Tampilkan postingan dengan label THOGUT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label THOGUT. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Desember 2010

Tangkap dan Adili Paus Benediktus! (Soal Skandal Seks Gereja Katolik)

Terkait maraknya skandal seksual di Gereja Katolik, seorang ilmuwan, penulis dan aktivis anti-agama asal Inggris, Richard Dawkins akan berupaya melakukan penangkapan terhadap Paus Benekdiktus XVI, ketika Paus berkunjung ke Inggris tanggal 16-19 September 2010 mendatang.
Penangkapan dimaksudkan agar Paus bisa menghadapi pertanyaan-pertanyaan mengenai skandal pelecehan anak di gereja Katolik. Ide gila ini dikemukakan hari Ahad (11/4) waktu setempat.

Untuk itu, Dawkins meminta pengacara hak asasi manusia mengkaji apakah tuntutan bisa diajukan terhadap Paus.
Sesuai jadwal, kunjungan paus selama empat hari sejak 16 September 2010 itu akan menjadi lawatan pertama Paus sejak kunjungan pastoral Paus Yohanes Paulus II tahun 1982 dan merupakan kunjungan resmi pertama Paus ke Inggris.
Dawkins dan wartawan Inggris, Christopher Hitchens, menugasi pengacara Geoffrey Robertson dan Mark Stephens untuk menjajaki cara-cara melakukan tindakan hukum terhadap Paus.
… ada tiga pendekatan yang memungkinkan tindakan hukuman terhadap Paus: pengaduan ke Pengadilan Kejahatan Internasional di Belanda, penuntutan pribadi atau umum “atas kejahatan kemanusiaan”, atau kasus sipil…
Dalam pernyataan e-mail kepada media, Stephens mengatakan, ada tiga pendekatan yang memungkinkan tindakan hukuman terhadap Paus: pengaduan ke Pengadilan Kejahatan Internasional di Belanda, penuntutan pribadi atau umum “atas kejahatan kemanusiaan”, atau kasus sipil.
Mereka akan berargumentasi bahwa Paus tidak memiliki kekebalan diplomatik dari penuntutan selaku kepala negara karena Vatikan memiliki “status pengamat permanen” di PBB, tidak memiliki keanggotaan penuh atau hak suara.
Dawkins, penulis “The God Delusion” dan “The Selfish Gene”, mengatakan kepada surat kabar Sunday Times, ia mencurigai kasus pelecehan anak yang dilakukan oleh anggota-anggota gereja telah ditutup-tutupi.
Hitchens, yang menerbitkan sebuah buku tahun 2007 berjudul “God Is Not Great: The Case Against Religion”, mengatakan, “Orang ini (Paus) tidak berada di atas atau di luar hukum. Tindakan kelembagaan menutup-nutupi pelecehan anak merupakan kejahatan menurut hukum.”
Pengecam menuduh Benediktus lalai menangani kasus-kasus pelecehan dalam peran sebelumnya selaku kardinal di negara asalnya, Jerman, dan di Roma.
Akhir-akhir ini Gereja Katolik di seluruh dunia dihantui wabah pelecehan seksual terhadap anak-anak (pedofilia) yang dilakukan oleh para pastor, uskup dan biarawan di Irlandia, Jerman, Austria, Belanda, Denmark, Swiss, Amerika Serikat, dll.
Meski Vatikan selalu menolak klaim bahwa Paus menutup-nutupi pelecehan yang dilakukan para pastor, akhirnya, Paus Benediktus XVI menulis menerbitkan Surat Pastoral, Jumat (19/3/2010) yang menyesalkan dan mengecam para pastor dan uskup pedofil di Irlandia. Dalam surat sebanyak 18 lembar tersebut, Paus menganggap kasus tersebut sebagai kejahatan yang serius.

Selasa, 21 Desember 2010

GURITA YAHUDI DALAM KEHIDUPAN UMAT ISLAM

MUKADDIMAH

Rasulullah Saw memberikan peringatan kepada ummatnya bahwa menjelang datangnya hari qiyamat, berbagai macam fitnah akan datang menimpa mereka. Fitnah itu sangat dahsyat, gambaran dahsyatnya seperti potongan malam yang gelap gulita sehingga seseorang beriman dipagi hari sore-sore sudah menjadi kafir dan sebaliknya, manusia menggadaikan agamanya semata-semata karena kesenangan dunia yang sedikit. Renungkan hadits berikut:
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِى كَافِرًا أَوْ يُمْسِى مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا ». رواه مسلم
Dari Abi Hurairah Ra, Rasulullah SAW bersabda: “Bersegeralah kamu melakukukan amal-amal (yang shalih) sebelum datangnya fitnah menimpa kamu, bagaikan potongan-potongan malam yang gelap gulita. Pagi-pagi seseorang beriman, sore-sore dia telah menjadi kafir, atau sore-sore seseorang beriman, pagi-pagi dia telah menjadi kafir. Dia menjual agamanya dengan kenikmatan dunia.” (HR Muslim)
Dalam riwayat Imam Hakim dalam kitabnya Al Mustadraq ada tambahan sebagaimana hadits berikut:
عن ابن عمر رضي الله عنهما قال : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : لَيُغْشِيْنَ أُمَّتِي مِنْ بَعْدِي فِتَنٌ كَقِطَعِ اللَّيْلِ المُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيْهَا مُؤْمِنًا وَ يَمْسِي مُؤْمِنًا وَ يُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيْعُ أَقْوَامٌ دِيْنَهُمْ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا قَلِيْلٌ (رواه الحاكم في المستدرك) وَ فِي رِوَايَةٍ عَنْ أنس بن مَالِك رضي الله عنه : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : بَيْنَ يَدَيِّ السَّاعَةِ فِتَنٌ كَقِطَعِ اللَّيْلِ المُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيْهَا مُؤْمِنًا وَ يَمْسِي مُؤْمِنًا وَ يُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيْعُ أَقْوَامٌ دِيْنَهُمْ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا قَلِيْلٌ
Rasulullah SAW bersabda: “Sungguh akan meliputi ummatku sesudahku fitnah-fitnah bagaikan potongan-potongan yang gelap gulita. Pagi-pagi seseorang beriman, sore-sore dia telah menjadi kafir, atau sore-sore seseorang beriman, pagi-pagi dia telah menjadi kafir. Suatu kaum menjual agama mereka dengan kenikmatan dunia yang sedikit.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak). Dalam riwayat Anas bin Malik Ra, Rasulullah SAW bersabda: “Menjelang hari kiamat (Umatku) akan ditimpa oleh fitnah-fitnah bagaikan potongan-potongan yang gelap gulita. Pagi-pagi seseorang beriman, sore-sore dia telah menjadi kafir, atau sore-sore seseorang beriman, pagi-pagi dia telah menjadi kafir. Suatu kaum menjual agama mereka dengan kenikmatan dunia yang sedikit.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak)
Mengapa dan bagaimana bisa terjadi hal tersebut,padahal ummat Islam memiliki panduan hidup berupa Al Qur’an dan Sunnah yang tidak datang dari depan dan belakangnya suatu kebatilan? Sebab utamanya ialah karena mereka meninggalkan kedua pusaka ini dan mengikuti cara hidup orang-orang sebelum mereka yaitu Yahudi dan nashrani. Simak hadits berikut:
عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِى جُحْرِ ضَبٍّ لاَتَّبَعْتُمُوهُمْ ». قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ « فَمَنْ ». رواه مسلم
Dari Abi Sa’id Al Khudri, Rasulullah SAW bersabda: “Sungguh kamu akan mengikuti cara-cara hidup orang-orang sebelum kamum sejengkal demi sejegkal, sehasta demi sehasta, sehingga sekiranya mereka masuk kedalam lubang biawak, sungguh kamu akan memasukinya mengikuti mereka.” Kami berkata wahai Rasulullah, apakah mereka orang yahudi dan nasrani? Beliau menjawab: “siapa lagi (kalau bukan mereka)?” (HR. Muslim)

A. MENGENAL SIAPAKAH YAHUDI DAN NASHARA?

Yahudi ialah Nama satu agama yang diambil dari nama pembawanya yaitu Yahuda, salah seorang keturunan Bani Israil (anak Nabi Ya’kub As bin Ishak bin Ibrahim As, yang semuanya membawa ajaran Islam). Mereka (orang-orang Yahudi) beriman kepada Nabi Musa dan kitab Taurat tetapi tidak beriman kepada Nabi Isa As dan Nabi Muhammad saw. Dalam perjalanan waktu, mereka merubah ajaran Nabi Musa As, menolak ajaran Tauhid yang dibawa Nabi Musa As dan menggantinya dengan kesyirikan (QS At Taubah 9: 30) merubah kitab Taurat dari tempat-tempatnya karena bertentangan dengan hawa nafsu mereka (QS Al Baqarah 2: 75, 79), (QS An Nisa 4: 46), dan mereka campur adukkan antara yang haq dengan yang bathil (QS Al Baqarah 2: 42).
Isi kitab Taurat yang tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka, mereka gantikan dengan tulisan tangan mereka, lalu mereka katakan ini dari Allah padahal bukan dari Allah. Maka Taurat yang menjadi pegangan Yahudi sekarang tidak ada kaitannya dengan Taurat di zaman Nabi Musa AS. Taurat saat ini merupakan hasil pemikiran cendekian yahudi dan rabi (pendeta) yahudi. Kaum Yahudi sangat benci dan dendam kepada Nabi Muhammad dan ummatnya karena itu berbagai kejahatan dilakukan kepada Islam dan ummatnya, seperti teror, tangkap, usir, bunuh dan memeranginya secara dzalim dan brutal (QS Al Baqarah 2: 105, 109, 120 dan 217).
Al Qur’an telah membongkar karakter dan sifat keji  Yahudi Bani Israil yang akan diuraikan nanti Inssya Allah, antara lain yaitu: (1) bangsa yang pengecut dan kerdil, (2) pelaku kriminalitas dan terorisme, (3) kafir dan pembunuh para nabi-nabi, (4) pembohong dan memutarbelitkan perkataan untuk menghancurkan aqidah, (5) pelaku makar dan tipu daya, (6) pemuja emas dan materi, (7) pemakan harta haram, (8) biang kekejian dan kemungkaran, (9) pegiat praktik riba.
Di samping itu juga, (10) mereka ingkar dan munafik terhadap nikmat Allah, (11) rasialisme fanatisme dan ekslusifisme, (12) kejam dan primitif, (13) biang prostitusi ( pelacuran ), (14) zalim dan pembangkang, (15) bangsa penipu, (16) pencuri dan rakus, (17) pelaku penindasan dan perbudakan, (18) bangsa pelaku makar, (19) pendendam dan pengkhianat, (20) tujuan menghalalkan segala cara, (21) keras kepala dan tidak tau balas budi, (22) bangsa penjajah dan perampas hak asasi manusia, dan (23) bangsa pembohong nomor satu. (Lihat uraian tentang kejahata-kejahatan Yahudi)
Nashaara: Ialah Nama satu agama yang dibuat dan dianut oleh pengikut Nabi Isa As. Nabi Isa As adalah seorang Muslim sebagaimana Nabi-nabi yang lain dan termasuk keturunan Bani Israil.Ketika orang-orang yahudi telah menjadi manusia-manusia bejat, Nabi Isa AS berusaha mengembalikan mereka kepada jalan yang lurus,tapi malah Nabi Isa diingkarai dan direkayasa untuk dibunuh, dan takdir Allah berkata bahwa orang yang terbunuh adalah orang yang diserupakan dengan Nabi Isa AS. Orang-orang yang memeluk agama Nahara disebut Nashrani. Kata-kata nashara dapat dilihat pada firman Allah surah Shaf 61: 14 yang berbunyi man anshaari ilallah berarti siapakah yang menjadi penolongku menjadi penegak agama Allah. Orang-orang Nashrani banyak masuk kedalam Islam ketika nabi Muhammad saw diutus, sedang orang yahudi hanya beberapa orang saja seperti Abdullah bin Salam. Orang nashrani beriman kepada Nabi Musa dan Nabi Isa AS tetapi kafir kepada Nabi Muhammad saw karena kedengkian mereka. Rasa kedengkian dan permusuhan kedua bangsa ini (bangsa yahudi dan bangsa nashrani) ini diungkapkan dalam QS Al Baqarah 2: 120.
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. Dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS Al Baqarah, 2: 120)
Dalam memusuhi Nabi Muhammad dan ummatnya Yahudi dan Nashrani saling tolong menolong dan bersatu padu, tetapi diantara mereka saling cerca mencerca, saling laknat melaknat meskipun mereka sama-sama keturunan Bani Israel, dan karena perseteruan mereka, dunkapkan oleh Al Qur’an :
“Dan orang-orang Yahudi berkata: “Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan”, dan orang-orang Nasrani berkata: “Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan,” Padahal mereka (sama-sama) membaca Al Kitab. demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan seperti Ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili diantara mereka pada hari kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya.” (QS Al Baqarah, 2:113)
Mengapa Islam dijadikan target kehancuran dan kebinasaan?
Karena Islam adalah Dienul haq yang tidak akan pernah lekang di hadapan kebatilan yang ditebarkan oleh Yahudi, meskipun mereka mengarahkan segala potensi dan kemampuannya yang paling hebat dan senjata yang paling canggih. Allah Swt telah menjamin pertolongannya terhadap Islam sehingga kekuatan apapun di bumi ini tidak akan mampu melenyapkannya. Allah berfirman:
“Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.” (QS An Nisa 4: 141)

B. AL QUR’AN MEMBONGKAR KARAKTER  JAHAT YAHUDI

1. Merubah ayat-ayat  Kitab Allah.
Allah Swt menerangkan dalam firman Nya:
“Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, Padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?[ Yang dimaksud ialah nenek-moyang mereka yang menyimpan Taurat, lalu Taurat itu dirobah-robah mereka; di antaranya sifat-sifat Nabi Muhammad Saw yang tersebut dalam Taurat itu.” (QS Al Baqarah 2: 75)
2. Menulis Alkitab dengan tangan mereka, lalu mengatakan ini dari Allah.
Allah Swt berfirman:
“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh Keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.” (QS Al Baqarah 2: 79)
Orang-orang Yahudi, mereka mengubah perkataan dari tempat-tempatnya [mengubah arti kata-kata, tempat atau menambah dan mengurangi].” (QS An Nisa 4: 46)
3. Mencampur adukkan Al Haq dan Al Bathil
Sehingga kitab Taurat yang yang pada mereka sekarang ini telah bercampur antara yang haq dengan yang batil, tidak ada kaitannya dengan kitab Taurat yang dibawa Musa AS. Al Qur’an menegur mereka:
“Hai ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil dan menyembunyikan kebenaran sedang kamu mengetahui.” (QS Ali Imran 3: 71)
Mereka telah dilarang melakukan kejahatan itu tetapi mereka tetap melakukannya juga. Allah swt berfirman:
“Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu [Di antara yang mereka sembunyikan itu Ialah: Allah akan mengutus seorang Nabi dari keturunan Ismail yang akan membangun umat yang besar di belakang hari, Yaitu Nabi Muhammad Saw) sedang kamu mengetahui.” (QS Al Baqarah 2: 42)
4. Membuat dan menyembah patung anak sapi saat ditinggalkan Nabi Musa As.
Firman Allah Swt:
“Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu membawa bukti-bukti kebenaran (mukjizat), kemudian kamu jadikan anak sapi (sebagai sembahann) sesudah (kepergian)nya, dan sebenarnya kamu adalah orang-orang yang zalim.” (QS Al Baqarah 2: 92)
“Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, Sesungguhnya kamu telah Menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), Maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu (Artinya orang-orang yang tidak menyembah anak lembu itu membunuh orang yang menyembahnya. Adapula yang mengartikan: orang yang menyembah patung anak lembu itu saling bunuh-membunuh), dan apa pula yang mengartikan: mereka disuruh membunuh diri mereka masing-masing untuk bertaubat.” (QS Al Baqarah 2: 54)
5. Bangsa yang keras kepala dan pembantah, tidak mau beriman kecuali melihat Allah.
Firman Allah Swt:
“Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, Kami tidak akan beriman kepadamu sebelum Kami melihat Allah dengan terang [melihat Allah dengan mata kepala], karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya [Karena permintaan yang semacam ini menunjukkan keingkaran dan ketakaburan mereka, sebab itu mereka disambar halilintar sebagai azab dari Allah]“. Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur.” (QS Al Baqarah 2: 55-56)
“Ahli kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan kepada mereka sebuah kitab dari langit. Maka Sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. mereka berkata: “Perlihatkanlah Allah kepada Kami dengan nyata”. Maka mereka disambar petir karena kezalimannya, dan mereka menyembah anak sapi, sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu Kami ma’afkan (mereka) dari yang demikian. dan telah Kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata.” (QS An Nisa 4: 153)
6. Mengubah perintah dengan yang tidak diperintah.
Merubah perintah agar masuk negeri yang dijanjikan seraya bersujud dan mengucapkan hitthah, yakni memohon ampunan. Tapi mereka mengganti perintah itu dengan cara duduk di atas anusnya dan mengatakan hinthah, yakni sebutir biji gandum.
Firman Allah Swt:
“Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman: “Masuklah kamu ke negeri ini (Baitul Maqdis), dan makanlah dari hasil buminya, yang banyak lagi enak dimana yang kamu sukai, dan masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud[menundukkan diri], dan Katakanlah: “Bebaskanlah Kami dari dosa”, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu, dan kelak Kami akan menambah (pemberian Kami) kepada orang-orang yang berbuat baik”, lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu dari langit, karena mereka berbuat fasik.” (QS Al Baqarah 2: 58-59)
7. Manusia Pengkhianat dan Ingkar janji.
Firman Allah Swt:
“Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling.” (QS Al Baqarah 2: 83)
8. Manusia pemalas, ingin hidup mewah tanpa kerja, pembunuh para Nabi-nabi.
Allah swt telah memberikan nikmat yang sangat banyak kepada Bani Israil,yang tidak diberikan kepada bangsa selain mereka.Mereka diberi makanan dari sorga berupa Manna dan Salwa,tetapi tidak merasa cukup sedang mereka adalah orang-orang yang malas, lalu mereka dihinakan Allah swt. Allah berfirman:
“Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, Kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. sebab itu mohonkanlah untuk Kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi Kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, Yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya”. Musa berkata: “Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta”. Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh Para Nabi yang memang tidak dibenarkan. demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.” (QS Al Baqarah 2: 61)
9. Bangsa hipokrit, menuduh Nabi Musa As mengolok-olok mereka .
Ketika mereka disuruh menyembelih sapi betina mereka mengajukan berbagai pertanyaan seperti: bagaimana keadaan sapi apakah sudah tua atau masih muda, apa warna bulunya, sudah membajak atau belum dengan maksud mengelak dari perintah. Malah perintah ini dianggap sebagai ejekan terhadap mereka. Firman Allah Swt:
“Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina.” Mereka berkata: “Apakah kamu hendak menjadikan Kami buah ejekan?” Musa menjawab: “Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil… [dst]” (QS Al Baqarah 2: 67-71)
10. Memutar-mutar lidahnya untuk menipu  manusia bahwa yang dibacanya itu adalah wahyu yang asli.
“Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, Padahal ia bukan dari Al kitab dan mereka mengatakan: “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah”, Padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata Dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui.” (QS Ali Imran 3: 78)
11. Enggan melaksanakan Taurat, sehingga Allah mengangkat gunung Tursina untuk mengambil perjanjian mereka.
“Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): “Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada didalamnya, agar kamu bertakwa”.” (QS Al Baqarah 2: 63)
12. Mengatakan Tangan Allah terbelenggu.
“Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dila’nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.” (QS Al Maaidah 5: 64)
13. Menuduh Allah itu faqir dan mereka yang kaya.
“Sesungguhnya Allah telah mendengar perkatan orang-orang yang mengatakan: “Sesunguhnya Allah miskin dan Kami kaya”. Kami akan mencatat Perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan (kepada mereka) : “Rasakanlah olehmu azab yang mem bakar”.” (QS Ali Imran 3: 181)
14. Menyuruh Nabi Musa dan Tuhannya berperang untuk mereka.
“Mereka berkata: “Hai Musa, Kami sekali sekali tidak akan memasuki nya selama-lamanya, selagi mereka ada didalamnya, karena itu Pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, Sesungguhnya Kami hanya duduk menanti disini saja”.” (QS Al Maaidah 5: 24)
15. Menuduh Nabi Musa punya penyakit kusta karena tidak mau mandi bersama mereka.
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; Maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. dan adalah Dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah.” (QS Al Ahzab 33: 69)
16. Melanggar Perjanjian hari Sabtu, lalu mereka berubah menjadi kera.
“Dan Sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar diantaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: “Jadilah kamu kera yang hina”.” (QS Al Baqarah 2: 65)
17. Manusia haus darah, peperangan dan pembunuhan.
“Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah: “Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidilharam dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu Dia mati dalam kekafiran, Maka mereka Itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka Itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (QS Al Baqarah 2: 217)
18. Pembenci Nabi Muhammad saw dan ummatnya.
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. Dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS Al Baqarah 2: 120)
19. Bangsa Pendosa, hina dan dihinakan kerena kejahatan mereka.
Mereka memilih dan memilah kitab Taurat yang disukai dan tidak disukai. Yang disukai dimani yang tidak disukai dikafiri sehingga Allah nmenghinakan mereka. Allah berfirman:
“Bangsa Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah Balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.” (QS Al Baqarah 2: 85)
20. Biang kebejatan,kekejian dan kemungkaran.
Bangsa Yahudi adalah bangsa yang sangat bejat moralnya,tidak pernah ridha dengan kehidupan dan kesenangan Agama lain.Kerja mereka memperopokasi dan memfitnah sehingga kehidupannya menjadi tidak aman. Allah berfirman:
“Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan Munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya Amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.” (QS Al Maidah 5: 78-79)
“Orang-orang kafir dari ahli kitab dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu. dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian) ; dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS Al Baqarah 2: 105)
“Sebahagian besar ahli kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka ma’afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS Al Baqarah 2: 109)
21. Bangsa Terlaknat karena menuduh Allah swt mempunyai anak .
Langit hampir runtuh,bumi terbelah gunung-gunung berantakan karena marah terhadap ucapan yang mengatakan Allah Yang Maha Pengasih mempunyai anak.Allah swt berfirman:
“Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putera Allah” dan orang-orang Nasrani berkata: “Al masih itu putera Allah”. Demikianlah itu Ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru Perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling?” (QS Attaubah 9: 30)
“Dan mereka berkata: “Tuhan yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak”.Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,Hampir-hampir langit pecah karena Ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh,karena mereka menda’wakan Allah yang Maha Pemurah mempunyai anak,dan tidak layak bagi Tuhan yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak,tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan yang Maha Pemurah selaku seorang hamba(QS Maryam 19:88-930.
22. Bangsa yang Pengecut  dan Kerdil.
“Mereka tidak akan memerangi kamu dalam Keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. kamu kira mereka itu bersatu, sedang hati mereka berpecah belah. yang demikian itu karena Sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengerti.” (QS Al Hasyr 59:14)
“Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, Padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (QS Al Baqarah 2: 96)
“Mereka berkata: “Hai Musa, Kami sekali sekali tidak akan memasuki nya selama-lamanya, selagi mereka ada didalamnya, karena itu Pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, Sesungguhnya Kami hanya duduk menanti disini saja.” (QS Al Maidah 5: 24)
23. Pelaku Kriminalitas dan Terorisme.Karena itu hati mereka keras membatu.
“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Baqarah 2: 74)
“(tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. mereka suka merobah Perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) Senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), Maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS Al Maidah 5: 13)
24. Bangsa Kafir dan Pembunuh Para Nabi.
“Dan Sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus. Apakah Setiap datang kepadamu seorang Rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; Maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?.” (QS Al Baqarah 2: 87)
“Sesungguhnya Kami telah mengambil Perjanjian dari Bani Israil, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi Setiap datang seorang Rasul kepada mereka dengan membawa apa yang yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari Rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh.” (QS Al Maidah 5:70)
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh Para Nabi yang memamg tak dibenarkan dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, Maka gembirakanlah mereka bahwa mereka akan menerima siksa yang pedih. Mereka itu adalah orang-orang yang lenyap (pahala) amal-amalnya di dunia dan akhirat, dan mereka sekali-kali tidak memperoleh penolong.” (QS Ali Imran 3: 21-22)
25. Pembohong dan Pemelintir Perkataan Untuk menghancurkan Aqidah.
“Hari Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, Yaitu diantara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka: “Kami telah beriman”, Padahal hati mereka belum beriman; dan (juga) di antara orang-orang Yahudi. (orang-orang Yahudi itu) Amat suka mendengar (berita-berita) bohong, dan amat suka mendengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu; mereka merobah perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya. mereka mengatakan: “Jika diberikan ini (yang sudah di robah-robah oleh mereka) kepada kamu, Maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini Maka hati-hatilah”. Barangsiapa yang Allah menghendaki kesesatannya, Maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatupun (yang datang) daripada Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.” (QS Al Maidah 5: 41)
26. Bangsa Pelaku makar dan Tipu daya.
“Dan Sesungguhnya mereka telah membuat makar yang besar padahal di sisi Allah-lah (balasan) makar mereka itu. dan Sesungguhnya makar mereka itu (amat besar) sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya.” (QS Ibrahim 14: 46)
“Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. dan Allah Sebaik-baik pembalas tipu daya.” (QS Al Anfal, 8:30)
27. Pemuja Emas dan Penuhan Materi dan Pemakan harta haram.
“Dan kaum Musa, setelah kepergian Musa ke gunung Thur membuat dari perhiasan-perhiasan (emas) mereka anak lembu yang bertubuh dan bersuara. Apakah mereka tidak mengetahui bahwa anak lembu itu tidak dapat berbicara dengan mereka dan tidak dapat (pula) menunjukkan jalan kepada mereka? mereka menjadikannya (sebagai sembahan) dan mereka adalah orang-orang yang zalim.” (QS Al A’raf, 7:148)
“Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sesungguhnya Amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu.” (QS Al Maidah 5: 62)
28. Bangsa Yang Sombong, Pengingkar janji dan Pengobar Peperangan.
Bangsa yahudi identik dengan kesombongan,besar kepala dan suka mengkhianati janji yang telah mereka buat dengan pihak lain.Dan kesombongan dan keangkuhan yahudi sangat nyata.Terkadang mereka mengatakan lebih kaya dari Allah, mereka menuduh Allah kikir,kadang mereka mengklaim diri sebagai bangsa yang paling dicinta Allah .Inilah ungkapan Al Qur’an tentang kesombongan mereka.
“Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”[kikir], sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu [ini adalah kutukan dari Allah terhadap orang-orang Yahudi berarti bahwa mereka akan terbelenggu di bawah kekuasaan bangsa-bangsa lain selama di dunia dan akan disiksa dengan belenggu neraka di akhirat kelak.] dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.” (QS Al Maidah, 5: 64)
“Sesungguhnya Allah telah mendengar perkatan orang-orang yang mengatakan: “Sesunguhnya Allah miskin dan Kami kaya”. Kami akan mencatat Perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan (kepada mereka): “Rasakanlah olehmu azab yang mem bakar.” (QS Ali Imran, 3: 181)
“Katakanlah: “Hai orang-orang yang menganut agama Yahudi, jika kamu mendakwakan bahwa Sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah bukan manusia-manusia yang lain, Maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar.” (QS Al Jum’ah, 62: 6)
29. Pegiat Praktek Riba.
“Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan atas (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, ank arena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah, dan disebabkan mereka memakan riba, Padahal Sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, ank arena mereka memakan harta benda orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.” (QS An Nisa’, 4: 160-161)
30. Biang Kenistaan dan Kehinaan.
“Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah Balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.” (QS Al Baqarah, 2: 85)
“Sesungguhnya orang-orang yang menjadikan anak lembu (sebagai sembahannya), kelak akan menimpa mereka kemurkaan dari Tuhan mereka dan kehinaan dalam kehidupan di dunia. Demikianlah Kami memberi Balasan kepada orang-orang yang membuat-buat kebohongan.” (QS Al A’raf, 7: 152)

