Jumat, 17 Desember 2010

AL QAEDA

Hari ini Al-Qaeda menjadi sebuah kekuatan yang besar, menarik minat semua kalangan kaum muda Muslim untuk bergabung dan berjuang bersama mereka. Gerakan yang telah menglobal dan bergerak sangat rahasia ini terus menggentarkan setiap Negara dan orang yang menaruh kebencian akan kebangkitan Islam yang pasti akan terwujud sesuai janji Allah SWT dan prediksi Rasulullah SAW tentang akhir zaman.
Dari gunung-gunung Afghanistan hingga ke benua eksotik Afrika, Al-Qaeda memantapkan diri, memecah konsentrasi Amerika dengan perlawan di seluruh dunia. Saat Amerika sedang fokus dengan proyek perang salibnya di Afghanistan dan Iraq, Al-Qaeda melakukan serangan ke jantung-jantung kota di Somalia, india dan kawasan-kawasan yang menjadi boneka salibis-zionis amerika.

Dengan ideology jihad global mereka, Al-Qaeda tidak pernah terlambat dalam merespon setiap jeritan kaum Muslimin yang tertindas, anak-anak yang direnggut kebahagiaannya dan pilu Muslimah dinistakan kehormatannya. Mereka hadir , ada ditengah –tengah kaum muslimin untuk membela dan memperjuangkan hak-hak yang tertindas. Dengan ideology jihad global juga Al-Qaeda telah menyatukan hati-hati yang tercerai-berai karena fanatik golongan, suku dan mahzab. Mereka disatukan oleh rasa kerinduan akan tegaknya khilafah Islamiyah dan syahid dalam memperjuangkan Dien Allah yang suci mulia. Tidak ada lagi sekat diantara mereka, karena kepentingan bersama adalah segala-galanya.

Dengan perjuangan yang ikhlas dan tulus, membuat umat yang rindu akan kebangkitan Islam bertanya-tanya bagaimana bergabung dengan gerakan penuh barokah ini dan mendukung dengan segala kemampuan yang dimiliki. Sebenarnya jawaban ini sangat mudah bagi orang yang jujur kepada iman dan ilmu yang diyakininya.

Al-Qaeda adalah gerakan yang lahir ditengah-tengah kaum Ahlus Sunnah wal jama’ah, maka ideology mereka adalah ideology kaum Ahlus Sunnah wal jama’ah bukan yang lainnya, mendudukan ulama sesuai dengan porsinya dan menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai acuan dalam perbaikan diri, masyarakat dan dunia.

Dalam dakwah mereka,  menyeru kepada tauhid adalah tujuan yang utama Al-Qaeda. Mengajak kepada penyembahan kepada Allah SWT saja dan meninggalkan paham-paham yang merusak aqidah kaum muslimin yang sekarang ini dinamai dengan nama-nama yang indah tapi ditujukan kepada kekafiran. Maka Al-Qaeda sangat menentang keras paham-paham yang tidak bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah seperti demokrasi, komunis dan segala turunan dari kedua hal tersebut yang pada intinya menjerumuskan manusia kepada kehancuran.

Dalam aktivias memperjuangkan Islam, Al-Qaeda menjadikan jihad sebgai sebuah sarana yang paling jitu untuk mengembalikan cahaya Islam kembali, bukan diplomasi kepada kaum kafir yang telah menindas kaum muslimin atau dengan terjun di lembah nista parlemen-parlemen bermanhaj demokrasi yang memberikan ilusi kepada para penganutnya.

Al-Qaeda menjadikan jihad sebagai sebuah sarana dalam meraih kemuliaan cahaya Islam yang telah redup dikarenakan  hari ini kaum kafir telah secara nyata dengan kekuatan senjata mengimpor agama musyrik dan kafir mereka dengan senjata , maka tidak ada pilihan yang lain kecuali dengan mengangkat senjata untuk mempertahankan harga diri kaum muslimin. Hal ini disampaikan oleh Syaikh Usamah bin Ladin – Hafidzahullah- dalam fatwa yang disampaikan dalam Taujih manhajiyyah : “Risalahku kepada kalian ini, khusus untuk mengobarkan semangat jihad dan melanjutkan dorongan untuk berjihad, dalam rangka menghadang konspirasi besar yang telah dirancang dan akan dibangun untuk menghadapi umat kita ini khususnya, dan sebagian di antara fenomenanya telah kita lihat secara gamblang.”

Itulah alasan mengapa Al-Qaeda menjadikan jihad sebagai sarana dalam berjuang dan tentu ada alasan yang lebih penting lagi yaitu menghidupkan kembali kewajiban yang hilang dan dilupakan kaum muslim, jihad fi sabilillah. Jihad bukan kata-kata yang kosong tanpa makna, jihad telah menjadi kata-kata yang menjadikan Islam berkuasa hingga berabad-abad hingga kaum kafir dan munafik mencoba mendistorsi dan menjadikan buruk para penyeru dan aktivis jihad yang berafiliasi dengan Al-Qaeda ( jamaah satu-satunya) yang menjadikan jihad sebagai sarana  dengan julukan-julukan yang buruk seperti yang kita ketahui dan rasakan sampai hari ini.

Maka bagi kaum muslimin dimanapun mereka berada yang ingin bergabung dengan Al-Qaeda dan menjadi bagian dari mereka, harus memenuhi syarat dan criteria diatas, yaitu bertauhid dengan benar dan meninggalkan semua sembahan dan paham yang bertentangan dengan wahyu Allah SWT dan Sunnah Nabi kita yang mulia Muhammad SAW.

Lalu mendukung setiap aktivitas jihad yang membela kehormatan kaum muslimin yang dirampas oleh kaum kafir dan mendukung jihad yang bertujuan untuk menegakkan kalimat Allah SWT, agar Allah saja yang disembah dimuka bumi. Dukungan bisa berupa tenaga, lisan dan tulisan bahkan yang terpenting dari semua itu adalah doa.

Bagi yang belum setuju dengan apa yang dilakukan oleh Al-Qaeda maka hendaklah mencari dengan hati yang jujur di Al-Quran dan Sunnah dan membandingkan dengan apa yang dilakukan oleh Al-Qaeda hari ini. Dan diam adalah lebih utama daripada mencaci yang kita tidak mendapat petunjuk akan hal tersebut.

Itulah sekelumit tentang Al-Qaeda yang diketahui oleh penulis, penulis mencoba adil dalam dalam melihat fenomena Al-Qaeda ini dan bukan berarti penulis adalah bagian dari organisasi Al-Qaeda yang berbarokah itu, sangat jauh penulis dari mereka yang sifatnya digambarkan oleh Alla SWT :

"Hai orang-orang yang beriman, Barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha mengetahui." (Q.S. Al Maidah :54)

Wallahu A'lam bish Showab..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar