. Penghubung antara otak kiri dan kanan adalah CORPUS CALLOSUM. Kesalahan fatal ini membuktikan bahwa secara anatomi, para praktisi otak tengah bahkan secara serampangan menghubungkan otak tengah dengan otak kiri-kanan.
Fungsi sebenarnya dari Otak tengah:
http://biology.about.com/od/anatomy/p/mesencephalon.htm
Functions of the mesencephalon include:
Controlling Responses to Sight
Eye Movement
Pupil Dilation
Body Mov

Otak tengah (mesensefalon)
Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata, dan juga merupakan pusat pendengaran.
Otak tengah
Otak tengah (bahasa Inggris: mesencephalon) adalah bagian otak yang mempunyai struktur:
tektum, terdiri dari 2 pasang colliculi yang disebut corpora quadrigemina:
inferior colliculi, terlibat pada proses pendengaran. Sinyal yang diterima dari berbagai nukleus batang otak diproyeksikan menuju bagian dari talamus yang disebut medial geniculate nucleus untuk diteruskan menuju korteks pendengaran primer (bahasa Inggris: primary auditory cortex).
superior colliculi, berperan sebagai awal proses visual dan pengendalian gerakan mata
cerebral peduncle
tegmentum adalah jaringan multi-sinapsis yang terlibat pada sistem homeostasis dan lintasan refleks.
Otak tengah berfungsi BUKAN sebagai penyeimbang otak kanan atau kiri, tetapi berfungsi dalam pergerakan bola mata, lensa mata, diameter pupil, saraf visual serta gerak motorik. Otak tengah jelas berhubungan dengan fungsi visual, tetapi dengan gegabah menghubungkan bahwa metode menutup mata akan mengaktifkan otak tengah merupakan kesimpulan harus diteliti lebih lanjut.
Penelitian internasional juga membuktikan bahwa otak tengah mempunyai peranan dalam penyusunan memori yang baru bersama dengan organ hipokampus yang dirangsang oleh kadar dopamin otak. Dengan demikian, pembelajaran melibatkan bukan hanya bagian otak tertentu saja, tetapi juga melibatkan hampir sebagian besar otak. Organ penyusun sistem limbic seperti amigdala, hipokampus, hipotalamus jelas berperan penting dalam penyusunan dan recalling memori. Sistem limbic merupakan sistem control emosi dan hormon sehingga proses belajar dapat dilakukan secara simultan.
7. Apa hubungan antara bisa membaca dengan mata tertutup dengan kejeniusan?
Berikut ini adalah pernyataan dari lembaga otak tengah cara dunia:
munculnya hasil Aktivasi dari otak tengah yang banyak di lihat dengan kemampuan yang lebih jauh dari sebelumnya seperti
  • orang bisa melihat dengan mata tertutup,
  • mencium sesuatu berbentuk zat waran dan sebagainya lebih tajam dari penciuman sebelumnya,
  • membaca pikiran orang lain,
  • mendengar sesuatu yang lebih tajam dari sebelumnya istilahnya enam indrah kehidupan manusia akan jauh lebih baik dan sensitif untuk lebih di rasakan,seperti halnya banyak yang dilihat dengan kondisi Aktivasi otak tengah bagi yang sudah di aktifasi otak tengah maka kondisi orang itu atau seorang anak akan munucl yang berbeda dengan yang lainnya seperti
  • bisa naik sepeda dengan kedua mata tertutup dengan kain,
  • berjalan dengan mata tertutup kain,
  • melihat angka dari kartu permainan dengan mata tertutup kain,
  • dapat mengenal zat waran dengan mata tertutup kain,
  • mengambar dengan mata tertutup kain,
  • membaca dengan mata tertutup kain dan sebagainya,biasanya orang atau anak tersebut lebih genius dari orang yang belum di Aktivasikan otak tengah baik cara pola berpikir dan melakukan semua kegitan sehari-hari, namun semua itu bisa dilakukan apabilah sudah mengAktivasi otak tengah itu.
Apakah kejeniusan anak lulusan lembaga otak tengah cara dunia, sudah dibuktikan dengan hasil test IQ? Bidang pekerjaan apa yang membutuhkan keahlian membaca dengan menutup mata, kecuali SULAP dan bidang pekerjaan apa yang membutuhkan keahlian membaca pikiran orang selain PARANORMAL?
8. Ketika organ mata ditutup, organ mana yg yg mampu mengenali cahaya?
Berikut pernyataan lembaga otak tengah cara dunia….:
tentunya dengan gelombang dari otak tengah yang di Aktivasikan dan biasanya akan muncul cahaya yang seperti matahari di dalam mata indra keenam dan akan berbentuk seperti TV yang akan muncul seperti mata melihat walaupun kedua mata di tutup oleh kain.
9. Kenapa lembaga otak tengah cara dunia selalu menganalogikan kemampuan BFR dengan sonar lumba2 selagi mereka jauh berbeda? Lumba2 mengeluarkan suara dan mendengar pantulannya. Sedangkan BFR daari lembaga otak tengah cara dunia sama sekali tidak mengeluarkan suara dan mendengarkan pantulannya?
10.  Bagaimana BFR mengenali huruf dan menyamakannya pada echolocation kelelawar/lumba2 sementara echolocation bahkan tidak bisa membedakan warna?

