Tampilkan postingan dengan label SELEBRITIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SELEBRITIS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Desember 2010

PUTRI INDONESIA, DULU DILARANG SEKARANG JADI BISNIS.. APA KATA BERITA INDONESIA

contes
GAMBAR Pemenang Kontes Anjing,

TAK ADA BEDA DENGAN KONTES PUTRI 

INDONESIA...
Kenapa ? 

karena Hewan ngak berpakaian, bertelanjang, 

tanpa busana, tanpa kepribadian,
maka tak ada beda.. diajang tsb Para Wanita 

tanpa " malu " akan seperti kontestan Anjing

 

Larangan kontes ratu kecantikan tahun 1984 dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wardiman Djojonegoro. Anehnya, di masa setelah jatuhnya Orde Baru, mantan menteri ini justru menjadi pelopor kontes ratu kecantikan yang merusak moral dengan menggelar buka-bukaan aurat wanita sehingga dikecam oleh para tokoh Islam.
Kontes ratu kecantikan di Indonesia dimotori oleh Yayasan Puteri Indonesia sejak tahun 1990-an (setelah berakhirnya Orde Baru) dengan ketua umumnya, Prof. Dr. Dipl. Ing. Wardiman Djojonegoro
Wardiman Djojonegoro (lahir di Pamekasan, Jawa Timur, 22 Juni 1934; umur 75 tahun) adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada tahun 1993 hingga tahun 1998 di bawah pemerintahan Presiden Soeharto dalam Kabinet Pembangunan VI. (http://id.wikipedia.org/wiki/Wardiman_Djojonegoro)
Tentunya Wardiman dalam memelopori pertunujukan umbar aurat wanita itu tidak sendirian. Yang mengagetkan, Yayasan yang bergerak di bidang pamer aurat wanita cantik yang dia pimpin itu dalam susunan Dewan Pengurus Yayasan Puteri Indonesia mencantumkan nama-nama yang selama ini dikenal berkiprah di Muhammadiyah, MUI, NU, dan lainnya, di antaranya adalah:
PENASIHAT
Ibu Khofifah Indar Parawansa
Ibu Dewi Motik Pramono
Bapak Karni Ilyas
Bapak Din Syamsudin
(http://www.puteri-indonesia.com/new/our/)
Memalukan
Para tokoh pemuda dan mahasiswa prihatin adanya kontes ratu kecantikan, dan lebih merasa malu lagi ketika Indonesia mengirimkan wanita untuk ikut kontes ratu-ratuan sejagat, ternyata pakai bikini. Para tokoh pemuda dan mahasiswa tidak rela generasinya dirusak moralnya oleh orang-orang yang memegang kekuasaan ataupun berpengaruh.
Yang lebih memalukan lagi, sikap plintat-plintut yang nyata justru dilakukan oleh orang yang dulunya pernah jadi menteri dan mengeluarkan larangan kontes ratu-ratuan itu. Di zaman Orde Baru yang sering dikecam sebagai orde yang buruk saja dia mengeluarkan keputusan melarang kontes ratu-ratuan, tetapi di zaman kini justru bekas menteri itu jadi ketua umum dari yayasan penyelenggara ratu-ratuan di Indonesia.
Pantas ditengok kembali, seperti dikemukakan Mien Sughandi, Keputusan Pemerintah yang dikeluarkan Mendikbud no 237/U/84 khususnya pasal 4 dan 6 yang melarang kegiatan kontes ratu kecantikan. Mendikbud Wardiman Joyonegoro saat itu bahkan merasa perlu berkonsultasi dengan lima departemen seperti Menneg UPW, Menteri Agama dan Menteri Pariwisata sebelum mengeluarkan larangan tersebut.

Ironisnya, Wardiman sekarang justru menjabat sebagai Ketua Yayasan Putri Indonesia yang notabene pemilik dari franchise Miss Universe. Sebelumnya Ketua Yayasan Putri Indoensia dipegang oleh BRAy Mooryati Soedibyo. (Gatra.com, 29 Maret 2005 16:30)
Di antara kilah penyelenggara umbar aurat wanita itu adalah untuk mengenalkan Indonesia di dunia internasional. Kilah itu mestinya cukup mereka telan, karena sampai sekarang, entah berapa kali mereka mengirimkan wanita ke tingkat internasional, ternyata wanita-wanita luar negeri yang ikut kontes ratu-ratuan sejagat itu tetap belum kenal Indonesia juga. Mereka juga tetap tidak tahu, Indonesia itu negeri yang letaknya di mana ya?
Lagi pula, apa hebatnya kalau orang luar negeri kenal Indonesia lantaran adanya wanita yang diikut sertakan pamer umbar aurat dalam kontes ratu-ratuan itu? Orang primitive yang belum kenal menutup aurat barangkali lebih terhormat.

Sikap pemerintah dalam hal kontes kecantikan sekarang ini jauh lebih buruk dibanding masa lalu. Kalau di masa lalu di dalam negeri saja dilarang diselenggarakan, kini justru dibesar-besarkan, dan kemudian dikirimkan ke tingkat dunia, malahan di sana pakai bikini. Sedang pelopor perusakan moral bangsa dan generasi muda itu justru orang yang dulunya jadi menteri pendidikan dan mengeluarkan keputusan yang melarang kontes ratu kecantikan itu. Kalau seperti itu, ibarat kuda yang menghela pedati, berarti tergantung kusirnya. Di kala kusirnya hati-hati maka tidak akan menerjang jalan-jalan yang terlarang. Sebaliknya ketika kuda itu kusirnya ceroboh maka jalan-jalan terlarang pun diterjang.
Itulah kondisi rusak di negeri ini. Apakah untuk itu para pejuang kemerdekaan sampai memekikkan Allahu Akbar dan berani menumpahkan darah demi mengusir penjajah? Sebagai orang Muslim selaku penduduk mayoritas negeri ini perlu merujuk kepada ajaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau telah memperingatkan dalam haditsnya:
وَرَدَ فِي حَدِيث سَمُرَة عِنْدَ الطَّبَرَانِيِّ , وَحَدِيث أَنَس ” أَنَّ أَمَام الدَّجَّال سُنُونَ خَدَّاعَات يُكَذَّب فِيهَا الصَّادِق وَيُصَدَّق فِيهَا الْكَاذِب وَيُخَوَّن فِيهَا الْأَمِين وَيُؤْتَمَن فِيهَا الْخَائِن وَيَتَكَلَّم فِيهَا الرُّوَيْبِضَة ” الْحَدِيث أَخْرَجَهُ أَحْمَد وَأَبُو يَعْلَى وَالْبَزَّار وَسَنَده جَيِّد , وَمِثْله لِابْنِ مَاجَهْ مِنْ حَدِيث أَبِي هُرَيْرَة وَفِيهِ ” قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَة ؟ قَالَ الرَّجُل التَّافِه يَتَكَلَّم فِي أَمْر الْعَامَّة ” ( فتح الباري).
Telah datang dalam Hadits Samurah menurut At-Thabrani, dan Hadits Anas: Sesungguhnya di depan Dajjal ada tahun-tahun banyak tipuan –di mana saat itu– orang jujur didustakan, pembohong dibenarkan, orang yang amanah dianggap khianat, orang yang khianat dianggap amanah, dan di sana berbicaralah Ruwaibidhoh. (Hadits dikeluarkan oleh Ahmad, Abu Ya’la, Al-Bazzar, dan sanadnya jayyid/ baik). Dan hadits seperti itu oleh Ibnu Majah dari Hadits Abi Hurairah, di dalamnya ada:
” قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَة ؟ قَالَ الرَّجُل التَّافِه يَتَكَلَّم فِي أَمْر الْعَامَّة ”
Nabi Shallallahu alaihi wasallam ditanya, apa itu Ruwaibidhoh? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Orang yang bodoh (tetapi) berbicara mengenai urusan umum. (hadits dikeluarkan oleh Imam Ahmad, Abu Ya’la, dan Al-Bazzar, sanadnya jayyid/ bagus. Dan juga riwayat Ibnu Majah dari Abu Hurairah. Lihat Kitab Fathul Bari, juz 13 halaman 84, shahih menurut Adz-Dzahabi dalam Talkhish ).
Dalam kenyataan, pengkhianat diberi amanat kemudian mengadakan perusakan, dalam hal ini perusakan moral dengan menyelenggarakan kontes ratu kecantikan untuk menggelar dan memamerkan aurat para wanita cantik. Seandainya kondisi manusia yang memegang kekuasaan masih ada sedikit malunya (malu itu adalah bagian dari iman, menurut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), maka segera lah perusak itu dicegah dan dilarang. Tetapi bukan itu tampaknya jalur yang ditempuh. Justru didukung. Sehingga pengkhianat itu tidak merasa sebagai pengkhianat, karena merasa mendapatkan dukungan dari para pengkhianat lain yang bahkan masih duduk dalam kursi kekuasaan.
Pemandangan aneh ini bukan cerita seribu satu malam alias khayalan, tetapi kenyataan. Di saat manusia sudah rusak dan tidak tahu malu, kadang cerita fiksi khayalan justru kalah seru dibanding kenyataan yang betul-betul dilakoni orang.
Untuk meruntut masalah kontes ratu kecantikan yang mengumbar aurat demi syahwat dengan aneka dalih itu, mari kita simak berita-berita berikut ini:
Ratu Kecantikan
Mien Sugandhi Kecam Eksploitasi Tubuh Perempuan
Jakarta, 29 Maret 2005 16:30
Mantan Menteri Negara Urusan Peranan Wanita (UPW) Mien Sugandhi dan sejumlah aktivis perempuan mengecam kegiatan kontes ratu kecantikan yang terlalu banyak menampilkan kemolekan tubuh perempuan, ketimbang memunculkan kiprah kegiatan dan pola pikir wanita.
“Kalau terlalu banyak menonjolkan tubuh perempuan, apa itu bukannya eksploitasi terhadap tubuh perempuan,” kata Mien Sugandhi di Jakarta, Selasa, berkaitan dengan maraknya kontes ratu kecantikan di Tanah Air.
Menurut Mien Sugandhi, kegiatan kontes ratu kecantikan justru membuat perempuan Indonesia menjadi tidak merdeka terhadap keberadaannya sendiri, karena dikhawatirkan mendorong pola pikir hanya untuk menonjolkan kemolekan tubuhnya semata.
Mantan Ketua Umum ormas MKGR itu menilai, kegitan tersebut merendahkan martabat perempuan Indonesia bahkan sebetulnya bertentangan dengan nilai-nilai budaya Indonesia dan agama Islam.
Lebih jauh ia menentang pengiriman perwakilan Indonesia ke arena ratu kecantikan yang terlalu menonjolkan keindahan tubuh semata seperti arena Miss Universe (Ratu Sejagat), karena dalam prosesnya tubuh wanita menjadi penilaian publik.
Sementara itu politisi perempuan dari Partai Persatuan pembangunan Aisyah Amini bernada serupa, keberatan dengan kontes-kontes kecantikan. Ia berpandangan, semestinya yang ditonjolkan adalah pola pikir dan kegiatan perjuangan perempuan Indonesia dalam menuntut persamaan haknya.
Menurutnya, kontes kecantikan dan mempertontonkannya di depan publik serta disebarkan secara luas oleh media bukannya seperti pengukuhan akan posisi perempuan Indonesia yang hanya menjadi objek semata dari hegemoni kaum laki-laki. Itu sama saja tidak menghargai kemampuan perempuan Indonesia yang sesungguhnya.
“Kegiatan itu membuat perempuan Indonesia mudah diperalat untuk tampil cantik tanpa melihat isi otaknya,” katanya.
Tidak punya identitas
Di tempat terpisah Ketua II Partai Rakyat Demokratik, Vivi Widyawati, dengan nada keras mengatakan, kontes kecatikan merupakan salah satu alat yang menjadikan perempuan sebagai komoditas dari industri kosmetika.
“Kontes-kontes kecantikan itu membuat perempuan tidak punya identitas sendiri karena ditentukan oleh publik, bahwa perempuan yang cantik itu seperti ini. bagaiman tidak menjadi ajang komoditas, karena yang dinilai tubuhnya, kepintaran hanya polesan semata,” ujarnya.
Ia juga mengemukakan, kegiatan tersebut menjadikan perempuan tidak memiliki otoritas terhadap tubuhnya, karena tidak sesuai dengan `mainstream` industri komestik. Otak perempuan menjadi tidak penting. Perempuan menjadi obyek yang dinilai seenaknya oleh publik.
“Kalau mau dikaji mendalam, kontes kecantikan tidak mendidik bagi kaum muda. Padahal perempuan muda semestinya dipaksa kreatif. Bukan dengan kontes kecantikan. Perempuan menjadi terpenjara oleh penilaian publik yang kapitalis,” ujarnya,.
Sambil berkelakar dia menyatakan bahwa kontes kecantikan bisa jadi solusi ketika pemerintah tidak mampu memberikan pekerjaan bagi rakyatnya, yang sebagian besar saat ini adalah perempuan.
Ketiganya menyatakan perlunya pemerintah mempertahankan kebijakan yang sudah berlaku yaitu melarang kontes kecantikan yang hanya “menonjolkan hal-hal seksi” semata.
Mien Sugandhi bahkan merujuk pada Keputusan Pemerintah yang dikeluarkan Mendikbud no 237/U/84 khususnya pasal 4 dan 6 yang melarang kegiatan tersebut. Mendikbud Wardiman Joyonegoro saat itu bahkan merasa perlu berkonsultasi dengan lima departemen seperti Menneg UPW, Menteri Agama dan Menteri Pariwisata sebelum mengeluarkan larangan tersebut.
Ironisnya, Wardiman sekarang justru menjabat sebagai Ketua Yayasan Putri Indonesia yang notabene pemilik dari franchise Miss Universe. Sebelumnya Ketua Yayasan Putri Indoensia dipegang oleh BRAy Mooryati Soedibyo.
Mooryati Soedibyo sendiri nampaknya tetap “ngotot” membela kegiatan Miss Universe di Indonesia. Menurut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jakarta periode 2004-2009 itu, pemerintah tidak perlu memiliki pola pikir seperti di zaman Orde Baru yang menentang kontes Ratu Sejagat.[TMA, Ant]
Meskipun kontes ratu kecantikan sudah diprotes sejak lama, namun justru wardiman dan konco-konconya semakin berani untuk menampilkan wanita, bahkan pakai bikini di tingkat internasional. Para pemuda pun menyampaikan keprihatinannya sebegai berikut:
Kamis, 20/08/2009 12:11 WIB
FSLDK Prihatin Putri Indonesia Pakai Bikini
Pengirim: Fanni Okviasanti - detikSurabaya

Surabaya - Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) menyesalkan pemberitaan mengenai perwakilan Indonesia Zivanna Letisha dalam ajang Miss Universe yang menggunakan swim suit. Yang disesalkan tidak ada satupun yang mengecam pemberitaan itu.
Bahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta menyatakan bahwa sesi pemakaian swim suit dalam ajang Miss Universe hanya bagian kecil dari rangkaian kontes ratu sejagat yang diselenggarakan di Kepulauan Bahama itu. Ketua Jaringan Muslimah Nasional FSLDK Fanni Okviasanti mengatakan seharusnya nuansa kemerdekaan dan hal-hal yang bisa membangkitkan kembali kebanggaan sebagai bangsa Indonesia yang diberitakan.
“Merdeka bukan berarti hanya bebas dari belenggu penjajah, tapi juga bebas dari segala infiltrasi pemikiran-pemikiran asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa,” tandasnya dalam rilis yang dikirim ke detiksurabaya.com, Kamis (20/8/2009).
Fanni menyatakan bahwa keikutsertaan Indonesia di ajang Miss Universe bukanlah satu-satunya jalan untuk membuat bangga sebagai bangsa. Apalagi hal tersebut dapat menurunkan kehormatan perempuan.
“Bangsa kita dulu dihormati dan memiliki bargaining position yang penting di dunia internasional karena keluhuran budi. Bukan dengan keikutsertaan dalam ajang internasional yang kontroversial dan memuat unsur yang keluar dari kepribadian luhur bangsa Indonesia,” kata dia.
Sebentar lagi umat Islam menunaikan ibadah puasa dia mengimbau kepada media untuk tidak memajang pemberitaan Miss Universe dengan memasang foto-foto dalam busana swim suit.
“Kami menghormati kebebasan pers untuk membuat pemberitaan tentang apapun. Jika memang ingin memuat pemberitaan tentang Miss Universe, ekspose hal positif dari ajang itu,” imbuhnya.
Dia juga meminta pemerintah tegas dalam regulasi pelaksanaan UU Pornoaksi dan Pornografi berhubungan dengan pemberitaan Miss Universe yang mengenakan swimsuit.
“Kami mengharapkan pemerintah dan pihak-pihak terkait lebih tegas dalam tindak hukum dan pelaksanaan UU Pornoaksi dan Pornografi,” pungkasnya. (fanni_kaoru@yahoo.co.id)(wln/wln)
sumber:
http://surabaya.detik.com/read/2009/08/20/121144/1186276/468/fsldk-prihatin-putri-indonesia-pakai-bikini

Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin, tercantum sebagai penasehat Yayasan Putri Indonesia, penyelenggara kontes ratu kecantikan, dan juga pengirim ke tingkat sejagat. Sementara itu para pemuda Muhammadiyah prihatin. Beritanya sebagai berikut:

Pemuda Muhammadiyah Prihatin Bikini Putri Indonesia

21 Agustus 2009 | 13:21 wib | Nasional

Medan, CyberNews. Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara (Sumut) menyatakan prihatin atas penampilan Putri Indonesia, Zivanna Letisha Siregar dengan pakaian bikini di ajang Miss Universe.
Bikini Putri Indonesia itu jauh dari nilai budaya dan tidak mencerminkan kepribadian Bangsa Indonesia, kata Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut, Anang Anas Azhar didampingi Sekretaris, Hasat Efendi Samosir,kepada ANTARA di Medan, Jumat.
Menurut dia, Putri Indonesia harusnya bisa menampilkan kreasi yang lebih menonjolkan cita rasa budaya dan nilai-nilai kepribadian masyarakat Indonesia. Itu akan jauh lebih terhormat ketimbang ikut budaya dan nilai budaya luar.
Masyarakat Internasional lanjut Anang, akan cukup memahami jika Putri Indonesia tidak mengenakan bikini. Bisa jadi Putri Indonesia lebih mencuri perhatian karena mampu menunjukkan identitas dan kepribadian Bangsa Indonesia sesungguhnya.
Pemuda Muhammadiyah Sumut jelas dia, juga menyesalkan siaran televisi yang menyajikan secara vulgar, penampilan Putri Indonesia dengan bikininya saat melenggok di depan juri Miss Universe. Tayangan itu merupakan pendidikan yang buruk bagi remaja dan generasi muda umumnya.

Harusnya siaran berita bikini Putri Indonesia itu tidak ditayangkan setiap saat sehingga memungkinkan ditonton semua kalangan. Pengelola televisi diharapkan lebih arif dan selektif sehingga tayangan yang seharusnya hanya untuk konsumsi dewasa tidak dinikmati anak-anak dan remaja, katanya.
Untuk ke depan, Pemuda Muhammadiyah Sumut berharap, pemerintah lebih selektif saat mengirimkan utusan ke kegiatan pemilihan ratu sejagad. Putri Indonesia jangan lagi tampil berbikini, tapi pakaian yang benar-benar sesuai dengan kepribadian dan nilai-nilai masyarakat Indonesia.
Menurut Anang, pengiriman Putri Indonesia ke ajang Miss Universe harus benar-benar dikembalikan kepada tujuannya untuk mempromosikan dan memperkenalkan kekayaan budaya dan nilai-nilai masyarakat Indonesia. Bangsa Indonesia harus percaya diri menunjukkan kekayaan dan keragaman budaya yang dimilikinya.
Tapi yang jelas, bikini bukan bagian dari kekayaan budaya bahkan bertentangan dengan nilai adat dan sopan santun masyarakat Timur, katanya.
Sebelumnya, pengamat sosial di Medan, Arifin Siregar mengatakan, wajar terjadi kontroversi di tengah masyarakat karena tidak semua menerima nilai-nilai Barat.
Untuk itu menurut dia, pemerintah harus mengkaji ulang tujuan pengiriman Putri Indonesia ke ajang ratu sejagad. Kalau tetap ngotot mengirimkan utusan ke ajang Miss Universe, harusnya dijelaskan kepada masyarakat sehingga tak mengundang kontroversi, katanya.
( Ant / CN13 )

Pemerintah Lebih Mendukung Suara Pro Miss Universe

Saturday, 29 August 2009 11:20
Pemerintah beralasan, pengiriman Miss Universe dinilai bermanfaat mempromosikan pariwisata dan kebudayaan
Hidayatullah.com—Diamnya pemerintah terhadap polemik Miss Universe karena pemerintah lebih mendengar kelompok pro pengiriman Miss Universe. Pernyataan ini disampaikan Azimah Subagio, Ketua Masyarakat Tolak Pornografi (MTP).
Menurut Azimah, pemerintah beralasan, pengiriman Miss Universe dinilai bermanfaat sebagai tempat mempromosikan pariwisata dan kebudayaan. Itu sebabnya, meski kelompok yang kontra sering melayangkan surat keberatan dan demo di jalanan, tetap saja pemerintah mengizinkannya.
”Kelihatannya pemerintah lebih memperhatikan suara yang lebih banyak,” jelas perempuan mantan aktivis Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini.
Seharusnya, kata Azima, pemerintah harus melihat dari sisi mudaratnya. ”Saya kira Miss Universe lebih banyak membawa mudaratnya daripada manfaatnya,” tambah Azima.
Sementara itu, Nashrullah, Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PBPII), mengatakan, alasan yang menyebutkan Miss Universe bermanfaat sebagai wadah promosi pariwisata dan kebudayaan Indonesia, merupakan alasan yang mengada-ada.
Padahal, menurut Nashrullah, meski setiap tahunnya mengutus wakilnya, kondisi pariwisata Indonesia tetap terpuruk.
”Kalau tujuannya memang untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia, kenapa mesti ikut kontes macam begituan? Masih banyak jalan untuk meningkatkan pariwisata kita,” jelas Mahasiswa Psikologi Universitas Islam Azzahra, Jakarta ini.
Nashrullah menilai, tidak berkembangnya pariwisata disebabkan pada rawannya keamanan di Indonesia.
”Untuk itu perlu digencarkan iklan pariwisata dan perbaikan keamanan,” tambahnya.
Untuk keluar dari kemelut  seputar Miss Universe ini, PII, MTP,  dan ormas-ormas Islam lainnya, harus menempuh jalur lain. ”Intervensi kebijakan saya kira lebih efektif keluar dari persoalan pro-kontra ini,” usul Nashrullah.
Ia mengharapkan, ormas-ormas Islam intens melakukan audiensi ke parlemen dan pihak-pihak lain dalam membahas masalah ini.
Padahal, menurut Azimah, berbikini ala Miss Universe,  masuk kategori soft porn. ”Dalam UU Pornografi diatur masalah itu, tapi saat ini belum ada Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur lebih detil. Saya berharap segera diterbitkan PP,” harap Azimah.
Generasi muda yang secara fisik lebih dahsyat syahwatnya saja masih mampu berfikir untuk menjaga moral bangsa agar tidak rusak. Lha kok para seniornya yang mestinya sudah berkurang syahwatnya, dan sudah bau tanah (sebentar lagi mau mati, suatu ungkapan tak suka kepada orang berumur tua tetapi masih bertingkah atau berpikiran buruk) malah lebih bernafsu dalam merusak moral bangsa. Betapa murkanya Allah Subhanahu wa Ta’ala apabila mereka tidak menyadari dosa-dosanya dan kembali ke jalan yang diridhoi-Nya. (Redaksi nahimunkar.com).

PUTRI INDONESIA " DIMATA IBU KANDUNG " ADALAH ANAK DURHAKA

Ibunda Sebut Qory Sandioriva Anak Durhaka

  

ORANG TUA QORY


Detail Berita
Qory Sandioriva.

HEBATNYA HASIL PEMILIHAN PUTRI INDONESIA YANG KATANYA ?
UNGGUL DI SEGALA SEGI TERNYATA
HANYA ANAK DURHAKA,
PEMILIHAN ATAU KONTESTAN YANG HANYA SEBAGAI AJANG 
EXPLOITASI DAN PERDAGANGAN TUBUH WANITA
MENIRU BUDAYA BARAT YANG BOBROK
" INDONESIA SEKARANG TANPA KEPRIBADIAN "
DUTA PARIWISATA APAAN ?
Para Orangtua harus STOP Anak mereka yang akan ikut
Ajang atau Kontes sejenis...
KALAUPUN ADA PEMILIHAN
BIBIT UNGGUL/PELAJAR VERSI INDONESIA, 
JANGAN DIKAITKAN DENGAN
AJANG MISS UNIVERSE DAN SEJENIS..
YANG HANYA DOMINAN EXPLOITASI TUBUH
DULU DILARANG...
 " SEKARANG DENGAN UANG SEMUA BUNGKAM "

JAKARTA - Apa kabar Qory Sandioriva setelah melepas mahkota Puteri Indonesia 2009?
Ternyata, perseteruan dengan ibu kandungnya sendiri, Fariawaty, belum juga usai.

Bahkan ibunya menyebut mahasiswa tahun pertama Jurusan Sastra Prancis Universitas Indonesia ini sebagai anak durhaka.

“Dia sudah jadi orang sombong, dia anak durhaka, dan saya tidak pernah menyangka,” ucapnya ketus saat dihubungi wartawan lewat telepon, Kamis (9/12/2010).

Fariawaty belum mendapat kabar keberadaan putrinya tersebut. Sejak selesai tugas sebagai Puteri Indonesia, Qory malah semakin jauh dari keluarga.

“Saya belum dapat keberadaan dia sampai saat ini, tinggal di mana saya enggak tahu. Saya pasrah saja,” tandasnya.

Perseteruan Qory dan ibunda mulai terkuak sejak kepulangannya dari ajang Miss Universe 2010.
Fariawaty menggelar jumpa pers untuk memperjuangkan diri bertemu dengan Qory.

Sejak pulang dari Las Vegas, Amerika Serikat, Qory tidak pernah menghubungi orangtuanya lagi. Menurut kedua orangtuanya, Qory terkena guna-guna oleh seseorang berinisial R.

Ibunda Qory, Fariawaty mengatakan terakhir bertemu Qory sewaktu mengantar ke bandara sebelum mengikuti ajang Miss Universe, Jumat, 6 Agustus 2010. Menurutnya, perubahan Qory sebenarnya sudah disadari ibunda sejak anaknya tersebut belum menyandang gelar Puteri Indonesia 2009.

