Tampilkan postingan dengan label PEMIMPIN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PEMIMPIN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Februari 2011

PENDAPAT FATAL SEORANG YANG KATANYA MUSLIM ?



Sumber : Yahoo News (  WALLAHU'ALAM.. Apa iya pendapat JK ?  )

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla berpendapat, Jemaah Ahmadiyah Indonesia atau JAI tidak harus diusir atau diasingkan demi menghindari bentrokan antarwarga meskipun dinyatakan sebagai paham sesat.
"Saya setuju Ahmadiyah sesat, tetapi tidak berarti harus diusir. Sesat, oke, saya terima. Tapi saya tidak bisa suruh polisi usir," kata Kalla dalam rapat dengar pendapat Komisi VIII DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/2/2011) malam.
Solusi untuk persoalan JAI yang pahamnya berbeda dengan Islam arus utama tersebut, kata Kalla, adalah dengan menghormati satu sama lain sesuai dengan amanat undang-undang. "Karena hukum agama masing-masing berbeda, kita ikuti hukum negara saja. Ketegasan mengamankan negeri ini," katanya.
Hukum tiap-tiap agama, seperti halnya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk pengikutnya, menurut Kalla, tidak dapat dijadikan hukum positif. Hal itu termasuk fatwa MUI yang menyatakan bahwa Ahmadiyah sesat. "Hukum Islam pun tidak bisa jadi hukum positif. Katakan alkohol haram, tetapi tidak bisa dibuang begitu saja karena kita negara Pancasila," paparnya.
Ketua Umum Palang Merah Indonesia Pusat itu juga berpendapat, solusi untuk semua persoalan umat beragama di Indonesia, termasuk soal Ahmadiyah, tidak dapat ditarik satu kesimpulan. Solusi harus dilihat kasus per kasus. "Tidak ada satu solusi, tergantung masalahnya apa. Kaya dokter juga, apa keluhannya. Tidak berarti sakit kepala obatnya sama semua," ujarnya.
Oleh karena itu, harus dilihat dulu apa persoalan sebenarnya dalam setiap konflik berlatar belakang agama. Kalla mencontohkan perbedaan solusi untuk kasus kekerasan di Poso, Ambon, dan di Temanggung, Jawa Tengah. Menurut Kalla, permasalahan dalam konflik di Poso adalah persoalan politik. Warga non-Muslim merasa tidak mendapat keadilan ketika hampir semua pejabat Poso yang dipilih langsung beragama Islam. Padahal komposisi Muslim dan Nasrani di sana hampir seimbang. Adapun sebelum reformasi, kaum Nasrani selalu mendapat jabatan seimbang dalam pemerintahan.
"Zaman Pak Harto, Orde Baru, stabilitas dan harmoni diatur secara baik. Selalu kalau gubernurnya Islam, wakilnya Kristen. Jadi harmonis. Namun begitu reformasi pemilu langsung, karena penduduk lebih banyak Islam, semua gubernur, DPR, Islam," paparnya.
Berbeda dengan konflik di Temanggung yang dipicu ketidakpuasan warga dengan putusan hakim dalam sidang penistaan agama. "Kalau di Temanggung, saya kira masalahnya ada sekelompok orang tidak menerima keputusan hakim. Tidak ada solusi. Ya tergantung masalahnya, baru dicari solusinya," ujar Kalla.

Minggu, 12 Desember 2010

PUTRI INDONESIA, DULU DILARANG SEKARANG JADI BISNIS.. APA KATA BERITA INDONESIA

contes
GAMBAR Pemenang Kontes Anjing,

TAK ADA BEDA DENGAN KONTES PUTRI 

INDONESIA...
Kenapa ? 

karena Hewan ngak berpakaian, bertelanjang, 

tanpa busana, tanpa kepribadian,
maka tak ada beda.. diajang tsb Para Wanita 

tanpa " malu " akan seperti kontestan Anjing

 

Larangan kontes ratu kecantikan tahun 1984 dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wardiman Djojonegoro. Anehnya, di masa setelah jatuhnya Orde Baru, mantan menteri ini justru menjadi pelopor kontes ratu kecantikan yang merusak moral dengan menggelar buka-bukaan aurat wanita sehingga dikecam oleh para tokoh Islam.
Kontes ratu kecantikan di Indonesia dimotori oleh Yayasan Puteri Indonesia sejak tahun 1990-an (setelah berakhirnya Orde Baru) dengan ketua umumnya, Prof. Dr. Dipl. Ing. Wardiman Djojonegoro
Wardiman Djojonegoro (lahir di Pamekasan, Jawa Timur, 22 Juni 1934; umur 75 tahun) adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada tahun 1993 hingga tahun 1998 di bawah pemerintahan Presiden Soeharto dalam Kabinet Pembangunan VI. (http://id.wikipedia.org/wiki/Wardiman_Djojonegoro)
Tentunya Wardiman dalam memelopori pertunujukan umbar aurat wanita itu tidak sendirian. Yang mengagetkan, Yayasan yang bergerak di bidang pamer aurat wanita cantik yang dia pimpin itu dalam susunan Dewan Pengurus Yayasan Puteri Indonesia mencantumkan nama-nama yang selama ini dikenal berkiprah di Muhammadiyah, MUI, NU, dan lainnya, di antaranya adalah:
PENASIHAT
Ibu Khofifah Indar Parawansa
Ibu Dewi Motik Pramono
Bapak Karni Ilyas
Bapak Din Syamsudin
(http://www.puteri-indonesia.com/new/our/)
Memalukan
Para tokoh pemuda dan mahasiswa prihatin adanya kontes ratu kecantikan, dan lebih merasa malu lagi ketika Indonesia mengirimkan wanita untuk ikut kontes ratu-ratuan sejagat, ternyata pakai bikini. Para tokoh pemuda dan mahasiswa tidak rela generasinya dirusak moralnya oleh orang-orang yang memegang kekuasaan ataupun berpengaruh.
Yang lebih memalukan lagi, sikap plintat-plintut yang nyata justru dilakukan oleh orang yang dulunya pernah jadi menteri dan mengeluarkan larangan kontes ratu-ratuan itu. Di zaman Orde Baru yang sering dikecam sebagai orde yang buruk saja dia mengeluarkan keputusan melarang kontes ratu-ratuan, tetapi di zaman kini justru bekas menteri itu jadi ketua umum dari yayasan penyelenggara ratu-ratuan di Indonesia.
Pantas ditengok kembali, seperti dikemukakan Mien Sughandi, Keputusan Pemerintah yang dikeluarkan Mendikbud no 237/U/84 khususnya pasal 4 dan 6 yang melarang kegiatan kontes ratu kecantikan. Mendikbud Wardiman Joyonegoro saat itu bahkan merasa perlu berkonsultasi dengan lima departemen seperti Menneg UPW, Menteri Agama dan Menteri Pariwisata sebelum mengeluarkan larangan tersebut.

Ironisnya, Wardiman sekarang justru menjabat sebagai Ketua Yayasan Putri Indonesia yang notabene pemilik dari franchise Miss Universe. Sebelumnya Ketua Yayasan Putri Indoensia dipegang oleh BRAy Mooryati Soedibyo. (Gatra.com, 29 Maret 2005 16:30)
Di antara kilah penyelenggara umbar aurat wanita itu adalah untuk mengenalkan Indonesia di dunia internasional. Kilah itu mestinya cukup mereka telan, karena sampai sekarang, entah berapa kali mereka mengirimkan wanita ke tingkat internasional, ternyata wanita-wanita luar negeri yang ikut kontes ratu-ratuan sejagat itu tetap belum kenal Indonesia juga. Mereka juga tetap tidak tahu, Indonesia itu negeri yang letaknya di mana ya?
Lagi pula, apa hebatnya kalau orang luar negeri kenal Indonesia lantaran adanya wanita yang diikut sertakan pamer umbar aurat dalam kontes ratu-ratuan itu? Orang primitive yang belum kenal menutup aurat barangkali lebih terhormat.