Masihkah anda percaya pada lembaga otak tengah cara dunia itu?

Sumber : http://gmc2010.wordpress.com/2010/12/10/10-pertanyaan-ilmiah-yang-tidak-mungkin-dapat-dijawab-oleh-lembaga-otak-tengah-cara-dunia/

Jumat, 22 April 2011

DUSTA DIBALIK TERAPI SEDOT RACUN DENGAN RENDAM KAKI





“ Hasil Penelitian berbagai Labor Ilmiah Dunia, Universitas Indonesia.. Universitas Erlangga dll “

Ray Girvan pada tulisannya "Dodgy Detox" menyimpulkan bahwa semua ini hanyalah sebuah reaksi elektrolisis, suatu topik yang umum pada praktikum anak-anak SD/SMP. Warna merah kekuning-kuningan tersebut adalah besi yang telah teroksidasi yang berasal dari elektroda alat tersebut. Bukanlah suatu kebetulan jika elektroda alat ini perlu diganti dari waktu ke waktu.
Ben Goldcare dari The Guardian melakukan sebuah penelitian kecil untuk menganalisis kandungan zat air sebelum proses detox dan setelahnya. Kandungan besi setelah 'terapi' melonjak sangat tinggi jika dibandingkan sebelumnya. Selain itu, tidak ditemukan urea dan kreatinin pada sampel yang dianalisis, menandakan tidak ada racun yang keluar dari tubuh.
Alat ini pun masuk dalam DeviceWatch.org, sebuah situs yang khusus membahas alat-alat medis yang dipertanyakan kebenarannya. Dalam situs ini, Stephen Barrett, M.D. menyimpulkan bahwa alat-alat ini secara medis tidak berguna.
Talkabouthealthnetwork.com bahkan mengatakan bahwa terapi detox kaki juga memiliki resiko karena reaksi ini melepaskan gas Klorin yang beracun dan Hidrogen yang mudah terbakar. Berhati-hatilah jika menggunakan alat ini. Jangan gunakan alat detoks kaki pada ruangan tertutup karena gas berbahaya akan terkonsentrasi. Atau lebih baik lagi, jangan gunakan alat ini.
Mungkin karena Undang-undang perlindungan konsumen yang cukup baik di negara-negara maju, Ray Girvan dalam tulisannya "Bad Science and rusty footbath revisionism" mengatakan bahwa beberapa produsen 'alat-alat' tersebut merevisi klaim bahwa 'racun' berwarna merah kekuning-kuningan tersebut berasal dari dalam tubuh peserta terapi. Kini mereka mengatakan bahwa warna tersebut berasal dari elektroda pada alat tersebut. Walaupun demikian tentunya manfaat dari alat ini masih belum dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Bagaimana di Indonesia?
Saya lihat Indonesia belum memasuki 'tahapan' tersebut, mungkin karena perlindungan konsumen yang sangat lemah. Produsen alat-alat tersebut masih bebas mengklaim hal-hal yang jelas-jelas tidak benar.
 Klinik terapi detoks atau sedot racun tubuh kini semakin menjamur di berbagai kota besar di Indonesia.
Tapi berdasarkan penelitian alat itu hanya elektrolisa air dan warna yang keluar bukan racun. Sangat penting untuk memahami bahwa air akan berubah warna meskipun jika alat dioperasikan tanpa kaki berada di dalam air.
Dasar perubahan warna adalah  hasil reaksi dari seluruh variable/perubah dalam air dan elektroda. Perubahan warna akan berbeda dalam kaitannya dengan partikel dan komponen kimia air. Tubuh kita mengandung 70% air, dan kita membutuhkan air dalam setiap detik.   Kation dalam tubuh kita akan tampak sama karena racun mendominasi di daerah tertentu. Tambahkan sedikit garam dalam air dan rendam kaki ke dalamnya. Kombinasi air, metal dan garam akan memproduksi perubahan warna ringan, sebagaimana objek di  dalam air bahkan tanpa mencelupkan kaki ke dalamnya. Air tidak membantu terjadinya substansi, bahkan jika sebaliknya dilakukan dengan memasukkan kaki ke dalam air, hal ini akibat perbedaan kualitas air dan garam. Alat akan menetralisir kation di dalam air sebagaimana juga proses penetralan kation dalam tubuh.. Flek hitam dapat diakibatkan oleh logam berat di air rendaman sebagaimana penurunan logam pada elektroda. Pengalaman dan pengamatan yang didiskusikan diatas akan membantu Anda menentukan apa yang berasal dari perawatan seseorang dan apa yang berasal dari elektroda. Semakin aktif pergerakan dalam substansi mineral, maka semakin aktif proses ionisasi.  