Sumber : Yahoo News

RIWAYAT PERILAKU SANG PUTRI :

Karena sering melakukan semedi dan bakar dupa yang diduga mengamalkan ilmu fengsui, orang tua Qory Sandioriva berencana meruqyahkan anaknya. Kejadian ini berawal dari gunjang-ganjing keluarga mereka yang diduga Qory kena guna-guna dari lelaki berinisial 'R' yang berprofesi sebagai paranormal.
Awal pertemuannya dengan R tanpa disengaja dan kedua ibu anak itu tidak pernah kenal. Pada saat Fariyawati menjemput Qory pulang sekolah (SMA), Qory yang bermaksud makan dan ibu nya hendak ke salon, mereka didatangi oleh seorang pria.
..."Si R langsung bilang ke saya, "anak kamu kalau nggak saya beresin bisa gila. "Apa maksud kamu, kamu hati-hati ya ngomongnya, kalau nggak saya akan kejar kamu sampai liang lahat"...
"Si R langsung bilang ke saya, "anak kamu kalau nggak saya beresin bisa gila. "Apa maksud kamu, kamu hati-hati ya ngomongnya, kalau nggak saya akan kejar kamu sampai liang lahat. Terus saya jadi prihatin melihat Qory," jelas Fariyawati di bilangan Pondok Indah, Senin (6/9/2010).

Qory berjanji tidak akan pernah bertemu lagi dengan si R. Suatu hari waktu Qory di rawat di rumah sakit, sang ibu menemukan SMS. Isinya merupakan perintah yang diberikan untuk Qory.

"Saya melihat SMS masuk, namanya dari mister R berubah namanya menjadi mister Vino. Di SMS itu Qory suruh melepas burung pipit. Awalnya saya diam saja, tapi kelamaan Qory telah berubah dan dia terus mengikuti perintah si R," beber Fariyawati.

Kedekatan Qory bukan hal yang lazim. Perilaku seorang anak, 1 kali 24 jam selalu mengikuti petunjuk mister R. Bahkan setelah pulang dari ajang Miss Universe, kontestan yang mewakili Indonesia tersebut belum bertemu dengan kedua orangtuanya.
Sering Semedi dan Bakar Dupa
Tingkah laku Qory Sandioriva makin aneh sejak berkenalan dengan R (inisial) yang diduga menyantet dan memberikan ilmu guna-guna pada anak pasangan Dicky Jatmika Ustama dan Fariyawati.

Orangtua Qory terakhir bertemu tanggal 6 Agustus 2010 ketika mau berangkat ke Las Vegas mengikuti Miss Universe mewakili Indonesia, satu satunya.

Pulang dari Las Vegas pun, Qory hanya pulang ke rumah orang tuanya mengambil pakaian kemudian pergi ke apartemennya di Rasuna Said. Hingga kini anak dan orangtua itu tak pernah ketemu lagi.
..."Qory sering diperintah oleh R. Suruh melepaskan belut dan kura-kura, dilepas di sungai yang berjalan. Suruh melepas burung pipit. Dia juga sering membakar dupa dan bersemedi" ucapnya"...
"Qory sering diperintah oleh R. Suruh melepaskan belut dan kura-kura, dilepas di sungai yang berjalan. Suruh melepas burung pipit. Dia juga sering membakar dupa dan bersemedi" ucap ibu dari Qory Sandioriva, di bilangan Pondok Indah, Senin (6/9/2010).

Sejak ada banyak perintah dari R, sang ibu selalu melarangnya untuk berhubungan dengannya. Namun Qory marah, membuat keretakan hubungan antara anak dengan orangtua.

"Qory jarang angkat telepon, kalau ada keperluan saja dia ngangkat telepon. Dia marah kalau saya kasih tahu jangan berhubungan dengan si R" papar ibu dari Puteri Indonesia 2009.

Orangtuanya ingin segera Qory Sandioriva terbebas dari pengaruh ilmu sesat itu.  Karena sejak mengikuti "perintah" si R itu tingkah laku Qory seperti bukan lagi anak yang nurut. Tidak sopan, tidak mengikuti apa kata mamanya dan jarang melakukan shalat walau sudah disiapkan sajadah oleh ibundanya.

Pernah suatu ketika Fariyawati menemukan tasnya R ternyata berisi jimat jimat yang sering dikasihkan ke Qory anak kesayangannya itu. Kini Qory Sandioriva masih duduk di semester III Fakultas Sastra jurusan Sastra Perancis UI.
Berubah Drastis, Qory Akan Dirukyah
Rupanya kekhawatiran Fariyawati ibunda Qory Sandioriva tidak main-main terkait perubahan sikap anaknya yang terasa aneh. Putri Indonesia 2009 itu sering semedi dan membakar dupa serta tidak mau mendengarkan saran orangtuanya.

Yang diikuti hanya perintah si R saja tanpa mempedulikan kepedihan hati orangtuanya. Perubahan sikap ini dinilai oleh orangtuanya sabagai hal yang tidak wajar. Semua perintah R seperti menghipnosisnya sehingga dilakukan dengan semangat. Sedangkan nasihat orangtuanya sama sekali tidak diindahkan Qory.
..."Saya punya prinsip agama, bukannya nggak mau menjemput dia. Saya akan mencoba rukiah. Dia sudah melarang untuk tidak mengajak saya ke dukun"...
Bahkan Qory Sandioriva yang dulu sangat santun dan hormat kini sudah berani memaki ayah dan ibundanya melalui telepon.  Atas semua perbuahan itu, orangtuanya akan merukiah (dibersihkan jiwanya dari gangguan guna-guna) dengan metode agama Islam.

"Qory waktu itu pernah menelepon papinya. Jangan campuri kehidupan saya. Itu hak saya. Hati orangtua mana yang tidak miris mendengar perkataan itu," keluh ibunda Qory, Fariyawati sambil menangis di depan para wartawan di Padepokan Ustad Cilik (Ucil)  Jalan Pinang Mas I, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (6/9/2010) malam.

Walaupun Qory bersikap seperti itu, kedua orangtuanya masih berusaha sabar dalam menghadapinya. Kini Qory tinggal tidak bersama kedua orangtuanya, melainkan di apartemennya di bilangan Rasuna Said.

"Saya sampai sekarang masih kasih keperluan-keperluan dia, uang jajannya juga sudah. Dia pernah pulang ke rumah tapi hanya ambil barang-barangnya saja. Tidak pernah ketemu bagaimana bisa tegur sapa," papar Fariyawati tampak khawatir.

Sang ibu pernah berusaha untuk mendekati Qory dengan mengunjunginya di apartemen Rasuna Said. Namun usahanya sia-sia. Sekarang kedua orangtuanya hanya menunggu perubahan sikap Qory.

"Saya punya prinsip agama, bukannya nggak mau menjemput dia. Saya akan mencoba rukiah. Dia sudah melarang untuk tidak mengajak saya ke dukun. Padahal ini rukiah, anak ini sangat labil jadi harus saya ajarkan sekarang. Sekarang saya menunggu perubahan sikapnya," jelas Fariyawati.


BERITA TEKAIT LAIN :

Qory 'Puteri Indonesia' Gedor Syariat Aceh?
Headline
Kemenangan Qory Sandioriva asal Aceh dalam kontes kecantikan Pemilihan Puteri Indonesia 2009 mengejutkan banyak pihak. Sebab dalam menggapai kemenangan kontes itu, Qory menaggalkan atribut seperti jilbab yang selama ini identik dengan perempuan Aceh.
Jakarta Kemenangan Qory Sandioriva asal Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dalam kontes kecantikan Pemilihan Puteri Indonesia 2009 mengejutkan banyak pihak. Sebab dalam menggapai kemenangan kontes itu, Qory menaggalkan atribut seperti jilbab yang selama ini identik dengan perempuan Aceh. Inikah simbol perlawanan perempuan Aceh terhadap Perda Syariat Islam di NAD?

Qory memang hadir berbeda dengan delegasi dari Aceh dalam kontes serupa di tahun-tahun sebelumnya. Aceh memang tak pernah absen mengirimkan delegasinya dalam kontes kecantikan itu. Namun, perempuan Aceh yang dikirim dalam kontes kecantikan tak pernah absen dengan atibut khas Aceh, yakitu jilbab dan busana muslimah. Qory hadir berbeda, atribut itu ia tanggalkan.
Meski demikian, Qory cukup sadar dengan pilihannya menanggalkan atribut muslimah yang dikenakan mayoritas perempuan Aceh itu. Ia mengaku telah mengantongi izin dari orang tua dan pemerintah daerah NAD.
"Saya menanggalkan jilbab saya dengan izin dari Pemda Aceh. Semoga keputusan saya bisa diterima," ujarnya saat menjawab pertanyaan host acara malam final Puteri Indonesia 2009 Charles Bonar Sirait.
Meski jawaban itu dibantah sendiri oleh Qory yang mengaku sebenarnya, sehari-hari ia tak mengenakan jilbab. "Saya sebenarnya memang dari awal sehari-hari tidak mengenakan jilbab," jelasnya.
Terlepas dari hal itu, konsekwensi atas kemenangan itu pula, Qory juga dapat dipastikan mengikuti kontes ratu sejagad tahun depan. Seperti sebelumnya, kontes ratu sejagad ini selalu menimbulkan kontroversi di Tanah Air, karena peserta harus melakukan sesi pemotretan dengan busana swim suit alias bikini.
Kemenangan Qory jelas menimbulkan polemik. Pihak yang selama ini kontra dengan penerapan syariat Islam di Aceh, menyambut positif kemenangan Qory dalam kontes kecantikan ini. Apalagi tak selang lama sebelum pemilihan kontes kecantikan ini, pada 14 September lalu, DPR Aceh telah mengesahkan Qanun Jinayat (Perda Pidana Islam) di bumi Serambi Mekkah.
Sementara kalangan ulama Aceh bereaksi keras atas kemenangan Qory dalam kontes kecantikan tersebut. Qory dinilai bukanlah representasi perempuan Aceh dan tidak berhak mengatasnamakan Aceh.
"Qory bukan cerminan putri Aceh. Untuk itu, ia tidak berhak mengatasnamakan rakyat Aceh. Ini sangat kita sesalkan," kata Sekretaris Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tengku Faisal Aly di Banda Aceh, Sabtu (10/10).
Faisal menegaskan, Qory berhak mengikuti kontes kecantikan tersebut. Meski Qory tidak berhak mengatasnamakan putri Aceh karena tidak mencerminkan budaya Aceh yang Islami. "Qory boleh saja mengikuti pemilihan Putri Indonesia. Itu hak dia. Tapi untuk menobatkan sebagai putri Aceh tidak bisa, karena dia tidak bisa menjaga sifat-sifat budaya Aceh yang Islami," ujarnya.
Sementara Antroplog Universitas Malikus Shalih Lhoksuemawe Teuku Kemal Fasya tidak ada korelasi kemenangan kandidat dari Aceh dengan penerapan syariat Islam di Aceh. "Itu kontes tentang pemilihan perempuan terkait dengan dengan penampilan fisik dan wawasan tertentu yang berhubungan dengan dunia wanita, dan saya tidak menganggap kemenangan ini menjadi pesan ideologis tertentu atas perempuan Aceh," ujarnya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (11/10).
Lebih lanjut anggota Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Forum Mahasiswa Syariah se-Indonesia (Formasi) ini menegaskan, tidak perlu ditanggapi secara reaktif oleh pemuka agama Islam merespons kemenangan Qory yang asal NAD dengan tidak mengenakan jilbab. "Itu adalah pilihan-pilihan personal dari si perempuan, dan bukan representasi dari perempuan Aceh," cetusnya.
Ia yang menyebut, kemenangan Qory menjadi kebanggan sesaat dan dangkal bagi masyarakat Aceh. Kemal berharap, kemenangan Qory jangan dibesar-besarkan dan jangan didramatisasi secara berlebihan oleh masyarakat Aceh. "Jangan terlalu didramatisasi dan jangan terlalu dibesar-besarkan," cetus alumnus IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Jumat, 03 Desember 2010

HARRY POTTER NGAK ADA APA-APANYA !!!

Muhammad Al Fatih 
eramuslim - Antrian panjang muda-mudi pada loket-loket penjualan tiket hari pertama pemutaran film ”The Lord of the Rings” atau pada peluncuran buku ”Harry Potter” adalah pemandangan keseharian di negeri-negeri Barat. Fenomena yang sama terjadi juga di negeri kita, seperti yang baru-baru ini dimuat di berita photo detik.com. Mereka yang sebagian besar adalah muda-mudi, termasuk yang ”berjilbab”, ada dalam antrian panjang untuk membeli buku Harry Potter Jilid V yang harganya Rp.140.000. Uang sejumlah itu bukanlah sedikit untuk masyarakat kita umumnya.
Masih ingatkah kita kisah seorang anak SD yang mencoba mengakhiri hidupnya gara-gara malu karena tidak bisa membayar uang untuk kegiatan sekolah yang besarnya hanya   Rp. 2500.
Harry Potter ... hampir semua remaja, bahkan dewasa, begitu mengenalnya. Bukunya laris manis bak kacang goreng. Film-film-nya sangat ditunggu-tunggu. Asesorisnya menjadi bahan koleksi para penggemarnya. Mereka hafal secara detil petualangan tokoh yang bernama Harry Potter ini. Bahkan pernah dilaporkan di majalah Time, kacamata model Harry Poter, sangat digandrungi oleh anak-anak dan remaja di Inggris, dan saya yakin juga di negara-negara lain, termasuk negara kita. Believe it or not, bahkan ada sebuah keluarga yang memberi nama anaknya yang baru lahir Harry Potter .... karena begitu kagumnya terhadap tohoh yang satu ini. Sedikit, bahkan bisa dikatakan hampir tidak ada, remaja kita yang tidak kenal dengan nama Harry Potter. Dan yang sedikit ini umumnya dikategorikan sebagai kuno, tidak gaul, dan ketinggalan zaman.

”...saya berkewajiban menemani dia membeli buku”,ujar seorang Profesor yang juga ketua salah satu komisi di DPR. Meski hanya fiksi, penulis buku Harry Potter sering menyisipkan falsafah hidup yang dapat membuat anak-anak lebih bijak, demikian alasan sang Profesor seperti yang ditulis di detikhot.com.

Kalau alasannya untuk mencari falsafah hidup, tidak cukupkah Islam sebagai minhaaj al-hayaah (pedoman hidup) memberikan itu semua? Bila kemudian alasannya agar bisa menjadi manusia yang lebih bijak dan berakhlak, lantas apa arti hadist Rasulullah SAW ”Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang manusia”. Tidak cukupkah itu semua, sehingga kita mesti mengambilnya dari sumber-sumber lain, yang belum tentu sejalan dengan tuntunan Islam.

Muhammad Al-Fatih .... siapakah dia? Jika pertanyaan ini diajukan ke 1000 remaja muslim, mungkin hanya 1 diantaranya yang tahu jawabannya. Dialah pemuda muslim yang dalam usia 23 tahun berhasil memimpin penaklukan konstantinopel (sekarang bernama Istambul), yang merupakan pusat peradaban barat di abad pertengahan [1]. Sang pemuda ini berhasil mengambil alih konstantinopel dari tangan kerajaan Bizantium yang merupakan kelanjutan dari Roman Empire dan telah menguasai Konstantinopel lebih dari 10 abad [2].

Remaja Muslim sekarang lebih kenal dengan tokoh Harry Potter, ketimbang tokoh Muhammad Al-Fatih. Mahasiswa-mahasiswa muslim di negeri ini lebih mengenal dan mengagumi sosok Einstein, Louis Pasteur dan Aristoteles ketimbang sosok Khwarizmi si-penemu sistem aljabar dalam dunia matematika [2,3], Ibn Sina (Avicenna) yang telah menulis buku ”The Canon” yang telah menjadi buku rujukan utama di dunia kedokteran Eropa selama lebih dari 5 abad dan Ibu Rushd (Averroes) yang fikiran-fikirannya telah mempengaruhi filsuf-filsuf terkenal Eropa seperti Roger Bacon [2], padahal ilmuawan-ilmuawan muslim ini sangat dikenal di dunia barat.

Begitulah nasib muslim di negeri ini yang terkadang lebih ’kebarat-baratan’ daripada orang-orang barat sendiri. Lihatlah buku-buku yang terpajang di rak dinding ruang tamu kita, berapa banyak dari buku-buku tersebut yang merupakan kitab tafsir, fiqh sunah dan buku-buku kisah para sahabat, lalu bandingkan dengan koleksi buku-buku semacam Harry Potter ... Bila tangan kita dengan mudahnya meraih lembaran-lembaran 50 atau 100 ribuan di dompet untuk membeli buku semacam Harry Potter, buku-buku komputer terbaru, buku-buku manajemen dan psikologi modern, sementara hanya lembaran uang ribuan atau bahkan koin recehan yang keluar dari saku kita guna membeli buku-buku Islam, menyumbang kegiatan keislaman, dan mengisi kotak amal di masjid-masjid. Waktu yang kita gunakan untuk kegiatan-kegiatan keislaman pun biasanya waktu-waktu sisa, saat kita sudah letih dan tak mampu lagi berfikir jernih. Terlalu naif rasanya bila kemudian kita masih bertanya mengapa umat (Islam) ini menjadi umat yang terbelakang, umat sisa, umat yang menjadi bulan-bulanan umat-umat yang lain.

Negeri batu cadas, Swedia,
11 Desember 2004
abuWafi@hotmail.com


Publikasi: 13/01/2004 09:31 WIB


Minggu, 28 November 2010

Mengenal Penyakit Herpes Genitalis

Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin, kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks.

Penyebab

Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual, sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin, kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri, tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid).
Gejala
Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Gejala awal biasanya berupa gatal, kesemutann dan sakit. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil, yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng.
Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri, lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan.
Pada pria, lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis, termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Pada wanita, lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus, maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum.
Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV), luka herpes bisa sangat berat, menyebar ke bagian tubuh lainnya, menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir.
Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya, karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit.
HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya, sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat.
Diagnosa
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Untuk memperkuat diagnosa, diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus.
Pengobatan
Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis, tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin, biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala.
Asiklovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes.
Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini.