C. PROTOKOL YAHUDI

Protokol Yahudi ialah doktrin-doktrin yahudi Israel yang ditujukan kepada para gentile (non yahudi) untuk mencapai tujuannya dengan berbagai cara dan tipu daya jahat, tujuan menghalalkan segala cara. Mereka memiliki sedikitnya dua puluh empat protokol.
Protokol Pertama: Ialah mendorong masyarakat dunia menjadi pecandu miras dan narkoba agar pola pikir masyarakat dunia menjadi bejat. Mereka masuk kepada pemuda untuk berusaha merusak moral dan mental para pemuda. Untuk itu, mereka membidik para pendidik, para buruh, para pembantu di rumah-rumah petinggi agama, para pekerja, para wanita penghibur yang bekerja di tempat-tempat hiburan, dan mengusung para wanita pemuja kebebasan berpola hidup glamour dan menciptakan budaya seks bebas, prilaku seks sejenis, dan membuat pergaulan bebas atas nama sastra dan seni, dan lain sebagainya. Cara yang digunakan mengoptimalkan segala potensi kekuatan dan kebanggaan dengan segala cara demi tercapai tujuan.
Protokol Kedua: Mengerahkan segala potensi agar peta peperangan tetap pada dua poros saja: Barat dan Timur. Kedua poros itu harus saling bertikai agar ketergantuangan ekonomi tetap dipegang yahudi dan kedua poros itu mengemis bantuan yahudi. Caranya: Melobi para penguasa setiap negara untuk menempati pegawai administrasi pemerintahan dari kalangan orang bodoh agar mudah memainkan pemerintahan tersebut seperti main catur. Kemudian kekuatan pers digunakan untuk propaganda di benak bangsa non yahudi agar merurut kebijakan yahudi. Kata mereka: Dunia informasi adalah kekuatan mega dahsyat, kita harus kuasai pers dunia,kita jadikan seluruh jurnalis dibawah cengkeraman kita, dan kita cukup dibelakang layar.
Protokol Ketiga: Menterapkan politik adu domba antara penguasa dan rakyat, agar mudah menguasai negara tersebut. Bahasa kepada kekuasaan adalah uang untuk menaklukkan kekerasan hati para pejabat. Mereka semua harus disuap untuk memuluskan semua rencana. Partai-parati oposisi disemangati untuk menentang pemerintah. Para buruh diprovokasi untuk menuntut haknya kepada pemerintah, dan pada saat yang sama dibuat skenario supaya berbenturan dengan pemerintah.
Protokol Keempat: Membelokkan atau menyingkirkan pandangan atau pemikiran agama dari semua agama non yahudi kepada pemikiran ekonomi, perdagangan, prindustrian, dengan begitu mereka sibuk memikirkan dunia daripada memikirkan agama.Keharusan memperaktikkan bunga sebesar mungkin, dengan begitu akan ediperoleh keuntungan sebesar-besarnya dari para GENTILE (non yahudi).
Protokol Kelima: Hancurkan otoritas petinggi agama. Cara yang paling ideal adalah: mengkondisikan dan menguasai opini publik, mengkaburkan wacana publik dengan melontarkan pemikiran orang-orang yang berpolemik, kemudian menggiring mereka kepada informasi sesat dan membiarkan mereka dalam polemik sesat tidak berujung. Kemudian mempasisilitasi gerakan-gerakan yang sengaja membuat kekeruhan kehidupan sosial, menggugat tradisi dan menentang kekuasaan yang sah. Benih-benih permusuhan dilestarikan dikalangan pegiat agama agar mereka meminta pertolongan yahudi. Menguasai negara adidaya, kemudian semua negara kecil dipola oleh negara adidaya untuk memenuhi segala keinginan yahudi, dengan begitu yahudi menjadi pengendali dunia meski dibalik layar.
Protokol Keenam: Menyusun langkah besar untuk mereduksi warisan intelektual bangsa non yahudi, kemudian menyusun siasat jitu untuk meruntuhkan warisan intektual itu. Pemerintahan borjuis dan tuan tanah harus diruntuhkan. Caranya dengan menaikkan pajak penghasilan setinggi mungkin atau menaikkan suku bunga setinggi-tingginya. Menekan para pemerintah untuk menaikkan pajak perdagangan, menaikkan gaji buruh dan pada saat yang sama menaikkan harga barang kebutuhan pokok.
Protokol Ketujuh: Menekan negara-negara eropah untuk membantu menabur fitnah, kedengkian dan riak-riak permusuhan dengan benua-benua lain. Dengan begitu dunia akan simpati kapada yahudi. Membuat instabilitas dengan provokasi keji untuk memancing reaksi masyarakat dunia. Ketika mereka telah terprovokasi dan menggugat eksistensi yahudi, itulah kesempatan emas untuk menekan dunia internasiomnal agar menghormati keberadaan yahudi. Jika ada satu negara yang menentang kebijakan yahudi, maka negara tetangga diprovokasi untuk menyerangnya. Jika ternyata kedua negara itu malah bersatu untuk memusuhi yahudi, maka harus dibuat wacana perang dunia.
Protokol Kedelapan: Membentengi negara yahudi dengan pradaban yahudi dan pradaban negara-negara cengkeramnya. Membeli para penulis besar, pakar keilmuan, para administrator, para akuntan, para politikus dan manusia-manusia hebat lainya untuk dijadikan antek-antek yahudi.Mengundang para pelajar terbaik dari negara-negara miskin untuk belajar dinegara yahudi atau negara-negara cengkeramnya, setelah tamat dijamin hidup mereka, dan mereka tidak dimintai imbalan, dan mereka dijadiakan duta-duta untuk menyampaikan misi yahudi.
Protokol Kesembilan: Menguasai infrastruktur sarana dan prasarana publik non yahudi agar memudahkan rencana yahudi mempola kehidupan negara itu. Menempatkan orang yahudi disetiap pemilihan kekuasaan, baik regional maupun internasional. Menggunakan kekuatan pers untuk mendukung calon yang dijagokan. Misinya untuk mendompleng disetiap pemilihan tersebut untuk memberi pelajaran politik akan perlunya tiang pancang kehidupan bebas.
Protokol Kesepuluh: Menghancurkan biduk rumah tangga non yahudi melalui pengaruh seni dan budaya, dan memilih manusia brilliant dari non yahudi untuk menjadi buruh propaganda yahudi.
Protokol Kesebelas: Menjadikan klub-klub Freemasonry sebagai katalisator penghubung antara yahudi dan non yahudi. Mereka berkata: Kita adalah srigala dan bangsa-bangsa non yahudi adalah kambing buruan kita. Apa yang akan dilakukan kambing gemuk jika tiba-tiba mendapati srigala yang siap memangsanya. Tentu hanya bisa menutup matanya dan menyerahkan nasib hidupnya kepada si pemburu.
Protokol Kedua belas: Mengusai seluruh media masa, awasi dengan sensor ketat, sehingga berita yang dirilis benar-benar sesuai dengan misi yahudi. Mendukung majalah pengumbar hawa nafsu, membeli pers milik keluarga untuk mengkonter berita yang menyudtkan yahudi.
Protokol Ketiga belas: Memutar belitkan opini publik agar jauh dari realita dan fakta sebenarnya. Harus menyebarkan logika-logika terbalik untuk menyerang musuh.
Protokol Keempat belas: Agama yang boleh hidup di muka bumi ini ialah hanya satu, ialah agam yang hanya terkait dengan obsesi yahudi. Oleh karena itu wajib untuk menghancurkan semua aqodah dan kjeyakinan semua agama selain yahudi.
Protokol Kelima belas: Mendelegasikan petugas yahudi keseluruh klub-klub freemasonry untuk tugas spionase internasional dan polisi rahasia diselruh penjuru dunia, dari sinilah dapat diketahui peta informasi penting dunia, kemudian mengambil langkah yang tepat guna menyikapi wacana yang ada. Jika ada pegiat freemasonry yang tidak patuh dan memberontak kepada kebijakan yahudi harus dibunuh dengan carahalus dan sistimatis supaya tidak menimbulkan kecurigaan baik dikalangan internal atau external freemasonry.
Protokol Keenambelas: Sistem dan kurikulum pendidikan di perguruan tinggi saat ini harus dihancurkan. Merekonstruksi penulisan sejarah, membuang kandungan sejarah yang mendeskredtkan bangsa yahudi serta menambahkan danambahkan etos sejarah non yahudi yang memusuhi sejarah yahudi.
Protokol Ketujuh belas: Mencari kesalahan para petinggi agama non yahudi, berikut merumuskan cara terbaik untuk membusukkan dan mematikan karakter mereka dihadapan publik. Tidak boleh lengah terhadap ajaran yang diserukan petinggi agama sebab hal itu menjadi penghalang pencapaian cita-cita yahudi.
Protokol Kedelapan belas: Menjual senjata buatan yahudi kepada kelompok minoritas, menyulut api kemarahan mereka, mendalangi tindak sabotase mereka dan membeli orator terbaik untuk menyuarakan permusuhan kepada pemerintah yang sah.
Protokol Kesembilan belas: Mempelbagaikan kejahatan politik, berikut menjatuhkan para politikus pada titik nadir kehinaan. Hars memenjarakan para polikus jahat dan memenjarakan mereka di dalam sel para penjahat biasa. Dengan begitu berari menggiring opini bahwa penjahat besar sama saja dengan penjahat biasa.
Protokol Kedua pulah: Menguasai mata uang negara-negara asing agar dapat mempermainkan kurs (nilai tukar) mata uang mereka untuk mengukur rasa simpati dan dukungan mereka terhadap kedaulatan yahudi. Memberi pijaman lunak kepada negara yang simpati kepada bangsa yahudi dan terhadap negara yang tidak mendukung yahudi  harus diterapkan bunga tinggi agar bisa menguasai aset negara penghutang.
Protokol Keduapuluh satu: Menenggelamkan dan menghancurkan negara-negara non yahudi dengan hutang-hutang besar. Mereka harus diprovokasi untuk meminjam modal pembangunan dan belanja negara kepada bangsa yahudi.
Protokol Keduapuluh dua: Kekuatan emas harus dijaga oleh yahudi. Menciptakan tindakan terorisme untuk mengguncang perdamaian dunia, dan menggiring opini dunia bahwa perdamaian sejati tidak akan pernah wujud, kecuali kendali dun ia dipegang oleh zionisme yahudi.
Protokol Keduapuluh tiga: Semua organisasi dan lembaga ssadaya yang pernah dibentuk dahulu untuk menopang klub-klub yahudi harus dihancurkan, karena ancaman besar bagi yahudi  jika dibiarkan.
Protokol Keduapuluh empat: Pemimpin dunia harus dipegang oleh keluarga Raja Daud (Yahudi bani Israil).
Perhatikanlah: Seluruh doktrin-doktrin itu hampir telah terlaksana, maka bangsa pembunuh itu sangat yakin bahwa tidak lama lagi akan menguasai dunia dengan ibukotanya di Al Quds Palestina.

D. STRATEGI BANGSA YAHUDI MENGHANCURKAN MASYARAKAT DUNIA.

Para pemuka Yahudi telah menyusun langkah strategis berikut petunjuk pelaksanaan yang harus dijadikian tumpuan jalan bagi Bani Isral dalam protokolat (doktrin) Zionisme. Jalan pertama untuk mewujudkan cita-cita agung bangsa yahudi ialah: Menghancurkan agama dan sistem keyakinan yang ada dimuka bumi ini. Dalam doktrin keempat disebutkan: Harus menyingkirkan atau mensterilkan pemikiran agama (Tuhan) dari benak dan akal pikiran setiap manusia, kemudian menggiringnya untuk focus dan sibuk memikirkan materi, dengan begitu yang ada dalam otak manusia ialah materi, uang dan uang. Dan untuk merealisasika rencana itu, bangsa yahudi harus menguasai dunia informasi kemudian memperdayakan media cetak dan elektronik yahudi untuk mempropa gandakan misi tersebut secara optimal.
Bangsa yahudi meletakkan agama sebagai musuh nomor satu, sebab agama bagi masyarakat dunia adalah soko guru (tiang pancang) akhlaq dan moralitas kehidupan sosial yang sehat. Ketika agama hancur maka bejat pula moral satu bangsadan ketika moral satu bangsa rusak maka sendi-sendi kehidupan bangsa pasti rusak dan hancur. Diantara cara yang digunakan bangsa yahudi merusak dan menghancurkan masyarakat dunia dan strategi zionisme untuk mencapai cita-citanya ialah:
1. SEKS BEBAS
Diantara cara bangsa isrel memperkaya diri ialah menexpoer wanita-wanita muda israel kepusat-pusat prostitusi (pelacuran) dunia yang ada di Eropah dan Amerika, dan kepusat-pusat pelacuran dunia mlainnya. Oleh sebab itu tempat-tempat elite hiburan malam dan bar-bar ternama dan klub-klub malam dunia dipenuhi oleh ayam-ayam israel.
Adapun bisnis unggulan israel adalah bisnes pelacuran. Para pembesar yahudi sengaja memakai noni-noni cantik israel untuk mendatangkan devisa bagi negara sebanyak-banyaknya. Bisnes prostitusi dan prilaku seks bebas yang dipropagandakan israel benar-benar meruntuhkan sendi-sendi agama dan moralitas masyarakat dunia. Seks bebas seakan-akan menjadi agama baru penduduk Eropah dan Amerika bahkan masyarakat Timur Tengah dan Timur jauh yang dikenal teguh memegang prinsip moralitas. Seks bebas menjadi gaya hidup bangsa israel, untuk becinta dan memuaskan hawa nafsu masyarakat israel tidak perlu terikat dalam bingkai pernikahan. Penduduk israel bebas sebebas-bebasnya mencari pasangan yang dia kehendaki, karena itu banyak terjadi aborsi dan kehamilan diluar nikah dan pemerintah israel membentuk instansi husus untuk menangani anak-anak haram itu.
2. PERILAKU SEKS SEJENIS
Tidak puas bangsa kera ini dengan program seks bebas , mereka juga menebar aksi homoseks dan lesbian bahkan perilaku sodomi menjadi santapan masyarakat dunia. Pemerintah eropah dan amerika melegalkan undang-undang hubungan sejenis tersebut bahkan menyebarkan penyakit kelainan ini diseluruh lapisan masyarakat yang dikuatkan secara hukum. Para pegiat prostitusi yahudi sangat gencar mempopagandakan penyakit kelainan ini dengan dalih memberi hak kebebasan inividu dan menghormati hak asasi manusia. Modus operandi para homo dan lesbian ini ialah mengajak para wanita berpakaian ala lelaki dan sebaliknya mereka juga menyuruh wanita memotong rambutnya ala lelakin dan sebaliknya. Para mahasiswa di oxpord universiti  mendapat dukungan penuh  dari hakim agung yang homo seks. Bahkan merka mengatakan bahwa prilaku homo dan lesbian dikalangan remaj dan mahasiswa harus diakui secara hukum.
3. SASTRA DAN SENI
Atas nama sastra dan seni manusia bejat ini dapat berbuat semaunya. Hanyalah alat propaganda untuk meraih impian menjadi majikan dunia dijagad ini. Mereka memperjuangkan kebebasan  para pelaku seni dan sastera mengexpressikan karya-karya mereka dipanggung kehidupan ini. Atas nama seni mereka menampilkan film-film porno, gambar-gambar wanita telanjang yang tersebar melalui media cetak dan elektronik tanpa ada batas undang-undang yang bisa melarangnya. Kini lihatlah di pusat-pusat perfileman, bangsa yahudi begitu kuat menancapkan kakinya di Hollywood. Dunia film benar-benar sorga impian besar bangsa yahudi, Hollywood benar-benar sejata mematikan, yang menjadi handalan Bani Israil untuk memporak porandakan tatanan hidup masyarakat dunia. Mayoritas film yang bertajuk Hedonisme maupun terorisme, lebih-lebih film porno adalah produk para sutradara dan produser film yahudi. Hollywood tak ubahnya seperti mercusuar gerakan porno aksi yang disuarakan bangsa yahudi, dan sembilan puluh sembilan persen film produksi Hallywood yang bertajuk sketsa kehidupan sosial berisi pendegeradasian moral dan pembejatan nilai-nilai agama tradisi kemuliaan bangsa. Semua itu merupakan rencana besr yahudi untuk menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat internasional. Itulah sebenarnya cita-cita bangsa yahudi, untuk menghancurkan dunia dibawah naungan yahudi.
4. GHAZWUL FIKRI (Perang Pemikiran)
Kekalahan dalam perang salib, menjadi pukulan telak, sekaligus pelajaran berharga bagi manusia manusia barat. Kekalahan tersebut juga menjadi inspirasi mereka untuk memerangi Islam dengan cara ‘lain’. Sebab sebesar apapun kekuatan mereka mustahil dapat mengelahkan kedigjayaan Islam. Manusia manusia barat meyakini, para satria Islam dalam menjalani peperangan, mereka bertempur dengan spirit akhirat, dedikasi dan kepahlawanan tanpa batas, dalam membela dan memperjuangkan agama Allah. Karenanya memerangi Islam dengan kekuatan senjata hanya berakhir dengan kekalahan dan kenistaan. Berangkat dari realitas tersebut manusia manusia barat merubah strategi pereng mereka dalam menghadapi umat Islam, mereka tidak lagi memakai kekuatan senjata tetapi memakai kekuatan logika, yang jamak disebut Ghazw al-Fikr (perang pemikiran). Dengan strategi Ghazw al-Fikr ini mereka ingin mengacak-acak elemen kekuatan dalam Islam, memporak porandakan sendi-sendi aqidah umat Muhammad Shallahu ‘Alaihi wa Sallam. Apapun harga yang dibayar dan berapapun lama waktu yang dibutuhkan, manusi-manusia barat telah mantap memakai strategi perang pemikiran ini untuk menghancurkan Islam dan kaum Muslimin. Kekalahan perang salib, benar-benar menyisakan luka yang dalam, terlebih mengaduk-aduk kedengkian, kebencian dan permusuhan terhadap Islam didada manusia-manusia barat. Serial kekalahan dan keterpurukan pasukan salib, lebih-lebih kemenangan pasukan Islam yang ‘super’ gemilang disetiap pertempuran, membuat manusia-manusia barat depresi. Apa gerangan yang membuat pasukan Islam begitu solid dan gagah perkasa maju kemedan laga ?
Manusia-manusia barat juga melakukan riset secara mendalam untuk mengethui rahasia keagungan ummat Islam. Dari kajian dan studi lapangan yang tidak kenal lelah tersebut mereka akhirnya sampai pada titik kesimpulan. Bahwa spirit Iman dan keIslaman yang utuh dersendikan syariat Islamlah yang membuat para stria Islam tampil gagah perkasa di zona pertempuran, nilai-nilai ajaran Islam yang berdasarkan keimanan yang utuh kepada Tuhan Yang Maha Esa, spirit Jihad dijalan Allah, dan ketulusan pengabdian dan pengorbanan demi membela agama Allah. Itulah yang melahirkan energi kekuatan, yang tidak ada satupun kekuatan super power dunia mampu menaklukannya. Manusia-manusia barat juga meyakini nilai-nilai luhur agama Islam mampu menyatukan sesama Muslim dan memobilisasi semangat juang mereka. Ajaran Islam mampu melebur fanatisme ras, suku, golongan dan bangsa, dalam bingkai persaudaraan Islam, yang bersendikan nilai-nilai imani yang tulus dan utuh. Karenanya dalam Islam tidak ada sekat rasialisme, tidak ada Islam kabilah Adaniyah atau Qatahan, Islam kulit putih atau Islam kulit hitam, Islam golongan kaya atau golongan miskin, Islam komunitas ningrat atau jelata, yang ada hanyalah Islam, karena yang paling mulia di mata Allah ialah yang paling bertaqwa. Oleh karena itu para pemikir barat, para filosof dan para pemikir petinggi masayarakat barat sampai pada titik didih keresahan bahwa Islam adalah ganjalan utama bagi laju imperialisme barat. Utamanya kaum Yahudi, menganggap Islam sebagai musuh utama yang harus disingkirkan dari muka bumi ini. Manusia-manusia  barat juga berkeyakinan bahwa al-Qur’an  merupakan kekuatan luar biasa yang menjadi spirit persatuan umat Islam, apapun suku, ras, etnis dan bangsanya. Meski kaum Muslimin tinggal berjauhan, beda bahasa, budaya, tradisi, semua itu bukan menjadi penghalang bagi persaudaraan, persatuan dan kesolidan ummat Islam.
Dari sinilah para satria Salib dari penjuru Eropa, mengikrarkan tekad bersama, untuk saling bahu membahu memerangi dan menghabisi bangsa Arab dan ummat Islam secara keseluruhan. Sebuah maklumat perang untuk ‘menghabisi’ kaum Muslimin mulai dari bumi Andalusia (Eropa), melalui jalan perang pemikiran, dengan cara mendangkalkan aqidah ummat Islam, mengkaburkan ajarannya, memporakporadakan persatuan kaum Muslimin, melenyapkan bahasa al-Qur’an, serta nilai-nilai luhur Islam. Inilah nota kesepahaman yang diputuskan para Salibis dalam menyikapi Islam. Adapun teknis pelaksanaan perang pemikiran tersebut, mereka melakukannya dengan segala cara, antara lain; menebar keragu-raguan di benak dan pikiran ummat  Islam, memprovokasi ummat Islam untuk menerapkan nalar kritis terhadap aqidah Islam, ‘membumikan’ pola pikir sekuler dan liberalisme dikalangan Islam, menggiring ummat Islam untuk menyibukkan diri mereka dengan pelik urusan dunia, jauh dari kisi-kisi agama. Dengan menjauhkan kaum Muslimin dari ajaran Islam, merupakan paruh langkah menuju kehancuran ummat Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Salllam. Itulah keyakinan para Salibis, sehingga mereka begitu utuh untuk melancarkan Ghazw al-Fikr.
Lantas seperti apa sejatinya langkah strategis manusia-manusia barat memerangi Islam tanpa senjata? Dan kenapa dunia barat  begitu yakin mampu menaklukkan Islam tanpa kekuatan senjata? Strategi pertama yang dilakukan manusia-manusia barat, ialah; mencari ‘alat’ penghancur yang tepat untuk melenyapkan Islam dari muka bumi ini. Dan senjata itu sejatinya ada di dalam Islam itu sendiri. Karenanya manusia-manusia barat mendelegasikan para pemikir terbaik mereka, untuk meriset, mengkaji dan mendalami ajaran Islam, sejara, budaya dan perdabannya. Adalah Orientalisme dan Misionarisme dua senjata utama manusia-manusia barat yang mereka pakai untuk melancarkan perang pemikiran tersebut. Riak-riak orientalisme dan misionarisme mulai menggeliat di ‘altar’ kehidupan ummat Islam sejak akhir abad sembilan belas dan awal abad dua puluh hingga detik ini, bahkan hingga era yang akan datang. Gerakan orientalisme yang dimotori para orientalis barat, sama persisnya dengan gerakan misionarisme yang dimotori para misionaris. Keduanya memiliki satu visi dan misi yang sama, yaitu:
  1. Menghancurkan Islam dari dalam.
  2. Menebar keragu-raguan di dada kaum Muslimin terhadap ajara Islam.
  3. Membusukkan karakter dan kredibilitas nabi Islam (Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Salllam).
  4. Mengkerdilkan pemikiran Islam.
  5. Menghapus dan menambahi kandungan kitab-kitab kuning (klasik) dengan khurafaat (cerita-cerita bohong) Islam.
  6. Mengaburkan dan mereduksi sejarah Islam.
  7. Menebar fitnah, permusuhan, pertikaian, gesekan antar komunitas dan faksi-faksi Islam.
  8. Memerangi dan menghancurkana bahasa Arab yang menjadi bahasa al-Qur’an .
  9. Memprovokasi para pemuda Islam agar kagum dan terpesona dengan budaya dan peradaban barat.
  10. Mengkitristenkan orang-orang Islam.
  11. Gerakan pemurtadan ummat Islam.
Meski orientalisme dan misionarisme satu visi dalam memusuhi Islam, tetapi, cara mereka memerangi Islam berbeda. Para orientalis menggarap ‘lahan’ pencerahan yang bersentuhan langsung dengan publik. Para orientalis memakai karya-karya tulis, makalah, artikel dan tulisan-tulisan ilmiah, melalui seminar, diskusi, diktat-diktat kuliah dan forum-forum ilmiah sebagai ‘alat tempur’ mereka. Sedangkan para misionaris memakai lembaga pendidikan dasar, mulai dari play grup, taman kanak-kanak, sekolah dasar, menengah dan lanjutan atas sebagai ‘senjata perang mereka’. Lebih daripada itu, para misionaris juga mendirikan lembaga-lembaga sosial, semisal; balai kesehatan masyarakat, posko bantuan masyarakat dan lain-lain, untuk misi terselubung mereka. Kami merasa perlu mengetengahkan kisi orientalisme dan misionarisme dalam pasal kajian ini, sebab keduanya merupakan pedang tajam bangsa Yahudi untuk menghancurkan Islam dan kaum Muslimin. Saya sangat yakin, bahwa bangsa Yahudi-lah arsitek utama (aktor intelektual) di balik kemunculan gerakan orientalisme dan misionarisme pada akhir abad sembilan belas dan awal abad dua puluh. Dan kedua pedang tajam -orientalisme dan misionarisme- ini dipakai bangsa Yahudi untuk mencabik-cabik ajaran Islam dan persatuan ummat Islam pada dua abad (sembilan belas dan dua puluh) tersebut. Para orientalis dan misiionaris sejatinya adalah manusia-manusia Yahudi yang ‘sengaja’ masuk kristen, bukan karena iman, tetapi, untuk menghancurkan agama kristiani. Misi Yahudi berhasil sukses, ajaran Kristiani berhasli diacak-acak, dan para pengikutnya menjadi ‘abdi setia’ Yahudi, dan siap sedia menjadi ‘paderi’ Yahudi untuk melaksanakan misi Yahudi internasional.
Manusia-manusia Yahudi yang memeluk agama Kristen sebelum abad sembilan belas tersebut, bukanlah Yahudi biasa, mereka adalah para rabi (pendeta Yahudi) dan merupakan satria-satria handal Bani Israel, yang telah lulus seleksi ketat yang dilakukan Mahkamah Tinggi Yahudi (Senhedrin). Mereka sengaja disuruh ganti agama untuk melumpuhkan para pendeta Kristiani, sebelum akhirnya mengahancurkan ajaran gereja itu sendiri. Para rabi yang disokong penuh gerakan rahasia  Yahudi, utamanya gerakan Freemasonry. Paska Revolusi Perancis, Bani Israiel ini benar-benar mampu menyudahi hegemoni kekuasaan petinggi gereja di ranah Eropa, bukan hanya itu bangsa Yahudi juga mampu melumpuhkan semua kekuatan rohani manusia-manusia Eropa, sehingga sumber-sumber pencerahan rohani di Eropa benar-benar tersumbat. Dan dengan congkak bangsa Yahudi berani menekan negara-negara Eropa yang masih ‘patuh’ kepada otorita keagamaan.
Setelah dominasi petinggi-petinggi gereja dapat dihancurkan, dan kran-kran rohani bangsa Eropa berhasil disumbat, saat itulah giant Yahudisme benar-benar mulai fokus ‘menggarap’ (memerangi) Islam dan kaum Muslimin. Bangsa Yahudi sangat yakin, mereka akan meraih sukses jilid dua, seperti kemenangan yang mereka raih atas kaum Krisrtiani. Langkah pertama yang dilakukan bangsa Yahudi saat itu, ialah; meracuni pemikiran ummat Islam, agar mendewakan materi, menjauhkan para rohaniawan Islam dan kaum Muslimin dari nilai-nilai ajaran syariat agama Islam, bangsa Yahudi menggiring ummat Islam untuk menyembah materi, seperti halnya para Yahudi pengikut Musa dan Harun menyembah Emas. Propaganda meterialisme Yahudi itu terus membahana di langit kehidupan ummat Islam, dan mereka tidak akan berhenti memalingkan kaum Muslimin dari ajaran Islam, dan materi adalah senjata utama Yahudi untuk mendangkalkan aqidah ummat Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Salllam hingga detik ini.