Warna disebabkan oleh reaksi kimia air, garam dan elektroda. Seluruhnya adalah efek partikel kation dan anion (hanya sebagai referensi).
  Jika terdapat sejumlah besar halogen air berasal dari alat, air tidak dapat digunakan untuk pembersihan ion karena indeks halogen terlalu tinggi. Jika Anda memperhatikan warna air berubah menjadi hijau muda untuk beberapa kali selama sesi pembersihan ion, Anda mungkin dapat menggunakan air sulingan atau air mineral dan menambahkan setengah sendok garam atau garam kristal ke dalam air.
 Penelusuran Dan Pengujian Telah Dilakukan Terhadap Alat Terapi Ion yang Benar (Ingat ! Bukan Alat Terapi Tiruan). Di Amerika, statistik yang dibuat oleh Pusat kesehatan dan praktisi kesehatan telah muncul dengan sebuah keterangan tentang warna dalam air setelah 30 menit. Berdasarkan EAV (Electrical Acupuncture by Voll) dan uji otot, mereka tampil dengan sebuah tabel untuk menjelaskan berbagai toksin yang muncul dari bagian-bagian berbeda pada warna berbasis tubuh pada warna. Ini hanya sebuah skema umum, karena perubahan warna mungkin bervariasi dari satu tempat ke tempat lain tergantung pada air yang digunakan. Garam yang digunakan untuk konduktivitas air bisa menyebabkan warna berubah sekalipun tanpa merendam kaki dalam air, setelah ionisasi selama 30 menit.
 Beberapa pengujian ilmiah telah dilakukan oleh sebuah laboratorium riset swasta untuk menganalisa bagaimana ionator (alat pembersih ion) bisa membantu para pasien encok atau mereka yang mengalami tingkat asam urat tinggi dalam tubuh mereka.
 Warna yang berubah sendiri dalam air bukan sebuah ukuran kuat dan tetap kontroversial dan mungkin hanya memuaskan orang awam namun tidak bagi para professional yang akan terus mengajukan pertanyaan.
 Untuk membuktikan kemanjuran dan manfaat alat ini, pelacakan telah dilakukan Bob Lim M (AM)India, BHMS, APHom(Mal), m NCH(USA) dengan menggunakan alat penguras zat beracun e-plus Ion Cleanse pada para pasien melalui beberapa metodologi. Dr. (H) Bob Lim menggunakan metode berikut untuk mengecek efisiensi e-plus Ion Cleanse guna memperbaiki kondisi-kondisi kesehatan umum dan setiap perbaikan secara psikologi atau perubahan-perubahan patologi.
  1.Fuzzy logic sphygmomanometer - memonitor tekanan darah kontraksi (systole) & dilatasi (diastole). 2. EAV Morall machine (Teknologi Jerman) untuk menguji level energi organ utama dan kontaminasi logam berat(penguji penyakit) 3. Riwayat uji Air seni dan darah Laboratorium Patologi.
 Selain di mal atau klinik resmi, terapi sedot racun mulai merebak hingga ke kampung-kampung. Hanya saja detoks di rumahan biasanya sangat sederhana. Alatnya pun dirakit sendiri. Seperti alat detoks buatan Larto yang dinamai terapi resik. Nama resik adalah kepanjangan dari rendem sikil alias rendam kaki. Meski sederhana ternyata denyut setrum atau aliran listriknya lebih terasa dibanding mesin detoks merek paten.  
 Tim Sigi mencoba membeli satu mesin detoks yang diklaim sebagai buatan Amerika Serikat di sebuah klinik detoks di Mal Mangga Dua, Jakut. Alat ini kemudian diuji coba oleh seorang peneliti alat medis. Ketika alat ini dihidupkan layaknya proses detoksifikasi cuma tanpa mencelupkan kaki, setengah jam kemudian ember berisi air berubah warna-warni persis seperti yang dijumpai di klinik detoks.  
 
Alat ini selanjutnya dibawa ke laboratorium biofisika Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur. Di kampus ini, Profesor Suhariningsih telah lama melakukan penelitian terhadap alat detoksifikasi yang juga beredar luas di Jatim. Menurut Guru Besar Fakultas MIPA Unair ini, warna merah, hijau atau kuning yang keluar dari air sama sekali bukan racun atau kotoran tubuh yang tersedot mesin detoks.
  Suhariningsih berkesimpulan, alat itu hanya alat elektrolisa air yang berfungsi mengurai ion-ion logam yang ada dalam elektroda yang terendam air garam hangat. Mesin ini tak lain hanya power supply yang dilengkapi regulator untuk mengubah dan menurunkan arus listrik. Suharningsih juga mengingatkan adanya gas klorin yang dihasilkan dari proses elektrolisa air ini. "Gas klorin sangat berbahaya jika terhirup manusia," kata Suhariningsih. Ion adalah atom yang membawa muatan listrik. Ada dua jenis Ion, ion yang membawa muatan positif disebut Kation, dan yang membawa muatan negatif disebut Anion. Ukuran ion adalah sekitar 1 mikron, atau sama dengan 1/1000 milimeter. Misalnya Hidrogen (H) atom inti memiliki 1 proton bermuatan positif dan dikelilingi oleh 1 elektron negatif. Proton harus bermuatan positif untuk menarik elektron dari atom hidrogen, dengan kata lain pada tahap ini terjadi ionisasi hidrogen (H+). Sementara, terdapat
8 proton positif dalam oksigen atom inti dan dikelilingi oleh 6 elektron. Karena kekurangan 2 elektron, hal ini menyebabkan penarikan dari elektron lain. Dengan kata lain, atom oksigen dapat dengan mudah menangkap elektron dari tempat lain. Proses ini disebut oksidasi (O) + hydrogen (H) + elektron (-) = OH. Pada kenyataannya, ion hidroksigen tidak dapat bertahan dalam rangkaian tunggal monomer, melainkan harus bertahan dalam bentuk anion dalam air (H2O + OH = H2O2) dimana terdapat kelebihan elektron untuk anion, yang cenderung memberikan kelebihan itu kepada elektron lain (proses ini disebut “restorasi”). Pertama : Kolam elektrolisis akan membangkitkan anion (reaksi positif) 2 H2O – O2 + 4 H+ + 4e – 1.  Kedua : Kulit menyerap anion (reaksi negative) 4 H2O + 4e- - 4 H2 + 4 OH-2. Ion yang disebutkan diatas tetap berinteraksi dan bersirkulasi, dan setelahnya akan dikeluarkan oleh  tubuh.
 Pendapat yang sama dilontarkan Profesor Iwan Darmansjah. Menurut Guru Besar Farmakologi Universitas Indonesia, sedot racun dengan cara merendam kaki di bawah aliran listrik tak pernah dikenal dalam dunia kedokteran. "Kalau memang alat ini ampuh, itu penemuan luar biasa dan patut mendapat penghargaan Nobel," kata Iwan.
 Menurut dokter Farid W. Husain, Direktur Jenderal Pelayanan Medik Depkes, alat ini tidak bisa dikategorikan sebagai alat kesehatan. "Klinik-klinik itu pun tidak berizin," kata Farid.
 Di Jakarta klinik terapi ion memang tetap laris manis. Namun di berbagai kota di Jatim tak ada lagi klinik semacam itu yang masih beroperasi. Maklum Dinas Kesehatan setempat secara tegas telah melarang klinik detoks. Alasannya terapi ion masih diragukan manfaatnya dan alat seperti ini tidak teregistrasi di Depkes.     Bahkan Kepolisian Wilayah Kota Besar Surabaya berkesimpulan terapi ini hanya bohong-bohongan  
  
ulasan alat terapi ion yang benar oleh para ahli pada hari Minggu tanggal 15 Oktober 2006  antara pkl. 11.00 -13.00 di SCTV