PENCEGAHAN : HIDUP BENAR DENGAN MENGIKUTI TUNTUTAN SYARI'AT AGAMA

Kamis, 25 November 2010

Pria Dengan Janggut Lebih Disukai Wanita

img

Jakarta - Jika biasanya wanita menyukai pria yang bersih dan rapi. Hasil penelitian terbaru mengungkapkan hal yang berbeda, wanita lebih menyukai pria yang tidak menyukur janggutnya.

Seperti yang dikutip dari Telegraph, sebuah penelitian dilakukan terhadap wanita berusia 18 hingga 44 tahun. Mereka semua diperlihatkan 15 gambar pria yang memiliki janggut dengan beberapa tingkatan. Ada yang dagunya mulus tanpa bulu, sedikit janggut hingga yang memiliki janggut lebat.

Wanita-wanita tadi kemudian diharuskan untuk memilih, pria-pria mana yang menurut mereka dewasa, romantis, agresif dan serius dalam berhubungan cinta.

Hasil yang ditemukan oleh penelitian tersebut cukup mengejutkan. Mayoritas dari wanita-wanita tadi memilih pria-pria yang memiliki janggut ketika menjawab pertanyaan yang diajukan.

Wanita-wanita tersebut juga menganggap pria yang jarang bercukur memiliki daya tarik tersendiri. Pada akhirnya mereka lebih memilih pria-pria berjanggut sebagai pasangan hidup mereka.

Apakah Anda sependapat dengan hasil penelitian ini?

Minggu, 21 November 2010

DENSUS 88

Densus 88 AT Anti Terror dan Pelindung Koruptor

Densus 88 AT, Densus 88 Anti Teror adalah team khusus bayaran Amerika untuk memberangus "teroris" yang umumya berjenggot... Densus/Polri selalu curiga ama orang orang yang berjenggot...

Densus 88 AT


Densus 88 AT atau Datasemen Khusus 88 AT merupakan pasukan elit Mabes Polri yang bertugas menanggulangi terorisme dan penegakan hukum domestik Indonesia. Dianggotai kurang lebih 400 personil, densus 88 terdiri dari para ahli investigasi, tim gegana dan penembak jitu diharapkan mampu meredam terorisme yang kian marak menghantui kehidupan di Indonesia sehingga melunturkan kepercayaan dunia luar terhadap keamanan dan stabilitas negara. Semua yang berbau "teroris" akan di berangus oleh team ini terutama orang-orang yang berjenggot dan memakai gamis dan pernah berjihad di konflik ambon maupun poso, memang sejatinya team ini di bentuk dan di biayai oleh Amerika untuk memberangus musuh musuh Islamnya karena Amerika dan Bos nya Amerika yaitu Israel takut akan kebangkitan Islam terutama kaum mujahidin yang terbukti tangguh dalam medan peperangan dalam mengusir penjajah di negaranya maupun dalam membantu saudaranya yang di bantai macam di perang Bosnia, Ambon, Poso dan mereka berusaha sekuat tenaga untuk membentuk public opinion bahwa mujahidin adalah terorris, dan proses ini berlangsung secara sistematis di dukung oleh ribuan media terutama media TV seluruh dunia termasuk Indonesia (terutama TV One, METROTV dan RCTI) yang dimulai dengan penghancuran WTC New York 9/11, yang terbukti nyata bahwa pelakunya adalah amerika sendiri .

Dan mereka selalu menggambarkan kekerasan yang dilakukan muslim apapun bentuknya sementara mereka selalu menyembunyikan kebiadaban yang dilakukan oleh kristen (kasus ambon dan kasus poso) apalagi yahudi yang dengan seenaknya membantai muslimin palestina dan selalu di bela oleh biang teror dunia yaitu amerika cs, amerika adalah negara agresor paling aktif di dunia yang dengan pengecutnya mengeroyok dan membantai ratusan ribu rakyat irak dan afganistan dan selalu mendapat penghargaan dari kebanyakan media tv dunia.

Sementara non muslim bebas menggunakan pistol, seperti preman di kerusuhan depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (29/9) dan pendeta di HKBP di bekasi yang menembak pemrotes kesewenang-wenangan HKBP di Bekasi, malah tidak di proses sama sekali, malah pendeta yang bersangkutan diberitakan menjadi korban penusukan oleh muslim bekasi padahal pisau yang digunakan penusukan adalah kepunyaan orang-orang HKBP yang berhasil direbut oleh pihak muslim dalam sebuah kerusuhan yang tidak seimbang dimana jumlah HKBP diperkirakan berjumlah 200 orang sementara pihak muslim hanya berjumlah 10 orang, penindasan kaum minoritas terhadap mayoritas.
Salah satu senjata yang dilepas oleh musuh Islam atau murtadin/munafik adalah jargon yang menyatakan bahwa 'Islam tidak mengajarkan kekerasan' dan dengan jargon ini diharapkan agar umat Islam selalu menerima apa adanya sementara amrik bisa dengan seenaknya mengobok obok umat Islam, padahal kekerasan dalam Islam sudah diatur sedemikian rupa agar umat Islam bisa bertahan dari serangan iblis yang sangat biadab.

Fitnah Dajjal sedang merajalela dan hal ini sudah di peringatkan oleh Nabi.

Harus diakui bahwa Indonesia sekarang tidak lebih dari negara bonekanya Amerika yang nota bene adalah kaki tangan Israel, karena kekayaan Amerika hampir semua di kuasai oleh "The real terorrist" penjajah Zionist Yahudi Israel, semua orang sudah tahu betapa Amerika senang mengobarkan peperangan dan selalu mengeroyok musuh-musuh Israel dan mereka malah meneriakan bahwa Islam adalah agama perang, maling teriak maling, dan mereka selalu melindungi israel walaupun israel sudah menjajah tanah palestina sejak tahun 48.... dan mentolerir semua terror dan kebiadaban israel di tanah palestina.

Densus 88 AT diresmikan kewujudannya pada 26 Agustus 2004 oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani, anggota awal densus 88 hanya berjumlah 75 yang dikepalai Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian, atas restu dari CIA. Angka 88 merupakan simbol dari sepasang borgol yang bermakna tugas densus 88 akan terus berkesinambungan dalam menjaga stabilitas negara dan memerangi terorisme. Makna lain angka “88″ adalah merujuk pada angka korban bom Bali pada tahun 2002 dari pihak Australia, yang terbukti kuat bahwa ledakan yang terjadi berasal dari ledakan micro nuke, bom buatan israel...! rekayasa ini adalah trik untuk melahirkan kaki tangan Amerika di Indonesia yaitu Densus88 yang sejatinya di tugaskan untuk menjegal mujahidin, sementara mereka (Polri) melupakan sama sekali akan ribuan korban muslim di kerusuhan ambon dan poso. Dan mereka juga tidak mau tahu akan laskar kristus yang telah secara biadab mengobarkan kerusuhan ambon, kesadisan mereka melebihi kesadisan PKI dan memang kesadisan tersebut termaktub dalam alkitab :

"Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku"
(Lukas 19:27)


"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. (35) "Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, (36) dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya."
(Matius 10:34-35)

(13.)Ada orang-orang dursila tampil dari tengah-tengahmu, yang telah menyesatkan penduduk kota mereka dengan berkata: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak kamu kenal,

(14) maka haruslah engkau memeriksa, menyelidiki dan menanyakan baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di tengah-tengahmu,

(15)maka BUNUHLAH dengan mata pedang penduduk kota itu, dan TUMPASLAH dengan mata pedang kota itu SERTA SEGALA ISINYA DAN HEWANNYA.

(16) Seluruh jarahan harus kaukumpulkan di tengah-tengah lapangan dan HARUS KAU BAKAR HABIS KOTA dengan seluruh jarahan itu sebagai korban bakaran yang lengkap bagi TUHAN, Allahmu. Semuanya itu akan tetap menjadi timbunan puing untuk selamanya dan tidak akan dibangun kembali.

(17) Dari barang-barang yang dikhususkan itu janganlah apapun melekat pada tanganmu, supaya TUHAN berhenti dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, menunjukkan belas kasihan-Nya kepadamu, mengasihani engkau dan membuat jumlahmu banyak, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.

(18) Sebab dengan demikian engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, untuk berpegang pada segala perintah-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, dengan melakukan apa yang benar di mata TUHAN, Allahmu."
( Ulangan 13 : 13-18 )

"Kasih" hanyalah manis di bibir... waspadalah... waspadalah....