E. GURITA YAHUDI DALAM KEHIDUPAN UMMAT ISLAM

Apa yang dilakukan oleh Yahudi Israel untuk mencapai tujuannya dengan gerakan zionis  dan freemosonrynya, untuk merusak masyarakat dunia, antara lain:
1. Menghidupkan budaya uryan wal kasyiyah (tabarruj)
Tabarruj atau bersolek merupakan tradisi Yahudi, ini nampak dalam Protokoler pertama mereka, wajib bagi mereka untuk menundukkan semua bangsa dengan cara memerangi akhlak dan memporak-porandakan nilai-nilai keluarga dengan sarana apapun yang memungkinkan. Lalu mereka menemukan bahwa sarana yang paling efektif untuk menyerang basis keluarga adalah dengan cara merangsang mereka melakukan kejahatan dan merangsang nafsu syahwat. Racun ini lalu mereka sebarakan melalui berbagai media, film, koran, majalah, cerita, dan lain-lain. Padahal Rasululullah pernah menggambarkan bagaimana awal dari kehancuran dari bangsa Israel adalah dengan hancurnya akhlak wanitanya dan inilah yang sedang mereka usahakan pada umat islam:
فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ فَإِنَّ أَوَّلَ فِتْنَةِ بَنِى إِسْرَائِيلَ كَانَتْ فِى النِّسَاء
“Maka bertaqwalah kalian terhadap dunia dan bertaqwalah kalian terhadap wanita, sesungguhnya fitnah pertama yang menghancurkan orang-orang israil adalah fitnah wanita.” (HR. Muslim dan  Ahmad)
Langkah pertama yang mereka lakukan ialah:meragu-ragukan tentang kewajiban berjilbab dan berhijab kemudian memaksakan kepada muslimah agar melepaskan hijab dan kerudung mereka melalui agen-agen mereka, setelah itu  menggelar peragaan busana ‘uryan (telanjang) sehingga mereka dapat mengontrol trend berbusana anak muda yang destinasi akhirnya merangsang generasi muda berpakaian erotis, merangsang, tidak islami, tidak menutup aurat, dan lain sebagainya.Jika mereka telah berhasil merusak akhlak generasi muda islam melalui remaja putri, dan apabila remaja putri telah menjadi sumber fitnah maka akan mudah bagi mereka mengontrol masa depan generasi muda islam yang akhlaknya telah hancur dan rusak.
2. Membuat model pakaian transparan (tipis) bagaikan telanjang.
Dengan sarana dan model yang sangat banyak  dan beragam, dan dengan pergeseran nilai karena lemahnya pemahaman terhadap ajaran Islam, mulailah musuh-musuh Allah menerkam mangsanya dengan menebar pakaian-pakaian seksi untuk wanita, yang memukau dan merangsang kaum lelaki, kemudian membuat pesta bebas antara lelaki dan wanita (ikhthilat) maka, terjadilah apa yang mereka telah rencanakan seks bebas ditempata tebuka. Model pakaian yang seperti ini telah di peringatkan oleh Rasululullah jauh sebelumnya, beliau bersabda:
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
“Ada dua golongan penduduk neraka yang belum aku lihat sekarang ini. Satu kaum yang bersama mereka cambuk-cambuk seperti ekor sapi yang dipakai untuk memukul orang (pemimpin diktator). Wanita-wanita mereka berpakian namun telanjang, berlenggak-lenggok menggoda. Kepala mereka seperti punuk unta kurus, mereka tidak masuk surga dan tidak mencium baunya. Padahal baunya tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR Muslim)
Sekarang kota bandung telah didaulat menjadi kota mode memunculkan sedikit demi sedikit warna-warnanya yang lain. Melalui komunitas anak muda mode-mode fashion cepat sekali tersebar, beberapa pakaian merusak akhlak ala jepang sekarang tersebar, mari coba kita perhatikan dengan seksama pemandangan dimall-mall yang penuh dengan remaja putri yang memakai rok hot spand, atau pakaian- pakian tranparan, na’udzubillah min dzalik.
3. Membuat medan kencana Facebook.
Tahukah anda bahwa facebook didirikan oleh Mark Elliot Zuckerberg (lahir 14 Mei 1984; umur 25 tahun merupakan keturunan dari Yahudi Azkenazim). Anak dari Edward dan Karen Zuckerberg. Ia adalah seorang programer komputer dan pengusaha asal Amerika Serikat. Menjadi kaya di umurnya yang relatif muda karena berhasil mendirikan dan mengembangkan situs jaringan sosial Facebook di saat masih kuliah, dan sekarang ini ia menjabat sebagai CEO Facebook. Zuckenberg adalah anggota Alpha Epsilon Pi. tau Alpha Epsilon Pi yaitu perkumpulan perguruan tinggi Yahudi internasional di Amerika Utara. Alpha Epsilon Pi adalah perkumpulan Yahudi, meskipun tidak diskriminasi dan terbuka untuk semua. AEPi didirikan pada tahun 1913 oleh Charles C. Moskowitz dan 10 orang Yahudi lainnya: David K. Schafer, Isador M. Glazer, Herman L. Kraus, Arthur E. Leopold, Benjamin M. Meyer, Arthur M. Lipkint, Charles J. Pintel, Maurice Plager, Emil Lustgarten, dan Hyman Shulman.
Sebagai informasi Facebook telah berjaya meraup keuntungan sebanyak USD300 juta pada tahun 2008? Ini tidak mengherankan karena ia disokong oleh 140 juta pengguna aktif di seluruh dunia dan sejumlah 8.5 juta foto dimuat turun setiap hari.
Tahukah anda bahawa Mark Zuckerberg, CEO Facebook adalah merupakan seorang anggota aktif dalam sebuah organisasi persaudaraan Yahudi Amerika Utara, Alpha Epsilon Pi Fraternity (AEPi), sebagai Informasi tentang AEPi, bahwa setiap onggota organisasi ini:
  1. Diharuskan untuk membantu lelaki Yahudi mencari pasangan Yahudinya.
  2. Ia juga bertujuan untuk mempertahankan dan menguatkan hubungan sesama Yahudi diperingkat sekolah tinggi dan di bidang pekerjaan nanti.
  3. Menguatkan idealisme Yahudi supaya terjaga di sudut nilai, etika, dan menyiapkan peserta untuk menjadi pemimpin negara dan organisasi Yahudi pada masa depan dan dalam berbagai lapangan bidang professional.
  4. AEPi sangat berkait rapat dengan kebanyakan pertubuhan Yahudi/Zionis antarabangsa seperti AIPAC, Hillel, Israel on Campus Coalition, Aish HaTorah, Chabad on Campus, Hasbara Fellowships, B’inai Brith International, Shaare Zedek, Chai Lifeline, Holocaust Museum, dan Gift of Life.
Dan tahukah anda bahawa keuntungan Facebook datang dari iklan-iklan yang dipasang, Semakin banyak pengguna dan pengunjung Facebook, maka semakin banyak pulalah keuntungannya. Pergi ke manakah semua keuntungan tersebut?
Persoalan paling besar di sini ialah, adakah keuntungan besar yang diperolehi oleh Facebook turut digunakan untuk membiayai dana perang Israel menentang umat Islam di Gaza, Palestin dan umat Islam di seluruh dunia, sebagaia catatan Mark Zuckerberg termasuk dalam anggota AEPi yang sangat terkenal,dan tahukah anda bahawa Majalah Time telah Mencatat Zuckerberg dalam ranking ke 52 dari 101 tokoh sebagai ‘tokoh paling berpengaruh dunia 2008′, yaitu sebaris dengan nama besar Barrack Obama dan Dalai Lama?
Dan tahukah anda bahawa majalah Forbes Top 400 telah menyenaraikan Mark Zuckerberg sebagai individu ke-321 terkaya Amerika daripada 400 individu lain pada 2008? Namun apa yang lebih penting, Zuckerberg merupakan individu termuda pernah digelari Forbes, ketika usianya baru menginjak 24 tahun dengan kekayaan peribadi sebanyak USD1.5 billion.
Setiap uang Yang Kita Berikan Pada Mereka Akan dialirkan kemana? Adakah akan Mengalir kebiaya perang israil, kemudian akan digunakan untuk mengalirkan Darah Saudara Kita di Palestina sana? wallahu a’lam.
4. Memproduk  berbagai keperluan manusia:
Dibawah ini ada daftar produk yahudi yang menggurita dalam kehidupan pribadi kita, diantara ada yang haram secara mutlaq dan ada yang syubhat.
Disamping itu mereka terus menerus melakukan segala bentuk kerusakan, khususnya kepada para Muslimin yang taat dengan pengkaburan dan intervensi kebatilan
5. Dalam  bidang Aqidah
Kaum yahudi terus berusha menghancurkan aqidah kaum Muslimin dengan memberi laluan dan sokongan yang sebesar-besarnya kepada pertumbuhan kesyirikan dan kekufurun. Seperti ajaran Sai Baba yang mengkelaim dirinya dan oleh pengikutnya sebagai Avatar, Nabi suci, Sang Bagawan atau seorang tuhan yang mempersatukan tuhan-tuhan kecil di India, seperti dukungan dan agen yahudi juga kepada Mirza Ghulam Ahmad sang nabi palsu yang juga kelahiran India.Begitu juga dukungan  yahudi kepada Lia Eden sang jibriel palsu dan Mosadek Nabi palsu. Hampir seluruh faham dan aqidah sesat di Indosia dibelakangnya adalah yahudi,karena memang usaha besar mereka mewujudkan Salomon Tample ialah dengan menghilangkan dari benak manusia akan adanya keyakinan terhadap Allah dan agama yang benar.
6. Dalalam  bidang Syari’ah (hukum)
Kaum yahudi berusaha dengan sekuat-kuatnya untuk menyingkirkan  sejauh-jauhnya hukum Islam dari kehidupan manusia, dan menggantinya dengan hukum demokrasi, faham lebiral dan sekuler. Bangsa mana yang mencoba berusaha mentrapkan syariat Islam sudah dapat dipastikan, akan menjadi musuh utamanaya dibelahan bumi manapun bangsa itu berada.
7. Dalam bidang  Akhlaq
Kaum yahudi juga dihancurkan dengan sehancur-hancurnya, mulai dari akhlaq didalam rumah tangga, masyarakat dan negara. Pergaulan bebas lelaki dan wanita sehingga menimbulkan seks bebas, seks sejenis dan berbagai-bagai kejahatan  merupakan produk budaya hasil  rekayasa yahudi Israel.
8. Dalam bidang Seni dan Budaya
Dalam bidang Seni dan Budaya sosial dan politik serta dalam bidang muamalah, tiada tertinggal satupun dari sudut kehidupan manusia melainkan disana dicengkeram oleh kejahatan Zionime dan freemosonry yahudi Israel. Itulah realisasi firman Allah yang berbunyi :
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS Al Baqarah, 2: 120)

PENUTUP

Menghadapi segala rencana jahat yang tujuannya untuk merusak masyarakat dunia, maka kaum Muslimin secara khusus dididik oleh kitab sucinya supaya selalu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman agama secara benar dan terus menerus, meningkatkan iman dan taqwa serta kesabarannya sebagaimana firman Allah Swt:
“Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, Maka Sesungguhnya yang demikian itu Termasuk urusan yang patut diutamakan.” (QS Ali Imran, 3: 186)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya. Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, Padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada Kitab-Kitab semuanya. apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata “Kami beriman”, dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari antaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka): “Matilah kamu karena kemarahanmu itu”. Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati. Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.” (QS Ali Imran, 3: 118-120)
Kemudian mereka juga harus menyiapkan segala keperluan dan potensi kekuatan untuk memperkuat posisisi mereka sebagaimana firman Allah swt:
“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).” (QS Al Anfal 8:60)
Wallahu’alam bish showab…

Written by Ust. Abu Jibriel on 15 July 2010

Kamis, 16 Desember 2010

Bukti Rekayasa & Intervensi AS Dalam Penangkapan Tersangka Teroris

PENGANTAR
Bagaimana AS dengan fitnah TERORIS nya terhadap Iraq telah membantai lebih dari 1 juta warga disana:


Dan Polri saat ini menerima bantuan baik finansial, pelatihan, bahkan doktrin sudut pandang terorisme dari versi mereka (AS).

Bahkan dalam pemilihan nama Densus 88 saja merujuk pada Amerika:
Angka 88 berasal dari kata ATA (Anti Terror Act), sebuah undang-undang anti teror US, yang jika dilafalkan dalam bahasa Inggris berbunyi Ei Ti Ei. Pelafalan ini kedengaran seperti Eighty Eight (88).
(http://id.wikipedia.org/wiki/Detasemen_Khusus_88)
————————————————————————————————
Kapolri: Tak Ada Rekayasa AS

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri menegaskan, tak ada rekayasa Amerika Serikat dalam penangkapan amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba’asyir di Ciamis, Jawa Barat, Senin (9/8/2010).
“Tidak ada. Tolong jangan ada suudzon dengan kita. Apa mau dibiarkan meletus bom di sana-sini. Jangan suudzon. Tidak ada. Ini murni tindakan hukum yang dilakukan Polri,” ujar Kapolri dengan nada tinggi ketika dikonfirmasi para wartawan, Selasa (10/8/2010) di Istana Negara, Jakarta.
Sebelumnya, kemarin, Ba’asyir, ketika tiba di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, mengatakan bahwa penangkapannya merupakan rekayasa AS.
http://wartadigital.com/2010/08/10/k…kayasa-as.html
____________________________________________________________
Benarkah Polisi tidak asal main tuduh teroris? Bagaimana dengan korban penembakan dibekasi? Jika identitasnya saja tidak diketahui bagaimana mungkin bisa dituduh teroris? Tidak bisa tidak, kita otomatis akan suudzon. Mari simak kembali beritanya:
Warga Lihat 2 “Teroris” di Cawang Masih Hidup Saat
Dibawa ke Mobil

Namun tiba-tiba saja sejumlah pria berbadan tegap yang bermuka kumel dan kucel datang dari segala arah. Belum sempat mengendari motornya, seorang pria tersebut kemudian
ditembak.
“Dia terus tersungkur. Terus nggak lama dia takbir,” jelasnya.
Menurut saksi, warga di sekitar lokasi termasuk kakak ipar dan kakak kandungnya ikut menyaksikan kejadian bak mirip film-film Hollywood tersebut. Tanpa melawan dan tanpa memberontak, pria yang mau naik motor itu ditembak.
Karena mendengar suara tembakan ke arah temannya, dua orang laki-laki lainnya kemudian berlari. Pria-pria berbadan tegap itupun mengejar kedua pria tersebut. Keduanya pun tertangkap.
“Kata kakak saya yang lihat langsung, satu dipukul pakai pistol. Satu lagi dipukul pakai batu besar wajahnya sampai berdarah-darah. Mereka tidak melawan dan tidak memberontak,” ungkapnya.
____________________________________________________________
“Densus 88 yang menembaknya dengan tudingan teroris pun tak ada yang tahu siapa kedua sosok yang dibunuhnya itu. Tak ada penjelasan apapun dari Mabes Polri atas pembunuhan kedua sosok tak dikenal itu. Polisi hanya bisa menyebut keduanya teroris.”
http://www.voa-islam.com/news/indone…-88-di-cawang/
____________________________________________________________
Bukti AS Danai Densus 88
Rekaman video Pengakuan terbuka Dai Bachtiar (saat itu menjabat Kapolri): Polri menerima dana dari Amerika:



Tahun 2006 – 2010 AS Memberikan Dana $57.4 Juta
http://www.fas.org/sgp/crs/natsec/RS22855.pdf
Dana AS yang mengalir kepada Polri untuk mendirikan unit khusus anti-teror di Indonesia sangat besar, dan setiap tahunnya mengalami peningkatan.
Berdasarkan dokumen Human Right Watch tentang Counter Terorism yang dilakukan AS, pembentukan Densus 88 di Indonesia pada tahun 2002 didanai AS sebesar 16 juta dollar, dan sebelumnya pada tahun 2001 Polri telah menerima dana untuk penanganan terorisme sebesar 10 juta dollar. (http://www.hrw.org/wr2k3/asia7.html)
____________________________________________________________
SILAHKAN SIMPULKAN MASING2, SETELAH LIHAT FAKTA2 DIATAS DAN BERITA REKENING GENDUT PERWIRA POLRI MASIHKAH KITA TIDAK SUUDZON?
————————————————————————————————

PENANGKAPAN USTADZ ABU BAKAR BA'ASYIR ADALAH REKAYASA POLITIK

AKARTA (voa-islam.com) – Penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dengan dugaan terkait terorisme di Aceh mengundang kecaman ormas-ormas Islam. Ketua Umum DPP FPI Habib Rizieq Syihab menyatakan sangat prihatin sekaligus mengecam penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir oleh Densus 88 saat sedang safari dakwah di Jawa Barat. DPP FPI menolak segala bentuk upaya “Terorisasi” Islam beserta tokoh dan umat Islam, karena penangkapan Ustadz Abu Bakar Baasyir dinilai sarat dengan kepentingan politik, antara lain: Politik Rekayasa Terorisme, Politik Pengalihan Issue, dan Politik Pemberangusan Gerakan Islam. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers yang disampaikan di kantor DPP Front Pembela Islam (FPI) Petamburan Jakarta, Senin (9/8/2010).
Hadir di dalam konfrensi pers tersebut para tokoh-tokoh Islam seperti; Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab (Ketua Umum DPP FPI), Munarman SH (Pimpinan Komando Laskar Umat Islam), Dr Jose Rizal Jurnalis (Ketua Presidium Mer-C), Ahmad Fatih (Pengurus JAT Wilayah Jakarta), dan para tokoh Islam dari berbagai ormas.
Politik Rekayasa Terorisme, menurut Habib Rizieq, terindikasi karena berbagai rekayasa  kasus oleh Polri telah terungkap, seperti Kasus Aan, Kasus pemulung menyimpan lintingan ganja, kasus Gayus dan lain-lain. Sedangkan Politik Pengalihan Issue digunakan untuk mengalihkan issue dari kasus-kasus besar seperti Century, kenaikan TDL, pencabutan subsidi BBM, rekening gendut perwira Polri, keterlibatan Polri dalam rekayasa berbagai kasus dan lain-lain. Sedangkan Politik Pemberangusan Gerakan Islam, lanjut Rizieq, adalah politik untuk menakut-nakuti para aktivis Islam yang concern dengan perjuangan penerapan syariat Islam.
…Penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dinilai sarat dengan kepentingan politik: Politik Rekayasa Terorisme, Politik Pengalihan Issue, dan Politik Pemberangusan Gerakan Islam…
Untuk menghadapi politik rekayasa terorisme itu, DPP FPI menyerukan kepada umat Islam untuk merapatkan barisan dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta melawan segala kezaliman, sekaligus melakukan pembelaan hukum terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
Habib Rizieq menambahkan, saat ini DPP FPI telah mengidentifikasi bahwa kasus “Teroris Aceh” adalah rekayasa terorisme yang dimainkan oleh Sufyan Tsauri, seorang desertir Brimob.
“Sufyan Tsaurilah yang merekrut dan melatih para tersangka “Teroris Aceh” di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok Jawa Barat sejak tahun 2009,  sehingga tidak ada kaitannya dengan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir,” tegas Habib.
…Kasus “Teroris Aceh” adalah rekayasa terorisme yang dimainkan oleh Sufyan Tsauri, seorang desertir Brimob…
Usai membacakan Pernyataan Sikap DPP FPI, Habib Rizieq meminta kepada Kapolri untuk mengungkap siapa sebenarnya Sufyan Tsauri.
“Kami DPP FPI minta kepada bapak Kapolri untuk mempublikasikan siapa identitas Sufyan Tsauri? Di mana ia tinggal? Karena  sebenarnya dialah tokoh sentral yang merekrut, melatih, dia yang mendanai kelompok Aceh,” lanjut Habib.
Yang mencurigakan, menurut Habib, Sufyan Tsauri melakukan pelatihan di Mako Brimob, setelah itu anak-anak yang dilatih tadi dibawa ke Aceh latihan perang, lalu digrebeg, ditembaki, dan dituduh teroris. Sufyan Tsauri pula yang mensuplai senjata AK 47 lengkap dengan ribuan amunisi.
Habib berjanji akan membongkar rekayasa terorisme yang diotaki oleh deserter Brimob di hadapan Komisi III DPR RI.
…DPP FPI akan membongkar rekayasa terorisme yang diotaki oleh deserter Brimob di hadapan Komisi III DPR RI…
“Kami punya anak-anak yang ikut latihan di Mako Brimob, tapi dia tidak terlibat dalam latihan perang di Aceh. Sampai saat ini mereka kami amankan, kami akan bawa ke DPR RI komisi III kalau sudah siap,” janji Habib.
Sampai saat ini, para saksi kunci kasus rekayasa terorisme yang diotaki oleh deserter Brimob itu sedang diamankan oleh DPP FPI.
“Sekarang ini mereka kami amankan karena ini menyangkut nyawa mereka yang terancam. Mereka setiap saat bisa diculik, dibunuh oleh orang-orang yang merasa kepentingannya dirugikan,” kata Habib. “Kami khawatir rekayasa-rekayasa ini sengaja ingin melakukan terorisasi umat Islam padahal umat Islam bukan teroris hanya diterorisasikan,” pungkasnya.
Provokasi Menjelang Ramadhan
Menanggapi penangkapan amirnya, Pengurus Jamaah Anshorut Tauhid Wilayah Jakarta Ahmad Fatih menilai penangkapan itu sebagai bentuk provokasi terhadap umat Islam menjelang Ramadhan ini.
“Ini adalah provokasi terhadap umat Islam, karena Ustadz Abu merupakan salah satu pimpinan dari ormas Islam,” jelasnya.
…Ini adalah provokasi terhadap umat Islam, karena Ustadz Abu adalah salah satu pimpinan dari ormas Islam…
Karenanya, Fatih mengimbau kepada umat Islam untuk melakukan pembelaan terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dengan cara apapun yang dibenarkan oleh syariat.
“Kami menyatakan haram hukumnya berdiam diri dan tidak melakukan upaya apapun penzaliman terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir,” tegasnya.

Komnas HAM Kecam Densus: Sering Langgar HAM & Salah Tangkap Teroris


JAKARTA (voa-islam.com) - Dalam Catatan Akhir Tahunnya, Komnas Ham mengecam Densus 88 Antiteror karena sering salah tangkap dan melanggar HAM saat melakukan penggerebekan terhadap tersangka teroris.
Cara penangkapan dan penggerebekan terduga teroris oleh Densus 88 disoroti oleh Komnas HAM. Lembaga pelindung hak asasi manusia itu menilai, Densus 88 sering kali melanggar HAM saat beraksi memberantas terorisme.
“Atas nama perang melawan terorisme, tentunya tidak dapat dijadikan pembenar bagi Densus 88 untuk mengabaikan norma-norma HAM. Khususnya sebagai dalih pembenar untuk melakukan tindakan extra judicial killing,” ujar Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim.
Hal itu disampaikan Ifdhal dalam jumpa pers Catatan Akhir Tahun Komnas HAM di Hotel Sahid Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (10/12/2010).
Data yang dimiliki Komnas HAM, setidaknya ada sejumlah terduga teroris yang tewas saat penggerebekan Densus 88. Tiga teroris yang ditembak mati di Aceh, lima di Serdang, tiga di Tangerang, tiga di Cawang, dan dua di Tanjungbalai, Karimun.
“Sejumlah terduga teroris yang tertembak dan akhirnya meninggal dalam beberapa kasus tidak bisa diidentifikasi peranannya atau salah sasaran yang jarang dijelaskan kepada publik,” kata Ifdhal.
....Atas nama perang melawan terorisme, tentunya tidak dapat dijadikan pembenar bagi Densus 88 untuk mengabaikan norma-norma HAM....
Selain itu, ada juga korban salah tangkap oleh Densus 88. Komnas HAM banyak menerima laporan dari korban yang salah tangkap. Data Komnas HAM, 16 orang yang ditangkap di Jakarta dan Bekasi, 11 orang di antaranya dibebaskan. Sementara di Medan, dari 21 terduga teroris yang ditangkap, lima orang dibebaskan.
“Penangkapan yang diikuti penahanan tersebut, sering kali tidak diindahkan hak-hak orang yang ditangkap tersebut. Di antaranya hak untuk mendapatkan penasihat hukum. Pihak keluarga juga sering kali tidak diberi akses informasi yang memadai,” kata Ifdhal.
....Komnas HAM banyak menerima laporan dari korban yang salah tangkap....
Terkait masalah ini, Ifdhal sudah sering mengajukan protes ke Mabes Polri. Namun sayangnya, jawaban yang diberikan selalu normatif dan tidak menyelesaikan persoalan.

“Kami minta agar Densus 88 tidak memberantas teror dengan teror,” katanya.

Minggu, 12 Desember 2010

INDONESIA SARANG KESYIRIKAN

ENTAH DENGAN BERBAGAI AJANG DAN NAMA, 
MAKA SANGAT DAN SANGAT BANYAK ACARA YANG KADANG
DIDALIHKAN EVENT TRADISI DAN ADAT... 
SEPERTI TRADISI DILAUT SELATAN, DI BERBAGAI GUNUNG, 
BAHKAN ACARA DI KERATON SOLO,