Sikap pemerintah dalam hal kontes kecantikan sekarang ini jauh lebih buruk dibanding masa lalu. Kalau di masa lalu di dalam negeri saja dilarang diselenggarakan, kini justru dibesar-besarkan, dan kemudian dikirimkan ke tingkat dunia, malahan di sana pakai bikini. Sedang pelopor perusakan moral bangsa dan generasi muda itu justru orang yang dulunya jadi menteri pendidikan dan mengeluarkan keputusan yang melarang kontes ratu kecantikan itu. Kalau seperti itu, ibarat kuda yang menghela pedati, berarti tergantung kusirnya. Di kala kusirnya hati-hati maka tidak akan menerjang jalan-jalan yang terlarang. Sebaliknya ketika kuda itu kusirnya ceroboh maka jalan-jalan terlarang pun diterjang.
Itulah kondisi rusak di negeri ini. Apakah untuk itu para pejuang kemerdekaan sampai memekikkan Allahu Akbar dan berani menumpahkan darah demi mengusir penjajah? Sebagai orang Muslim selaku penduduk mayoritas negeri ini perlu merujuk kepada ajaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau telah memperingatkan dalam haditsnya:
وَرَدَ فِي حَدِيث سَمُرَة عِنْدَ الطَّبَرَانِيِّ , وَحَدِيث أَنَس ” أَنَّ أَمَام الدَّجَّال سُنُونَ خَدَّاعَات يُكَذَّب فِيهَا الصَّادِق وَيُصَدَّق فِيهَا الْكَاذِب وَيُخَوَّن فِيهَا الْأَمِين وَيُؤْتَمَن فِيهَا الْخَائِن وَيَتَكَلَّم فِيهَا الرُّوَيْبِضَة ” الْحَدِيث أَخْرَجَهُ أَحْمَد وَأَبُو يَعْلَى وَالْبَزَّار وَسَنَده جَيِّد , وَمِثْله لِابْنِ مَاجَهْ مِنْ حَدِيث أَبِي هُرَيْرَة وَفِيهِ ” قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَة ؟ قَالَ الرَّجُل التَّافِه يَتَكَلَّم فِي أَمْر الْعَامَّة ” ( فتح الباري).
Telah datang dalam Hadits Samurah menurut At-Thabrani, dan Hadits Anas: Sesungguhnya di depan Dajjal ada tahun-tahun banyak tipuan –di mana saat itu– orang jujur didustakan, pembohong dibenarkan, orang yang amanah dianggap khianat, orang yang khianat dianggap amanah, dan di sana berbicaralah Ruwaibidhoh. (Hadits dikeluarkan oleh Ahmad, Abu Ya’la, Al-Bazzar, dan sanadnya jayyid/ baik). Dan hadits seperti itu oleh Ibnu Majah dari Hadits Abi Hurairah, di dalamnya ada:
” قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَة ؟ قَالَ الرَّجُل التَّافِه يَتَكَلَّم فِي أَمْر الْعَامَّة ”
Nabi Shallallahu alaihi wasallam ditanya, apa itu Ruwaibidhoh? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Orang yang bodoh (tetapi) berbicara mengenai urusan umum. (hadits dikeluarkan oleh Imam Ahmad, Abu Ya’la, dan Al-Bazzar, sanadnya jayyid/ bagus. Dan juga riwayat Ibnu Majah dari Abu Hurairah. Lihat Kitab Fathul Bari, juz 13 halaman 84, shahih menurut Adz-Dzahabi dalam Talkhish ).
Dalam kenyataan, pengkhianat diberi amanat kemudian mengadakan perusakan, dalam hal ini perusakan moral dengan menyelenggarakan kontes ratu kecantikan untuk menggelar dan memamerkan aurat para wanita cantik. Seandainya kondisi manusia yang memegang kekuasaan masih ada sedikit malunya (malu itu adalah bagian dari iman, menurut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), maka segera lah perusak itu dicegah dan dilarang. Tetapi bukan itu tampaknya jalur yang ditempuh. Justru didukung. Sehingga pengkhianat itu tidak merasa sebagai pengkhianat, karena merasa mendapatkan dukungan dari para pengkhianat lain yang bahkan masih duduk dalam kursi kekuasaan.
Pemandangan aneh ini bukan cerita seribu satu malam alias khayalan, tetapi kenyataan. Di saat manusia sudah rusak dan tidak tahu malu, kadang cerita fiksi khayalan justru kalah seru dibanding kenyataan yang betul-betul dilakoni orang.
Untuk meruntut masalah kontes ratu kecantikan yang mengumbar aurat demi syahwat dengan aneka dalih itu, mari kita simak berita-berita berikut ini:
Ratu Kecantikan
Mien Sugandhi Kecam Eksploitasi Tubuh Perempuan
Jakarta, 29 Maret 2005 16:30
Mantan Menteri Negara Urusan Peranan Wanita (UPW) Mien Sugandhi dan sejumlah aktivis perempuan mengecam kegiatan kontes ratu kecantikan yang terlalu banyak menampilkan kemolekan tubuh perempuan, ketimbang memunculkan kiprah kegiatan dan pola pikir wanita.
“Kalau terlalu banyak menonjolkan tubuh perempuan, apa itu bukannya eksploitasi terhadap tubuh perempuan,” kata Mien Sugandhi di Jakarta, Selasa, berkaitan dengan maraknya kontes ratu kecantikan di Tanah Air.
Menurut Mien Sugandhi, kegiatan kontes ratu kecantikan justru membuat perempuan Indonesia menjadi tidak merdeka terhadap keberadaannya sendiri, karena dikhawatirkan mendorong pola pikir hanya untuk menonjolkan kemolekan tubuhnya semata.
Mantan Ketua Umum ormas MKGR itu menilai, kegitan tersebut merendahkan martabat perempuan Indonesia bahkan sebetulnya bertentangan dengan nilai-nilai budaya Indonesia dan agama Islam.
Lebih jauh ia menentang pengiriman perwakilan Indonesia ke arena ratu kecantikan yang terlalu menonjolkan keindahan tubuh semata seperti arena Miss Universe (Ratu Sejagat), karena dalam prosesnya tubuh wanita menjadi penilaian publik.
Sementara itu politisi perempuan dari Partai Persatuan pembangunan Aisyah Amini bernada serupa, keberatan dengan kontes-kontes kecantikan. Ia berpandangan, semestinya yang ditonjolkan adalah pola pikir dan kegiatan perjuangan perempuan Indonesia dalam menuntut persamaan haknya.
Menurutnya, kontes kecantikan dan mempertontonkannya di depan publik serta disebarkan secara luas oleh media bukannya seperti pengukuhan akan posisi perempuan Indonesia yang hanya menjadi objek semata dari hegemoni kaum laki-laki. Itu sama saja tidak menghargai kemampuan perempuan Indonesia yang sesungguhnya.
“Kegiatan itu membuat perempuan Indonesia mudah diperalat untuk tampil cantik tanpa melihat isi otaknya,” katanya.
Tidak punya identitas
Di tempat terpisah Ketua II Partai Rakyat Demokratik, Vivi Widyawati, dengan nada keras mengatakan, kontes kecatikan merupakan salah satu alat yang menjadikan perempuan sebagai komoditas dari industri kosmetika.
“Kontes-kontes kecantikan itu membuat perempuan tidak punya identitas sendiri karena ditentukan oleh publik, bahwa perempuan yang cantik itu seperti ini. bagaiman tidak menjadi ajang komoditas, karena yang dinilai tubuhnya, kepintaran hanya polesan semata,” ujarnya.
Ia juga mengemukakan, kegiatan tersebut menjadikan perempuan tidak memiliki otoritas terhadap tubuhnya, karena tidak sesuai dengan `mainstream` industri komestik. Otak perempuan menjadi tidak penting. Perempuan menjadi obyek yang dinilai seenaknya oleh publik.
“Kalau mau dikaji mendalam, kontes kecantikan tidak mendidik bagi kaum muda. Padahal perempuan muda semestinya dipaksa kreatif. Bukan dengan kontes kecantikan. Perempuan menjadi terpenjara oleh penilaian publik yang kapitalis,” ujarnya,.
Sambil berkelakar dia menyatakan bahwa kontes kecantikan bisa jadi solusi ketika pemerintah tidak mampu memberikan pekerjaan bagi rakyatnya, yang sebagian besar saat ini adalah perempuan.
Ketiganya menyatakan perlunya pemerintah mempertahankan kebijakan yang sudah berlaku yaitu melarang kontes kecantikan yang hanya “menonjolkan hal-hal seksi” semata.
Mien Sugandhi bahkan merujuk pada Keputusan Pemerintah yang dikeluarkan Mendikbud no 237/U/84 khususnya pasal 4 dan 6 yang melarang kegiatan tersebut. Mendikbud Wardiman Joyonegoro saat itu bahkan merasa perlu berkonsultasi dengan lima departemen seperti Menneg UPW, Menteri Agama dan Menteri Pariwisata sebelum mengeluarkan larangan tersebut.
Ironisnya, Wardiman sekarang justru menjabat sebagai Ketua Yayasan Putri Indonesia yang notabene pemilik dari franchise Miss Universe. Sebelumnya Ketua Yayasan Putri Indoensia dipegang oleh BRAy Mooryati Soedibyo.
Mooryati Soedibyo sendiri nampaknya tetap “ngotot” membela kegiatan Miss Universe di Indonesia. Menurut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jakarta periode 2004-2009 itu, pemerintah tidak perlu memiliki pola pikir seperti di zaman Orde Baru yang menentang kontes Ratu Sejagat.[TMA, Ant]
Meskipun kontes ratu kecantikan sudah diprotes sejak lama, namun justru wardiman dan konco-konconya semakin berani untuk menampilkan wanita, bahkan pakai bikini di tingkat internasional. Para pemuda pun menyampaikan keprihatinannya sebegai berikut:
Kamis, 20/08/2009 12:11 WIB
FSLDK Prihatin Putri Indonesia Pakai Bikini
Pengirim: Fanni Okviasanti - detikSurabaya