Adapun persenjataan yang dimiliki densus 88 antara lain senapan Colt M4, Armalite AR-10 dan shotgun Remington 870 disamping kendaraan-kendaraan tempur buatan Amerika termasuk (kabarnya) pesawat C130 Hercules.
Detasemen khusus 88 (Densus 88) adalah hadiah dari Amerika Serikat yang di berikan kepada Indonesia yang bertujuan untuk memburu teroris yang ada di Indonesia. Sesuai dengan hobi sang empunya saat ini yang lagi asik- asiknya memburu Teroris Global, walaupun Amerika sendiri jika melakukan teror tak segan segan sampai mengeroyok Iraq dan Afganistan, di Iraq mereka tak segan segan membom kota Iraq dan membantai pluhan ribu warga iraq dengan alasan yang di buat-buat kemudian di Afganistan dengan tanpa rasa malu mereka mengeroyok Afganistan dengan alasan 9/11 padahal mereka sendiri lah yang telah menghancurkan menara kembar New York, kemunafikan yang nyata.
Skenario yang hebat pun di lancarkan demi berjalannya kebohongan ini. Mulai dari penagkapan Abu Bakar Ba’sir yang tidak pernah memiliki bukti yang jelas sampai dengan umat muslim lainnya yang kebanyakan semuanya di sembunyikan dari Pers secara langsung. Semua keterangan kebanyakan berasal dari pihak kepolisian dan tentu saja itu sudah di hiasi oleh kebohongan yang sangat nyata bahkan dengan tanpa rasa malu ataukah kemaluan mereka sudah hilang..... mereka menculik anak yang masih bau kencur... Dua orang di bawah umur yang ikut hilang saat Densus 88 beraksi di Klaten, yakni kakak beradik Ainul Quratul Aini (AQ, 17 tahun), dan Faisal Rafiudin (FR, 13 tahun); (Keduanya adalah anak dari Medi, 41, warga RT 5 RW XIII Cemani, Sukoharjo); akhirnya bisa dihubungi. ISAC (Islamic Study and Action Center), saat berbincang dengan wartawan Muslimdaily di salah satu masjid di kota Solo, melalui sekretarisnya Endro Sudarsono, menjelaskan, “Kedua anak tersebut sudah dapat kita (ISAC-red) temui. Bersama mereka juga ada Pak Mulyono, istrinya, dan anaknya (istri Shogir).”

Menurut pemaparan Endro, “Ahad (27/6) pagi kemarin, kita bisa bertemu dengan mereka di Klaten. Sementara, mereka berlima tinggal dengan kerabat yang ada di Klaten. Yah.., letaknya sekitar 2 kilo-an dari Mapolres Klaten.”

Ada kejanggalan yang Endro lihat, saat bertemu dengan mereka berlima.

“Pergelangan tangan Pak Mul terluka, bahkan sampai bernanah,” jelas Endro. Menurut penyampaian Endro, tangan Mulyono terluka karena di ikat dengan menggunakan tali.

“Itu karena ketatnya tali yang diikat ke tangan Pak Mul,” Endro menjelaskan. “Bahkan, Pak Mul sampai di tampar pipinya,” tambahnya.

Endro menjelaskan, bahwa Densus 88 telah melakukan pelanggaran HAM. Apalagi dengan ikut di tangkapnya AQ dan FR, dua anak yang masih di bawah umur.

“Densus 88 telah melanggar UU Nomor 23 tahun 2002 Pasal 16 dan 17, yaitu tentang perlindungan anak.” Kata Endro.
Kemudian aksi teror Densus88 adalah penangkapan Ustad Abu Jibril yang di tengarai mendanai kegiatan terorris Indonesia padahal Ustad Abu Jibril adalah seorang jurnalis pemilik Arrahmah.com dan bahkan beliau masih punya utang dalam melakukan bisnis medianya. Bahkan dengan undang-undang yang tak jelas , Ustadz Abu Jibriel pernah mengalami penangkapan semena-mena, penahanan, dan interogasi oleh Tim Densus 88 Anti Teror, pada tanggal 14 Juni 2004.
Dimana penangkapan dan penahanan semena-mena ini dilakukan hanya berdasarkan dugaan adanya keterkaitan dan atau keterlibatan dengan aktivitas terorisme oleh Tim Densus 88 Anti Teror. Masih banyak lagi kasus serupa yang menimpa umat Islam akibat undang-undang penjerat kaum Muslimin tersebut, termasuk penahanan yang semena-mena terhadap pimpinan Ar Rahmah Media, M Jibriel yang hingga kini masih ditahan dan belum jelas putusannya.

Dalam sebuah kesempatan di salah satu stasiun televisi swasta indonesia (SCTV) Ustadz Abu Jibriel pernah menceritakan kronologis jihad di Afghanistan hingga munculnya isu perang melawan terorisme yang diciptakan oleh Amerika. Menurut beliau pada awalnya Amerika ikut membantu mujahidin Afghanistan ketika memerangi kaum ateis Uni Soviet. Amerika tidak mampu secara langsung memerangi Uni Soviet sehingga dipakailah tenaga mujahidin yang berjihad untuk mengusir penjajah dari negeri Islam tersebut. Sayangnya habis manis sepah dibuang. Setelah mujahidin berhasil memukul mundur pasukan Uni Soviet, ganti mujahidin yang menjadi sasaran dan menjadi musuh Amerika. Melalui agen-agen mereka, terutama CIA, dimulailah sebuah usaha secara sistematis untuk menghabisi alumni Afghanistan baik yang berada di Afghanistan maupun yang kembali ke negeri asal mereka. Presiden Zia ul Haq, yang banyak membantu jihad Afghanistan dibunuh, juga Syekh Abdullah Azzam, hingga pengusiran Syekh Usamah bin Ladin.
Sementara itu, sekitar 10.000 mujahidin disiksa, diintimidasi, ditangkapi dan diteror. Khususnya mereka yang pulang kampung ke negeri asal mereka. Ustadz Abu Jibriel dalam mengungkapkan data-data tersebut mengutip sebuah artikel berjudul “Rencana Jahat di Balik Terorisme”, yang menurut beliau terorisme sangat bertentangan dengan kemuliaan dan ketinggian jihad dalam Islam.
Selanjutnya Ustadz Abu Jibriel menjelaskan jihad dalam Islam, yang sangat mulia dan tinggi kedudukannya. Beliau mengutip dari buku beliau sendiri, Syubhat-Syubhat Seputar Jihad, di halaman 140. Dalam buku tersebut disebutkan 8 Keutamaan Jihad Di Jalan Allah, yaitu :
  1. Jihad di jalan Allah adalah amalan yang tertinggi martabatnya dalam Islam 
         Silahkan KLIK DISINI untuk Melihat Wajah Damai Para Syuhada InsyaAllah
  1. Jihad di jalan Allah adalah sebuah jalan utama bagi tegaknya Daulah Islamiah
  2. Jihad di jalan Allah menjamin seseorang itu surga, diampuni segala dosa dan diberi kemenangan dunia dan akhirat
  3. Jihad di jalan Allah adalah amal yang paling utama dan tiada tandingannya
  4. Amalan jihad di jalan Allah dan berada di medan jihad diberikan ganjaran berlipat ganda
  5. Medan jihad adalah destinasi pelancongan umat Islam
  6. Kematian adalah suatu kepastian dan sebaik-baiknya kematian adalah mati syahid di medan jihad di jalan Allah
  7. Medan jihad adalah tempat menyaksikan mukjizat Allah
Meskipun tidak seluruh poin dijelaskan, Ustadz Abu Jibriel meringkaskannya secara simpel dan mudah difahami, disertai pembacaan dalil-dalilnya. Beliau juga menyampaikan ada 13 jenis jihad menurut Imam Ibnu Qoyyim Al Jauziyah. Namun sayangnya, kemuliaan dan ketinggian jihad inilah yang saat ini dirusak dan disimpangkan maknanya oleh musuh-musuh Islam, lanjut beliau. Hal ini dilakukan karena mereka, musuh-musuh Islam tidak senang dengan jihad dan menolak jihad.
Pada 11 September 2001 terjadi "sandiwara penyerangan WTC". Sejak saat itu, usaha memerangi terorisme dimulai dengan komando dari Amerika dan barat. Sidney Jones melihat Ar Rahmah Media mengeluarkan Jihad Magz dan membahas masalah tersebut secara tuntas. Maka Sidney Jones pun membuat analisis untuk menuduh dan menyudutkan Ar Rahmah Media. Tercatat beberapa laporan dari ICG, lembaga yang dipimpin oleh Sidney Jones, yang menyudutkan Ar Rahmah Media.
Sementara itu, menurut Ustadz Abu Jibriel, Densus 88 itu sendiri dibentuk dan didanai oleh Australia (88 adalah jumlah warna negara Australia yang tewas pada Bom Bali I). Austrlia sendiri adalah sekutu Amerika, dan Amerika juga ikut mendanai densus 88 dengan menyumbangkan 50 juta US $ di tahap awal. Dengan begitu dimulaikan perang melawan terorisme yang dikomando oleh Amerika dan direalisasikan oleh Densus 88 yang sejatinya adalah perang melawan Islam dan kaum Muslimin. Bukti-buktinya sangat banyak, termasuk kebohongan-kebohongan densus, termasuk kepada Ustadz Abu Jibriel, utamanya dalam kasus penangkapan anak beliau, M Jibriel Abdul Rahman.
Ustadz Abu Jibriel menjelaskan bahwa pemahaman jihad saat ini terbagi dua, antara yang meyakini jihad global dan lokal. Masing-masing pihak memiliki dalil dan meyakini pilihan mereka sendiri. Ustadz Abu Jibriel mengaku kenal dan tahu Nurdin M Top sewaktu masih di Malaysia, di Johor tepatnya, karena beliau mengajar di sana. Setelah itu, beliau tidak tahu lagi sepak terjang Nurdin M Top. Mengenai dana Ar Rahmah Media Ustadz Abu Jibriel balik bertanya berapa kira-kira dana yang dibutuhkan untuk mengelola Ar Rahmah Media, apakah sangat banyak ? Dengan begitu, orang tuanya saja, yakni beliau sendiri juga cukup kalau hanya mendanai Ar Rahmah Media. Ustadz Abu Jibriel juga menceritakan tantang M Jibriel dan seputar penangkapannya. Beliau menceritakan bahwa anaknya tersebut ingin ikut umrah bersamanya dan karena pasportnya hilang maka M Jibriel membuat pasport baru yang dia sendiri tidak tahu prosesnya. Mereka kemudian bertemu di Mekkah dan setelah itu masing-masing pulang kembali ke tanah air. Beliau tidak melihat keanehan apapun yang terjadi pada anaknya, apalagi sebagaimana tuduhan-tuduhan yang selama ini beredar.
Untuk itu Ustadz Abu Jibriel meyakini bahwa penangkapan anaknya dikarenakan M Jibriel aktif mengelola Ar Rahmah Media, termasuk situs Arrahmah.com yang selalu menampilkan berita-berita Islam dan jihad internasional. Banyak yang tidak suka akan hal ini, termasuk Sidney Jones, yang kemudian membuat laporan-laporan menyudutkan Ar Rahmah Media. Maka, dicari-carilah alasan untuk menghentikan kiprah Ar Rahmah Media, melalui penangkapan anaknya, M Jibreil. Disangkanya dengan menangkap M Jibriel, maka berita dunia Islam dan jihad juga bisa ditutup dan dibungkam. Maka Ustadz Abu Jibriel kembali menyimpulkan bahwa perang melawan terorisme pada hakikatnya adalah perang untuk menghentikan amalan jihad dan media jihad sebagaimana yang saat ini terjadi.
Ustadz Abu Jibril dan TPM sudah mendatangi Komnas HAM Rabu (26/05/2010) . Ketika diterima oleh Komisioner Komnas HAM, Ridha Saleh, Ustadz Abu Jibril langsung mengeluarkan pendapatnya :
"Kejahatan Densus 88 sudah di luar batas, tapi belum ada tindakan yang dikenakan kepada Densus 88."
Ustadz Abu Jibril juga mengatakan, Densus 88 telah melanggar HAM karena telah menangkap, menculik, dan membunuh tanpa bukti. "Termasuk ketika menangkap Jibril (Muhammad Jibril, anak Ustadz Abu Jibril), menggeladah rumah saya, tidak ada surat dari pengadilan," kata Ustadz Abu Jibril. Hal yang sama juga dilakukan terhadap orang-orang yang disangka teroris lainnya.
Sementara itu, Muannas dari TPM menyatakan bahwa :
"Penangkapan sekaligus penembakan yang dilakukan Densus 88 terhadap beberapa orang tidak sesuai dengan standar prosedur yang berlaku. Kami juga akan membahas isu-isu terorisme yang berkembang saat ini,"