PEMIMPIN DAN KAUM TERPELAJAR INDONESIA SANGAT BODOH...
PERCAYA TAHYUL DAN KHURAFAT

BAHAYANYA LAGI FULL KESYIRIKAN

Ruwatan dan Kemusyrikan Dimuncul-munculkan Lagi di Indonesia
Ruwatan dan aneka kemusyrikan (perbuatan dosa terbesar yang dapat mengeluarkan pelakunya dari Islam dan kekal di neraka bila sampai matinya tidak bertaubat) sampai kini dimuncul-munculkan oleh para perusak aqidah. Kadang bahkan diprakarsai oleh penguasa setempat. Lebih buruknya lagi, bahkan pakai dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), yang pada dasarnya didapat dari masyarakat (Muslim).
Kesesatan dan penyesatan itu diberi nama macam-macam, dan atas nama tradisi. Sehingga masyarakat sangat tertipu dengannya namun tidak terasa.
Bila para ulama dan juru da’wah diam saja, maka terkena dosanya, dan akan dimintai tanggung jawabnya di akherat kelak. Lebih-lebih penguasa yang menyelenggarakan dan menghidup-hidupkan kemusyrikan yang sebenarnya sudah terkubur itu.
Berikut ini dua berita tentang acara kemusyrikan, dan di bagian bawah sorotan tentang acara kemusyrikan itu disertai penjelasan dan dalilnya, betapa bahayanya acara-acara kemusyrikan itu bagi manusia. Karena akan mengakibatkan haram masuk surge dan kekal di neraka.
Tradisi Maeso Suroan Digelar di Lereng Semeru
Liputan6.com, Lumajang: Warga Desa Sumber Mujur, Lumajang, Jawa Timur, di lereng Gunung Semeru menggelar tradisi Maeso Suroan, baru-baru ini. Dalam tradisi itu mereka menanam kepala sapi di hutan bambu untuk para leluhur.
Tradisi Maeso Suroan diawali dengan iring-iringan kesenian reog, tumpeng, dan kepala sapi yang diarak keliling desa. Acara tersebut memang digelar untuk menyambut datangnya tanggal satu Suro.
Tumpeng dan kepala sapi selanjutnya dibawa ke hutan bambu di bawah lereng Semeru. Benda tersebut diletakkan di atas sumber mata air kehidupan atau sumber delling.
Tak lama kemudian, tumpeng dilarung ke sumber mata air. Tujuannya agar sumber mata air itu selalu mengairi sawah warga yang berada di empat desa.
Ritual dilanjutkan dengan menanam kepala sapi dan rebutan aneka macam hasil bumi. Warga meyakini aneka hasil bumi yang diarak keliling desa tersebut akan membawa berkah. Mereka juga berharap terhindar dari segala musibah, terutama dari bencana Semeru.
Ritual tahunan ini juga menyedot perhatian para pengunjung yang sedang berlibur di hutan bambu. Sejumlah wisatawan mancanegara juga hadir menyaksikan acara tersebut.(ULF)
Sumber: liputan6
Ruwatan, Tradisi Tolak Bala
Liputan 6 - Rabu, 8 Desember
Liputan6.com, Surabaya: Meski sudah memasuki era globalisasi, tradisi ruwatan masih tetap tumbuh subur di masyarakat Jawa. Tradisi ini bertujuan membebaskan seseorang dari pengaruh bahaya atau kutukan, Selasa (7/12).
Prosesi ruwatan biasa diawali dengan sungkeman peserta ruwat kepada orangtua atau orang yang sudah dituakan. Dengan mengenakan kain putih yang sudah diikatkan pada bagian tubuh, para peserta dimandikan dengan air yang berasal dari tujuh mata air seperti mata air dari Jolotundo, Trawas, dan Sendang Rejenu di Kota Kudus.
Hingga kini, tradisi ruwatan yang biasa digelar pada bulan Suro ini, masih sering dijumpai terutama pada masyarakat Jawa. Mereka percaya ruwatan ini mampu membebaskan seseorang dari marabahaya atau kutukan. Meski tradisi ini merupakan tradisi Jawa, banyak pula peserta yang bukan merupakan masyarakat Jawa.
Ada beberapa kategori seorang anak yang harus diruwat antara lain ontang anting atau anak tunggal, kedono kedini atau anak kembar beda jenis, pendawa atau lima orang bersaudara laki laki semua. Usai diruwat, para peserta berebut tumpeng sebagai lambang limpahan rezeki dan berkah.(APY/ANS)
Sumber: liputan6
Berikut ini penjelasan tentang ruwatan dan bahayanya bagi aqidah Islamiyah (keyakinan Islam):
Ruwatan, Kemusyrikan yang Dihidupkan Kembali Oleh Kiyai Liberal
Para ulama, muballigh dan tokoh Islam sudah berupaya meredam kemusyrikan, dosa terbesar berupa menyekutukan Allah dengan yang lainnya. Di antara kemusyrikan yang sudah diredam adalah ruwatan, yaitu upacara kemusyrikan, percaya kepada Betoro Kolo, hingga meyakini dengan diadakan ruwatan maka terhindar dari dimangsa Betoro Kolo dan terbuanglah sialnya. Padahal sial ataupun beruntung itu datangnya hanya dari Allah Ta’ala, maka mestinya meminta hanya kepada Allah, bukan kepada selain-Nya, dan bukan dengan cara-cara yang tidak diajarkan Allah Ta’ala.
Terus terang ketika di tahun 2000 ada berita bahwa Presiden Abdurrahman Wahid akan diruwat, saya langsung teringat zaman PKI (Partai Komunis Indonesia) sebelum peristiwa pemberontakan G30S/PKI 1965. Karena setahu saya adanya ruwatan itu hanya di daerah-daerah PKI atau kalangan orang abangan (Islam tak shalat) di Jawa. Sedang desa-desa yang masyarakatnya Islam tidak pernah melaksanakan ruwatan. Meskipun tidak otomatis ruwatan itu identik dengan PKI, namun timbul pertanyaan, apakah Gus Dur mewarisi ajaran ruwatan itu dari gurunya, Ibu Rubiyah yang memang Gerwani/ PKI perempuan? Wallahu a’lam. (Tentang guru Gus Dur di antaranya orang Gerwani itu lihat buku Bahaya Pemikirian Gus Dur II, Menyakiti Hati
Umat, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta, 2000).

Ruwatan itu sendiri tidak terdengar di masyarakat sejak dilarangnya PKI tahun 1965. Namun mulai terdengar lagi sejak 1990-an, setelah dukun-dukun berani muncul terang-terangan bahkan praktek di mall-mall atau pusat-pusat perbelanjaan dan membuat paguyuban yang mereka sebut PPI (Paguyuban Paranormal Indonesia). Konon anggota paguyuban “wali syetan” (istilah hadits Nabi Muhammad SAW untuk dukun) itu 60.000 dukun. Meskipun demikian, istilah ruwatan tidak begitu terdengar luas, dan baru sangat terdengar ketika ada khabar bahwa Gus Dur, Presiden Indonesia ke-4 yang bekas ketua umum PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, satu organisasi yang berdiri sejak zaman Belanda 1926) akan diruwat, dan kemudian dia benar-benar hadir dalam acara ruwatan di UGM (Universitas Gajah Mada) Yogya,18/8 2000.

Apa itu ruwatan?

Ruwatan adalah satu upacara kepercayaan yang diyakini sebagai ritual membuang sial yang disebut sukerto alias penderitaan. Istilah ruwatan, artinya membebaskan ancaman dari marabahaya yang datangnya dari Batoro Kolo, raksasa pemakan manusia, anak raja para dewa yakni Batoro Guru. Batoro Kolo, menurut kepercayaan kemusyrikan ini, adalah raksasa buruk jelmaan dari mani (sperma) Batoro Guru yang berceceran di laut, ketika gagal bersenggama dengan permaisurinya, Batari Uma, ketika bercumbu di langit sambil menikmati terang bulan, karena Batari Uma belum siap. Karena Batoro Guru gagal mengendalikan diri “dengan sang waktu” (kolo) maka mani yang tercecer di laut dan menjadi raksasa buruk itu disebut Batoro Kolo, pemakan manusia. Lalu Batoro Guru berjanji akan memberi makan enak yaitu manusia yang dilahirkan dalam kondisi tertentu. Seperti kelahiran tanggal sekian yang menurut perhitungan klenik (tathoyyur) akan mengalami sukerto alias penderitaan. Juga yang lahir dalam keadaan ontang-anting (tunggal), kembang sepasang (dua anak lelaki semua atau perempuan semua), sendang apit pancuran (pria, wanita, pria), pendowo limo (5 anak pria semua). Dll. (Lihat AM Saefuddin, Ruwatan dalam Perspektif Islam, Harian Terbit, Jum’at 11 Agustus 2000, hal 6).
Itulah orang-orang yang harus diruwat menurut kepercayaan dari cerita wayang. Padahal, cerita wayang itu semodel juga dengan cerita tentang Pendeta Durno yang menyetubuhi kuda lantas lahirlah Aswotomo. Konon Durno diartikan mundur-mundur keno/ kena, jadi dia naik kuda betina lantas mundur-mundur maka kenalah ke kemaluan kuda, akhirnya kuda itu melahirkan anak manusia. Hanya saja anak yang lahir dari kuda ini diceritakan tidak jadi raksasa dan tidak memakan manusia. Jadi, nilai cerita ruwatan itu sebenarnya juga hanya seperti nilai cerita yang dari segi mutunya saja sangat tidak bermutu, seperti anak lahir dari rahim kuda itu tadi. Upacara ruwatan itu bermacam-macam. Ada yang dengan mengubur seluruh tubuh orang/ anak yang diruwat kecuali kepalanya, ada yang disembunyikan di tempat tertentu dsb.
Adapun Ruwatan yang dilakukan di depan Gedung Balairung Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Jum’at malam 18/8 2000 itu dihadiri Presiden Abdurrahman Wahid didampingi isterinya Ny Nuriyah dan putri sulungnya Alissa Qatrunnada Munawaroh. Selain itu tampak hadir pula Kapolri Jenderal Rusdihardjo (belakangan, 3 bulan kemudian Rusdihardjo dipecat dari jabatannya sebagai Kapolri oleh Gus Dur, konon karena ada berita bocor yang menyebutkan hasil penyidikan kasus Bruneigate yang diduga menyangkut Presiden Gus Dur), Rektor UGM Ichlasul Amal, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Sri Edi Swasono, dan Frans Seda.
Ruwatan itu dilaksanakan terhadap 11 orang akademisi disebut ruwatan bangsa, penyelenggaraannya diketuai Mayjen (purnawirawan) Hariyadi Darmawan. Mereka yang diruwat itu adalah Prof. Sayogya, Prof Kunto Wibisono, Dr Hariadi Darmawan, Tjuk Sukiadi, Prof Sri Edi Swasono, Ny Mubyarto, Bambang Ismawan, Nanik Zaenudin, Ken Sularto, Amir Sidharta, dan Wirawanto.
Sebelas orang yang diruwat itu bersarung putih. Kumis dan jenggotnya dicukur bersih, kemudian tubuhnya disiram dengan air kembang. (lihat Rakyat Merdeka, 19/8 2000).
Sementara itu di luar Gedung UGM telah berlangsung demonstrasi mahasiswa yang menentang ruwatan tersebut.
Itulah acara ruwatan untuk menghindari Batoro Kolo dengan upacara seperti itu dan wayangan. Biasanya wayangan itu untuk memuji-muji Batoro Kolo, agar terhanyut dengan pujian itu, dan lupa memangsa. Di UGM itu wayangan dengan lakon Murwokolo dan Sesaji Rojo Suryo oleh dalang Ki Timbul Hadiprayitno.

Kemusyrikan

Ruwatan itu ada yang menyebutnya adat, ada pula yang menilainya sebagai kepercayaan. Islam memandang, adat itu ada dua macam, adat yang mubah (boleh) dan adat yang haram. Sedang mengenai kepercayaan, itu sudah langsung haram apabila bukan termasuk dalam Islam.
Adat yang boleh contohnya blangkon (tutup kepala) untuk orang Jawa. Itu tidak dilarang dalam Islam. Tetapi kemben, pakaian wanita yang hanya sampai dada bawah leher, itu haram, karena tidak menutup aurat. Tetapi kalau dilengkapi dengan kerudung, menutup seluruh tubuh dan juga menutup rambut kepala, maka tidak haram lagi, jadi boleh. Hanya saja namanya bukan kemben lagi tapi busana Muslimah atau jilbab, kalau jelas-jelas sudah menutup aurat secara Islam.

Adat yang boleh, seperti blangkon tersebut pun, kalau disamping sebagai adat masih pula diyakini bahwa akan terkena bahaya apabila tidak memakai blangkon (yang kaitannya dengan kekuatan ghaib) maka sudah menyangkut keyakinan/ kepercayaan, hingga hukumnya dilarang atau haram, karena tidak sesuai dengan Islam. Keyakinan yang dibolehkan hanyalah yang diajarkan oleh Islam.

Demikian pula ruwatan, sekalipun ada yang mengatakan bahwa itu merupakan adat, namun karena menyangkut hal ghaib, berkaitan dengan nasib sial, bahaya dan sebagainya; maka jelas merupakan keyakinan batil, karena Islam tidak mengajarkan seperti itu.
Sedang keyakinan adanya bala’ akibat kondisi dilahirkannya seseorang itupun sudah merupakan pelanggaran dalam hal keyakinan, yang dalam Islam terhitung syirik, menyekutukan Allah Subhanahu wa Ta’ala, sedang orangnya disebut musyrik, pelaku durhaka terbesar dosanya. Tidak ada dalil yang menunjukkan benarnya keyakinan itu, namun justru ada ketegasan bahwa meyakini nasib sial dengan alamat-alamat seperti itu adalah termasuk tathoyyur, yang hukumnya syirik, menyekutukan Allah SWT; dosa terbesar.
Tathoyyur atau Thiyaroh adalah merasa bernasib sial, atau meramal nasib buruk karena melihat burung, binatang lainnya, atau apa saja.

Abu Dawud meriwayatkan hadits marfu’ dari Ibnu Mas’ud ra:

الطِّيَرَةُ شِرْكٌ، الطِّيَرَةُ شِرْك،ٌ وَمَا مِنَّا إِلاَّ ، وَلَكِنَّ اللَّهَ يُذْهِبُهُ بِالتَّوَكُّلِ

“At-thiyarotu syirkun, at-thiyarotu syirkun wamaa minnaa illa, walaakinnallooha yudzhibuhu bittawakkuli.”
Thiyarah adalah syirik, thiyarah adalah syirik, dan tiada seorangpun dari antara kita kecuali (telah terjadi dalam hatinya sesuatu dari hal ini), hanya saja Allah menghilangkannya dengan tawakkal kepada-Nya.” (Hadits Riwayat Abu Daud). Hadits ini diriwayatkan juga oleh At-Tirmidzi dengan dinyatakan shahih, dan kalimat terakhir tersebut dijadikannya sebagai ucapan dari Ibnu Mas’ud. (Lihat Kitab Tauhid oleh Syaikh Muhammad At-Tamimi, terjemahan Muhammad Yusuf Harun, cetakan I, 1416H/ 1995, halaman 150).

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ رَدَّتْهُ الطِّيَرَةُ مِنْ حَاجَةٍ فَقَدْ أَشْرَكَ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا كَفَّارَةُ ذَلِكَ قَالَ « أَنْ يَقُولَ أَحَدُهُمْ اللَّهُمَّ لاَ خَيْرَ إِلاَّ خَيْرُكَ وَلاَ طَيْرَ إِلاَّ طَيْرُكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ ».

Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari Ibnu ‘Amr bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang mengurungkan hajatnya karena thiyarah, maka dia telah berbuat syirik.” Para sahabat bertanya: ”Lalu apakah sebagai tebusannya?” Beliau menjawab:”Supaya mengucapkan:

اللَّهُمَّ لاَ خَيْرَ إِلاَّ خَيْرُكَ وَلاَ طَيْرَ إِلاَّ طَيْرُكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ.

Allahumma laa khoiro illaa khoiruka walaa thoiro illaa thoiruka walaa ilaaha ghoiruka.
Ya Allah, tiada kebaikan kecuali kebaikan dari Engkau, tiada kesialan kecuali kesialan dari Engkau, dan tiada sembahan yang haq selain Engkau.” (H R Ahmad). (Syaikh Muhammad At-Tamimi, Kitab Tauhid, hal 151). Sedangkan meminta perlindungan kepada Batoro Kolo agar tidak dimangsa dengan upacara ruwatan dan wayangan itu termasuk kemusyrikan yang dilarang dalam Al-Qur’an:

وَلَا تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَ(106)

”Dan janganlah kamu memohon kepada selain Allah, yang tidak dapat memberi manfaat dan tidak pula mendatangkan bahaya kepadamu,jika kamu berbuat (hal itu), maka sesungguhnya kamu, dengan demikian, termasuk orang-orang yang dhalim (musyrik).” (Yunus/ 10:106).

{ إنك إذاً من الظالمين } : أي إنك إذا دعوتها من المشركين الظالمين لأنفسهم .

“…maka sesungguhnya kamu, dengan demikian, termasuk orang-orang yang dhalim (musyrik).” Artinya sesungguhnya kamu apabila mendoa kepada selain-Nya adalah termasuk orang-orang musyrik yang mendhalimi kepada diri-diri mereka sendiri. [1]

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَادَّ لِفَضْلِهِ يُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ(107)

”Dan jika Allah menimpakan kepadamu suatu bahaya, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya selain Dia; sedang jika Allah menghendaki untukmu sesuatu kebaikan, maka tidak ada yang dapat menolak karunia- Nya…”( Yunus: 107).

Kesimpulan:

1. Ruwatan Mendatangkan Dosa Terbesar.
2. Ruwatan itu kepercayaan non Islam berlandaskan cerita wayang. Ruwatan artinya upacara membebaskan ancaman Batoro Kolo, raksasa pemakan manusia, anak Batoro Guru/ raja para dewa. Batoro Kolo adalah raksasa buruk jelmaan dari sperma Batoro Guru yang berceceran di laut, setelah gagal bersenggama dengan permaisurinya, Batari Uma, ketika bercumbu di langit sambil menikmati terang bulan.
Itulah kepercayaan musyrik/ menyekutukan Allah SWT yang berlandaskan cerita wayang penuh takhayyul, khurofat, dan tathoyyur (menganggap sesuatu sebagai alamat sial dsb). Upacara ruwatan itu bermacam-macam:
ada yang dengan mengubur sekujur tubuh selain kepala,
atau menyembunyikan anak/ orang yang diruwat,
ada yang dimandikan dengan air kembang dan sebagainya.
Biasanya ruwatan itu disertai sesaji dan wayangan untuk menghindarkan agar Betoro Kolo tidak memangsa.
3. Ruwatan itu dari segi keyakinannya termasuk tathoyyur, satu jenis kemusyrikan yang sangat dilarang Islam, dosa terbesar. Sedang dari segi upacaranya termasuk menyembah/ memohon perlindungan kepada selain Allah, yaitu ke Betoro Kolo, satu jenis upacara kemusyrikan, dosa terbesar pula. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الطِّيَرَةُ شِرْكٌ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ

“Thiyaroh (tathoyyur) adalah syirik/ menyekutukan Allah, thiyaroh adalah syirik, thiyaroh adalah syirik , (diucapkan) tiga kali. (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan dishahihkan oleh Ibnu Majah dari hadits Ibnu Mas’ud, dari Rasulullah saw).
4. Merasa sial karena sesuatu atau alamat-alamat yang dianggap mendatangkan sial, termasuk perbuatan kemusyrikan. Kata Nabi SAW:

مَنْ رَدَّتْهُ الطِّيَرَةُ عَنْ حَاجَتِهِ فَقَدْ أَشْرَكَ قَالُوا : وَمَا كَفَّارَةُ ذَلِكَ ؟ قَالَ : أَنْ يَقُولَ اللَّهُمَّ لَا خَيْرَ إلَّا خَيْرُك وَلَا طَيْرَ إلَّا طَيْرُك , وَلَا إلَهَ غَيْرُكَ (رواه ِأَحْمَدَ عن عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ. قال الشيخ الألباني : ( صحيح ) انظر حديث رقم : 6264 في صحيح الجامع)

“Barangsiapa yang tidak jadi melakukan keperluannya karena merasa sial, maka ia telah syirik. Maka para sahabat RA bertanya, Lalu bagaimana kafarat dari hal tersebut wahai Rasulullah? Maka jawab Nabi SAW, Katakanlah : Allahumma laa khaira illaa khairaka walaa thiyara illa thiyaraka walaa ilaha ghairaka.” Ya Allah, tidak ada kebaikan kecuali kebaikanMu, dan tidak ada kesialan kecuali kesialan (dari)Mu, dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain-Mu. (HR.Ahmad dari Abdullah bin Umar dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani).
Allah SWT berfirman:

وَلَا تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَ(106)

“Dan janganlah kamu memohon kepada selain Allah, yang tidak dapat memberi manfaat dan tidak dapat pula mendatangkan bahaya kepadamu, jika kamu berbuat (hal itu), maka sesungguhnya kamu, dengan demikian, termasuk orang-orang yang dhalim (musyrik)”. (QS Yunus/ 10:106).
5. Sudah jelas, Al-Qur’an dan Al-Hadits sangat melarang kemusyrikan. Dan bahkan mengancam dengan adzab, baik di dunia maupun di akherat. namun kini kemusyrikan itu justru dinasionalkan. Maka perlu dibisikkan ke telinga-telinga mereka, bahwa sebenarnya lakon mereka tu menghadang/ menantang datangnya adzab dan murka Allah SWT, di dunia maupun di akherat.
Masyarakat pun sebenarnya sudah dijelaskan bahwa ruwatan itu adalah kemusyrikan, di antaranya ada media yang memuat wawancara sebagai berikut:
Ustadz H. Hartono Ahmad Jaiz:
RUWATAN ITU MUSYRIK
Fiqih Quran & Hadist Oleh : Redaksi 14 Aug, 06 - 5:39 pm
Bencana dan musibah yang bertubi-tubi datang merupakan adzab dari Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada bangsa Indonesia. Mengapa ini terjadi? Karena bangsa yang mayoritas muslim ini masih mempraktekkan kemusyrikan dalam kehidupan sehari-hari.
Bentuk kemusyrikan itu di antaranya adalah ruwatan, sedekah bumi, dan larung laut.
Semua ini merupakan bentuk kemusyrikan.
Berikut petikan wawancara Tabloid Jum’at dengan Ustadz Hartono Ahmad Jaiz, seorang pengamat pemikiran Islam dan aliran sesat serta penulis buku produktif.:
Bagaimana pendapat Ustadz soal bencana dan musibah yang bertubi-tubi menimpa bangsa ini?
Pertama-tama yang harus diketahui, Allah Subhanahu wa Ta’ala itu tidak dzalim. Dan Dia tidak suka kepada kedzaliman. Kedzaliman yang paling tidak disukai dan tertinggi adalah kemusyrikan.
Ketika kita sudah tahu seperti itu, yang paling tidak disukai Allah adalah kemusyrikan, tetapi di balik itu Allah tidak dzali; ketika musibah bertubi-tubi menghampiri tanah air Indonesia berarti manusia ini yang dzalim. Kedzaliman yang paling puncak dan paling tidak disukai oleh Allah adalah kemusyrikan.
Nah, mari kita lihat apakah sebenarnya kemusyrikan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia itu. Sangat banyak. Kemusyrikan itu tidak mesti dilakukan oleh orang-orang kafir saja, tetapi juga dilakukan oleh orang Islam sendiri. Mereka menyembah Allah Subhanahu wa Ta’ala tetapi juga meminta pertolongan kepada selain Allah. Ini bentuk kemusyrikannya.
Padahal kalau mereka tahu, kemusyrikan yang mereka lakukan itu sebenarnya bentuk kedzaliman yang paling tinggi dan besar serta sangat tidak disukai oleh Allah.
Kemusyrikan yang dilakukan manusia Indonesia dapat dilihat dengan gencarnya otonomi daerah, pemerintah daerah melalui dinas pariwisata menghidupkan kembali bentuk kemusyrikan yang sebenarnya oleh para ulama sudah diredam.

Seperti apa bentuk kemusyrikan itu?

Misalnya, kemusyrikan yang sudah diredam itu adalah ruwatan. Sebelum tahun 1990- an, kegiatan ruwatan jarang sekali terdengar dan sudah terkubur. Tetapi sejak tahun 2000, terutama pada saat pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, acara ruwatan muncul kembali. Konon menurut informasi yang beredar, Gus Dur pun diruwat oleh seorang paranormal bernama Romo. Bahkan di universitas ternama, seperti Universitas Gajah Mada pun melakukan ritual ruwat yang diberi nama Ruwatan Bangsa.
Hadir dalam acara ritual tersebut Presiden Gus Dur, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Rektor UGM Ichlasul Amal dengan tontonan wayang kulit berlakon Murwokolo dan Sesaji Rojo Suryo oleh Dalang Ki Timbul Hadiprayitno di Balairung UGM, Jum’at malam 18 Agustus 2000.
Di situ berarti, kemusyrikan yang sudah terpendam itu dihidupkan kembali.
Ruwatan itu sebenarnya salah satu bentuk kemusyrikan. Sebab dalam ruwatan tersebut terdapat bentuk perdukunan, klenik, takhayyul, bid’ah, khurafat dan keyakinan- keyakinan sesat lainnya.
Sejak itu dilakukan, maka ruwatan kembali semarak dan dihidup-hidupkan secara nasional. Bahkan saat ini acara semacam itu didukung oleh berbagai instansi pemerintah. Kalau mau tahu lebih banyak bukalah situs-situs di internet. Di sana terlihat beberapa instansi pemerintah mengadakan berbagai ruwatan.
Dengan adanya otonomi daerah maka bermunculan berbagai bentuk kemusyrikan yang dikemas dengan unsur pariwiasata dan budaya.
Selain ruwatan, bentuk kemusyrikan lainnya adalah upacara larung laut. Kegiatan seperti itu sama seperti ruwatan, penuh dengan kemusyrikan. Bahkan pada bulan Juli
2004 lalu di Bantul (selatan Jogjakarta) acara larung laut juga dilakukan oleh para anggota DPRD Bantul hasil pemilu 2004. Sebagai bentuk syukur mereka mengadakan upacara larung laut yang diberi nama dengan Larung Buto ke Laut Kidul. Upacara yang penuh dengan kemusyrikan itu juga diikuti oleh beberapa partai Islam. Mereka menganggap bahwa kesialan harus dibuang ke laut dan meminta berkah kepada Nyai Roro Kidul.
Apa yang dilakukan oleh para anggota dewan itu jelas bentuk kemusyrikan. Bila hal seperti ini terus dilakukan dan dihidupkan kembali, maka tidak mustahil Allah murka dengan berbagai bencana dan musibah atas bangsa ini.
Bentuk kemusyrikan lainnya adalah upacara sedekah bumi yang marak dilakukan di berbagai pelosok desa. Dalam upacara itu juga digelar [b]sesaji untuk arwah leluhur. Ini jelas-jelas bentuk kemusyrikan.
Di samping itu juga marak praktek-prektek perdukunan. Masyarakat negeri ini memang mayoritas Muslim, tapi ada sebagian dari mereka yang senang mengikuti perintah yang diberikan oleh dukun-dukun. Padahal mereka itu muslim, tetapi meminta sesuatu itu melalui dukun bukan langsung kepada Allah. Perdukunan itu juga termasuk bentuk kemusyrikan.

Jadi bencana dan musibah ini adzab Allah?

Ya. Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menurunkan azab kepada kaum yang tidak mengikuti ajaran yang dibawa para Nabi dan Rasul Allah.
Ada yang diazab dengan hujan batu, banjir, gempa dan aneka macam azab lainnya.
Bahkan Bani Israel pun dirubah menjadi monyet dan babi karena mereka melanggar perintah Allah yang disampaikan oleh Nabi Musa Alaihis Salam.
Jadi, musibah dan bencana akhir-akhir ini terjadi merupakan azab dari Allah kepada bangsa ini. Sebab saya melihat banyak masyarakat, terutama umat Islam percaya kepada dukun-dukun, klenik dan jimat-jimat. Bahkan ramai-ramai membesar-besarkan acara ruwatan yang jelas-jelas sangat penuh dengan kemusyrikan.

Ruwatan itu kan sebenarnya upacara adat. Bagaimana tanggapan Ustadz?

Ruwatan itu sebenarnya kepercayaan non-Islam yang berlandaskan cerita wayang.
Ruwatan artinya upacara membebaskan ancaman Batoro Kolo—raksasa pemakan manusia, anak Batoro Guru atau raja para dewa. Batoro Kolo adalah raksasa buruk rupa jelmaan dari sperma Batoro Guru yang berceceran di laut setelah gagal bersenggama dengan permaisurinya, Batari Uma, ketika bercumbu di langit sambil menikmati terang bulan. Makanan Batoro Kolo adalah manusia yang dilahirkan dalam kondisi tertentu, seperti kelahiran yang menurut perhitungan klenik akan mengalami menderita (sukerto), juga yang lahir dalam keadaan tunggal (ontang-anting), kembang sepasang (kembar), sendang apit pancuran (laki, perempuan, laki) dan lain-lain.
Itu kepercayaan musyrik, menyekutukan Allah yang berlandaskan cerita wayang penuh takhayyul, khurofat dan tathoyyur atau menganggap sesuatu sebagai alamat sial dan sebagainya. Biasanya ruwatan disertai dengan sesaji dan wayangan untuk menghindarkan diri agar Botor Kolo tidak memangsa.

Apa yang harus dilakukan umat agar bencana ini tidak terus terjadi?

Hal pertama yang dilakukan adalah menyadarkan umat Islam bahwa bencana dan musibah ini benar-benar azab dari Allah atas maraknya kemusyrikan dan kemaksiatan di tengah-tengah kehidupan mereka. Itu yang harus dilakukan dahulu. Setelah itu, umat harus melakukan tobat nasuha, tobat yang sebenar-benarnya tobat. Masyarakat harus meninggalkan segera hal-hal yang berbau musyrik. Sebab kemusyrikan itu merupakan puncak dari kedzaliman.
Kemudian para ulama harus berani bicara bahwa bencana yang bertubi-tubi ini merupakan adzab dari Allah kepada manusia. Sayangnya para ulama tidak ada yang berani bicara, padahal ayatnya sangat banyak dalam Al-Qur’an.
Para ulama juga harus berani menegur umat dan pemerintah. Sebab pemerintah secara khusus memberikan lampu hijau maraknya kemaksiatan yang ada dalam kehidupan masyarakat. Bahkan pemerintah lewat Dinas Pariwisata dibantu dengan media massa membesar-besarkan upacara adat yang jelas-jelas penuh dengan kemusyrikan. ( maulana, Tabloid Jum’at, Dewan Masjid Indonesia, Jakarta, No. 743 Thn XVII, 9 Rajab/ 4 Agustus 2006, halaman 5)/ sm.
(haji)

Sumber :
(nahimunkar.com)