Surabaya - Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) menyesalkan pemberitaan mengenai perwakilan Indonesia Zivanna Letisha dalam ajang Miss Universe yang menggunakan swim suit. Yang disesalkan tidak ada satupun yang mengecam pemberitaan itu.
Bahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta menyatakan bahwa sesi pemakaian swim suit dalam ajang Miss Universe hanya bagian kecil dari rangkaian kontes ratu sejagat yang diselenggarakan di Kepulauan Bahama itu. Ketua Jaringan Muslimah Nasional FSLDK Fanni Okviasanti mengatakan seharusnya nuansa kemerdekaan dan hal-hal yang bisa membangkitkan kembali kebanggaan sebagai bangsa Indonesia yang diberitakan.
“Merdeka bukan berarti hanya bebas dari belenggu penjajah, tapi juga bebas dari segala infiltrasi pemikiran-pemikiran asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa,” tandasnya dalam rilis yang dikirim ke detiksurabaya.com, Kamis (20/8/2009).
Fanni menyatakan bahwa keikutsertaan Indonesia di ajang Miss Universe bukanlah satu-satunya jalan untuk membuat bangga sebagai bangsa. Apalagi hal tersebut dapat menurunkan kehormatan perempuan.
“Bangsa kita dulu dihormati dan memiliki bargaining position yang penting di dunia internasional karena keluhuran budi. Bukan dengan keikutsertaan dalam ajang internasional yang kontroversial dan memuat unsur yang keluar dari kepribadian luhur bangsa Indonesia,” kata dia.
Sebentar lagi umat Islam menunaikan ibadah puasa dia mengimbau kepada media untuk tidak memajang pemberitaan Miss Universe dengan memasang foto-foto dalam busana swim suit.
“Kami menghormati kebebasan pers untuk membuat pemberitaan tentang apapun. Jika memang ingin memuat pemberitaan tentang Miss Universe, ekspose hal positif dari ajang itu,” imbuhnya.
Dia juga meminta pemerintah tegas dalam regulasi pelaksanaan UU Pornoaksi dan Pornografi berhubungan dengan pemberitaan Miss Universe yang mengenakan swimsuit.
“Kami mengharapkan pemerintah dan pihak-pihak terkait lebih tegas dalam tindak hukum dan pelaksanaan UU Pornoaksi dan Pornografi,” pungkasnya. (fanni_kaoru@yahoo.co.id)(wln/wln)
sumber:
http://surabaya.detik.com/read/2009/08/20/121144/1186276/468/fsldk-prihatin-putri-indonesia-pakai-bikini

Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin, tercantum sebagai penasehat Yayasan Putri Indonesia, penyelenggara kontes ratu kecantikan, dan juga pengirim ke tingkat sejagat. Sementara itu para pemuda Muhammadiyah prihatin. Beritanya sebagai berikut:

Pemuda Muhammadiyah Prihatin Bikini Putri Indonesia

21 Agustus 2009 | 13:21 wib | Nasional

Medan, CyberNews. Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara (Sumut) menyatakan prihatin atas penampilan Putri Indonesia, Zivanna Letisha Siregar dengan pakaian bikini di ajang Miss Universe.
Bikini Putri Indonesia itu jauh dari nilai budaya dan tidak mencerminkan kepribadian Bangsa Indonesia, kata Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut, Anang Anas Azhar didampingi Sekretaris, Hasat Efendi Samosir,kepada ANTARA di Medan, Jumat.
Menurut dia, Putri Indonesia harusnya bisa menampilkan kreasi yang lebih menonjolkan cita rasa budaya dan nilai-nilai kepribadian masyarakat Indonesia. Itu akan jauh lebih terhormat ketimbang ikut budaya dan nilai budaya luar.
Masyarakat Internasional lanjut Anang, akan cukup memahami jika Putri Indonesia tidak mengenakan bikini. Bisa jadi Putri Indonesia lebih mencuri perhatian karena mampu menunjukkan identitas dan kepribadian Bangsa Indonesia sesungguhnya.
Pemuda Muhammadiyah Sumut jelas dia, juga menyesalkan siaran televisi yang menyajikan secara vulgar, penampilan Putri Indonesia dengan bikininya saat melenggok di depan juri Miss Universe. Tayangan itu merupakan pendidikan yang buruk bagi remaja dan generasi muda umumnya.