Sebagaimana kita ketahui, sejumlah penggerebekan kasus terorisme di beberapa daerah sering disertai dengan penembakan yang menewaskan sasaran. Misalnya saja penangkapan terhadap Maulana Cs di Cawang beberapa waktu lalu.

Sejumlah saksi di Cawang mengatakan, Maulana tiba-tiba saja ditembak saat hendak menaiki motor. Padahal Maulana tidak tampak melakukan perlawanan kepada Densus 88. Sedangkan dua teman Maulana lainnya ditangkap setelah anggota Polri memukul mereka dengan batu dan senjata, tanpa ada perlawanan sedikit pun.


Tuntutan : Bubarkan Densus 88!
Tuntutan para pemuda Solo ketika berorasi di depan Mapoltabes Surakarta adalah dibubarkannya Densus 88. Menurut mereka, Densus 88 telah berbuat di luar prosedur hukum, melanggar HAM dan keberadaanya justru tidak membuat simpati masyarakat luas.
Ironisnya, Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Zainuri Lubis menegaskan tindakan Densus 88 yang mengeluarkan tembakan tersebut karena untuk mencegah anggotanya tewas seperti saat penyergapan teroris di Aceh. Tapi mengapa ada diskriminasi terhadap umat Islam?

Ustadz Abu Jibril mengatakan, istilah teroris memang hanya diperuntukkan bagi orang Islam. Menurut dia, orang-orang yang mengganggu keamanan dan jelas-jelas menembak polisi di Papua itu tidak disebut teroris, melainkan disebut separatis. Dengan alasan itu, Densus 88 telah melakukan ketidakadilan.

Lebih lanjut Ustadz Abu Jibril mengatakan, UU Terorisme memang sengaja dibuat oleh Amerika Serikat dan Indonesia untuk menghentikan semangat jihad. Dia juga mengeluhkan adanya penyebutan Masjid Al-Munawarroh sebagai masjid teroris. Masjid itu berada di Pamulang tempat Ustadz Abu Jibril tinggal.

Guntur Fattahillah dari TPM Pusat, mengatakan, pelanggaran HAM oleh Polri dalam kasus-kasus terorisme tidak hanya terjadi pada kasus Ustadz Abu Jibril saja.
"Pelanggaran HAM ini sudah terjadi sejak awal tahun 2000 atau sejak munculnya konflik Poso dan Ambon," kata Guntur. Dari peristiwa tersebut, selalu ada pola yang sama dalam pelanggaran HAM yang dilakukan.
Kenyataan lain yang membuktikan kejahatan Densus 88 adalah dengan penangkapan "teroris aceh" padahal kegiatan itu di prakarsai oleh Sofyan Tsauri . Sofyan Tsauri adalah seorang intel yang membiayai dan melatih secara militer orang-orang yang di rekrutnya sendiri di pegunungan Aceh, bahkan dia sempat melatih di Markas Komando Brimob di Kelapa Dua, Depok. Oleh karena itulah wajahnya tidak di ekspose di media agar intel polri yang satu ini bisa menyusup dan menjalankan tugasnya lagi. Seperti biasa Polri sudah lihai dalam membuat rekayasa, polri yang berbuat dan polri yang menangkap sekaligus menyematkan predikat terorris kepada anak buah didikanya .... luar biasa....
Dan Densus 88 walaupun berperawakan tegap dengan cara yang sangat memalukan menyergap mobil tumpangan Abu Bakr Ba'syir dengan sangat kasarnya mereka menyergap Ustadz bagaikan gerombolan preman yang sedang memalak di pinggr jalan.
Sofyan at tsauri adalah mata-mata yang disusupkan oleh polri dalam rangka membuat rekayasa untuk mangkaitkan jaringan tersebut dengan Abu Bakar Basyir, banyak kejanggalan yang melingkupi sang penyusup ini diantaranya adalah penjagaan dari densus88 yang terlalu longgar ama bajingan satu ini, dan binatang inipun terlalu blak-blakan dalam berbicara mengenai Al Qaidah, yang memang terlalu disengaja agar di expose oleh wartawan terutama TV One (media bakrie, mantan bos lapindo) yang memang salah satu media pro thogut yang sangat giat dalam mengkait kaitkan terrorisme dengan Islam, dan selalu mengundang murtadin-murtadin dalam wawancaranya, TV One adalah bagian dari media media global yang berusaha keras untuk memadamkan cahaya Islam dan membenarkan kebohongan peristiwa WTC (9/11) padahal banyak sekali bukti yang membuktikan bahwa peristiwa 9/11 adalah rekayasa amerika sendiri.
Kebiadaban densus88at yang malah ditutup tutupi oleh pihak ke polisisan dan media tv : densus menginjak nginjak orang yang sedang shalat, ini adalah ciri khas kristen yang sangat senang menyerang muslim yang sedang melakukan shalat. (KLIK DISINI)
Sebelumnya Mabes Polri mengaku memastikan Gories Mere berada dalam penggerebekan teroris yang dilakukan oleh Densus 88 di Medan. Namun, jika benar Gories yang tak lagi berdinas di bidang terorisme, ada dalam rombongan Densus 88, Mabes Polri menilai tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. Bisa saja Gories memang ada keperluan di Medan.

Pada Kamis 16 September, Danlanud Medan mengirim surat kepada Kapolda Sumatera Utara terkait 'penerobosan' rombongan Densus 88 di Bandara Polonia. TNI Angkatan Udara merasa keberatan karena rombongan itu tidak mengindahkan aturan yang berlaku. Petugas yang berjaga di pos sempat digertak oleh salah satu orang di rombongan tersebut. Orang itu mengatakan agar si petugas pos tidak menghalangi misi negara. Selain itu, orang di rombongan itu juga menyebut ada jenderal bintang tiga di rombongan itu (GoriesMere).
Apapun yang terjadi Densus88AT akan terus beraksi walaupun aksinya sangat sadis dan memalukan sampai-sampai pernah menculik anak yang masih bau kencur namun apa mau di kata jika Big Bos nya yang ada di amrik sono masih memberi makan Densus 88 AT maka apapun akan di labrak Densus 88 AT. Densus 88 adalah anjingnya Amerika........
majuu.... densus88... maju teruss.... walaupun ke neraka....... majuuu......

 ANEKA PHOTO DENSUS :