Harusnya siaran berita bikini Putri Indonesia itu tidak ditayangkan setiap saat sehingga memungkinkan ditonton semua kalangan. Pengelola televisi diharapkan lebih arif dan selektif sehingga tayangan yang seharusnya hanya untuk konsumsi dewasa tidak dinikmati anak-anak dan remaja, katanya.
Untuk ke depan, Pemuda Muhammadiyah Sumut berharap, pemerintah lebih selektif saat mengirimkan utusan ke kegiatan pemilihan ratu sejagad. Putri Indonesia jangan lagi tampil berbikini, tapi pakaian yang benar-benar sesuai dengan kepribadian dan nilai-nilai masyarakat Indonesia.
Menurut Anang, pengiriman Putri Indonesia ke ajang Miss Universe harus benar-benar dikembalikan kepada tujuannya untuk mempromosikan dan memperkenalkan kekayaan budaya dan nilai-nilai masyarakat Indonesia. Bangsa Indonesia harus percaya diri menunjukkan kekayaan dan keragaman budaya yang dimilikinya.
Tapi yang jelas, bikini bukan bagian dari kekayaan budaya bahkan bertentangan dengan nilai adat dan sopan santun masyarakat Timur, katanya.
Sebelumnya, pengamat sosial di Medan, Arifin Siregar mengatakan, wajar terjadi kontroversi di tengah masyarakat karena tidak semua menerima nilai-nilai Barat.
Untuk itu menurut dia, pemerintah harus mengkaji ulang tujuan pengiriman Putri Indonesia ke ajang ratu sejagad. Kalau tetap ngotot mengirimkan utusan ke ajang Miss Universe, harusnya dijelaskan kepada masyarakat sehingga tak mengundang kontroversi, katanya.
( Ant / CN13 )

Pemerintah Lebih Mendukung Suara Pro Miss Universe

Saturday, 29 August 2009 11:20
Pemerintah beralasan, pengiriman Miss Universe dinilai bermanfaat mempromosikan pariwisata dan kebudayaan
Hidayatullah.com—Diamnya pemerintah terhadap polemik Miss Universe karena pemerintah lebih mendengar kelompok pro pengiriman Miss Universe. Pernyataan ini disampaikan Azimah Subagio, Ketua Masyarakat Tolak Pornografi (MTP).
Menurut Azimah, pemerintah beralasan, pengiriman Miss Universe dinilai bermanfaat sebagai tempat mempromosikan pariwisata dan kebudayaan. Itu sebabnya, meski kelompok yang kontra sering melayangkan surat keberatan dan demo di jalanan, tetap saja pemerintah mengizinkannya.
”Kelihatannya pemerintah lebih memperhatikan suara yang lebih banyak,” jelas perempuan mantan aktivis Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini.
Seharusnya, kata Azima, pemerintah harus melihat dari sisi mudaratnya. ”Saya kira Miss Universe lebih banyak membawa mudaratnya daripada manfaatnya,” tambah Azima.
Sementara itu, Nashrullah, Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PBPII), mengatakan, alasan yang menyebutkan Miss Universe bermanfaat sebagai wadah promosi pariwisata dan kebudayaan Indonesia, merupakan alasan yang mengada-ada.
Padahal, menurut Nashrullah, meski setiap tahunnya mengutus wakilnya, kondisi pariwisata Indonesia tetap terpuruk.
”Kalau tujuannya memang untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia, kenapa mesti ikut kontes macam begituan? Masih banyak jalan untuk meningkatkan pariwisata kita,” jelas Mahasiswa Psikologi Universitas Islam Azzahra, Jakarta ini.
Nashrullah menilai, tidak berkembangnya pariwisata disebabkan pada rawannya keamanan di Indonesia.
”Untuk itu perlu digencarkan iklan pariwisata dan perbaikan keamanan,” tambahnya.
Untuk keluar dari kemelut  seputar Miss Universe ini, PII, MTP,  dan ormas-ormas Islam lainnya, harus menempuh jalur lain. ”Intervensi kebijakan saya kira lebih efektif keluar dari persoalan pro-kontra ini,” usul Nashrullah.
Ia mengharapkan, ormas-ormas Islam intens melakukan audiensi ke parlemen dan pihak-pihak lain dalam membahas masalah ini.
Padahal, menurut Azimah, berbikini ala Miss Universe,  masuk kategori soft porn. ”Dalam UU Pornografi diatur masalah itu, tapi saat ini belum ada Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur lebih detil. Saya berharap segera diterbitkan PP,” harap Azimah.
Generasi muda yang secara fisik lebih dahsyat syahwatnya saja masih mampu berfikir untuk menjaga moral bangsa agar tidak rusak. Lha kok para seniornya yang mestinya sudah berkurang syahwatnya, dan sudah bau tanah (sebentar lagi mau mati, suatu ungkapan tak suka kepada orang berumur tua tetapi masih bertingkah atau berpikiran buruk) malah lebih bernafsu dalam merusak moral bangsa. Betapa murkanya Allah Subhanahu wa Ta’ala apabila mereka tidak menyadari dosa-dosanya dan kembali ke jalan yang diridhoi-Nya. (Redaksi nahimunkar.com).

Jumat, 10 Desember 2010

APAKAH ANDA GOLONGAN THOGUT ?



Dari dalil Ayat diatas sangatlah jelas bahwa Thogut adalah segala sesuatu yang ingkar kepada Kebenaran (ISLAM)... dan Iblis beserta bala tentaranya Syaithan laknatullah alaihi adalah Thogut terbesar..
Sekarang marilah kita kaji tentang GOLONGAN THOGUT (golongan Syaithan) yang sangat banyak di zaman sekarang..

Ciri Manusia THOGUT :
1. Aqidah tidak beres, kalaupun mereka Islam maka Islam mereka adalah Islam KTP,
    Islam keturunan, atau daripada ngak ada Agama sama sekali.
2. Penyakit Wahn adalah ciri khas mereka, yakni cinta Dunia dan Takut mati.
3. Ridho Manusia adalah segala-galanya, terutama untuk urusan Dunia dan Popularitas.
4. Mata Hati Buta.. terutama dalam Hal Kebenaran dan Keadilan,
    Zaman sekarang banyak Pemimpin Thogut,
    contoh ringan, Para Da'i (pendakwah/ulama') Penyeru Kebenaran ditangkapi dan dibunuh..
    Maling Besar, Penjahat, Mafia, Koruptor kelas Berat dibiarkan saja...
    Padahal dalam Islam Dosa membunuh adalah Dosa Besar dan Kekal dalam Neraka,
    Islam difitnah dengan Isu terorisme dsbnya..
    Padahal Islam sangat Cinta Kasih Sayang dan Kebenaran,
    Bahkan dalam sebuah Hadits Shahih dinyatakan bahwa
    " Tidak sempurna Iman seseorang sampai Ia mengasihi Saudaranya,
       sebagaimana Ia mengasihi dirinya sendiri "
    Hak Non Muslim pun dalam Islam dilindungi..
    Jadi sebenarnya apa yang terjadi sekarang adalah Perang melawan Islam !
    yang jadi pertanyaan, kemana itu suara Islam yang Mayoritas ?
    Mana itu pemimpin yang katanya beragama Islam ?
    Bukankah kewajiban Anda sebagai pemegang Amanah Umat ?
    Apa pertanggung jawaban kalian di Pengadilan Allah nanti ?
    terhadap pembunuhan para Ulama, Kezaliman dan banyak lagi Dosa Republik ini ?
    Kalian telah lupa kepada kebenaran hanya karena Nafsu Dunia dan Jabatan !
    tak ada beda dengan BINATANG TERNAK... makan dan beranak-pinak !
    Bahkan lebih PARAH, Seperti Ayat berikut menjelaskan Ciri KHAS thogut :


  







THOGUT

(syarah/penjelasan singkat dari Risalah fie Ma’na Thaghut karya Al-Imam Al-Mujaddid Syaikh Muhammad ibnu ‘Abdil Wahhab rahimahullah)

Thaghut adalah segala yang dilampaui batasnya oleh hamba, baik itu yang diikuti atau ditaati atau diibadati. Thaghut itu banyak, apalagi pada masa sekarang. Adapun pentolan-pentolan thaghut itu ada 5, diantaranya:


1. Syaithan
Syaitan yang mengajak ibadah kepada selain Allah. Adapun tentang makna ibadah tersebut dan macam-macamnya telah anda pahami dalam uraian sebelumnya. Syaitan ada dua macam: Syaitan Jin dan Syaitan Manusia. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
“Dan begitulah Kami jadikan bagi tiap nabi musuhnya berupa syaitan-syaitan manusia dan jin” (Al An’am: 112)
Dan firmanNya Ta’ala:
“Yang membisikkan dalam dada-dada manusia, berupa jin dan manusia” (An Naas: 5-6)
Orang mengajak untuk mempertahankan tradisi tumbal dan sesajen, dia adalah syaitan manusia yang mengajak ibadah kepada selain Allah. Tokoh yang mengajak minta-minta kepada orang yang sudah mati adalah syaitan manusia dan dia adalah salah satu pentolan thaghut. Orang yang mengajak pada system demokrasi adalah syaitan yang mengajak ibadah kepada selain Allah, dia berarti termasuk thaghut. Orang yang mengajak menegakkan hukum perundang-undangan buatan manusia, maka dia adalah syaitan yang mengajak beribadah kepada selain Allah.
Orang yang mengajak kepada paham-paham syirik (seperti: sosialis, kapitalis, liberalis, dan falsafah syirik lainnya), maka dia adalah syaitan yang mengajak beribadah kepada selain Allah, sedangkan Dia Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
“Bukankan Aku memerintahkan kalian wahai anak-anak Adam: “Janganlah ibadati syaitan, sesungguhnya ia adalah musuh yang nyata bagi kalian” (Yaasin: 60)

2. Penguasa Yang Zhalim
Penguasa zhalim yang merubah aturan-aturan (hukum) Allah, thaghut semacam ini adalah banyak sekali dan sudah bersifat lembaga resmi pemerintahan negara-negara pada umumnya di zaman sekarang ini. Contohnya tidaklah jauh seperti parlemen, lembaga inilah yang memegang kedaulatan dan wewenang pembuatan hukum/undang-undang. Lembaga ini akan membuat hukum atau tidak, dan baik hukum yang digulirkan itu seperti hukum Islam atau menyelisihinya maka tetap saja lembaga berikut anggota-anggotanya ini adalah thaghut, meskipun sebahagiannya mengaku memperjuangkan syari’at Islam. Begitu juga Presiden/Raja/Emir atau para bawahannya yang suka membuat SK atau TAP yang menyelisihi aturan Allah, mereka itu adalah thaghut.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: “Di kala seseorang menghalalkan yang haram yang telah diijmakan atau merubah aturan yang sudah diijmakan, maka dia kafir lagi murtad dengan kesepakatan para fuqaha” (Majmu Al Fatawa)
Ketahuilah wahai saudaraku, sesungguhnya para anggota parlemen itu adalah thaghut, tidak peduli darimana saja asal kelompok atau partainya, presiden dan para pembantunya, seperti menteri-menteri di negara yang bersistem syirik adalah thaghut, sedangkan para aparat keamanannya adalah sadanah (juru kunci) thaghut apapun status kepercayaan yang mereka klaim. Orang-orang yang berjanji setia pada system syirik dan hukum thaghut adalah budak-budak (penyembah/hamba) thaghut. Orang yang mengadukan perkaranya kepada pengadilan thaghut disebut orang yang berhukum kepada thaghut, sebagaimana firmanNya Ta’ala:
“Apakah engkau tidak melihat kepada orang-orang yang mengaku beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu dan apa yang dturunkan sebelum kamu, sedangkan mereka hendak berhukum kepada thaghut, padahal mereka telah diperintahkan untuk kafir terhadapnya” (An Nisa: 60)

3. Orang yang memutuskan dengan selain apa yang telah Allah turunkan.
Kepala suku dan kepala adat yang memutuskan perkara dengan hukum adat adalah kafir dan termasuk thaghut. Jaksa dan Hakim yang memvonis bukan dengan hukum Allah, tetapi berdasarkan hukum/undang-undang buatan manusia, maka sesungguhnya dia itu Thaghut. Aparat dan pejabat yang memutuskan perkara berdasarkan Undang Undang Dasar thaghut adalah thagut juga. Allah Ta’ala berfirman:
“Dan siapa saja yang tidak memutuskan dengan apa yang Allah turunkan, maka merekalah orang-orang kafir itu” (Al Maidah: 44)
Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Siapa yang meninggalkan aturan baku yang diturunkan kepada Muhammad Ibnu Abdillah penutup para nabi dan dia justru merujuk pada aturan-aturan (hukum) yang sudah dinasakh (dihapus), maka dia telah kafir. Apa gerangan dengan orang yang merujuk hukum Ilyasa (Yasiq) dan lebih mendahulukannya daripada aturan Muhammad maka dia kafir dengan ijma kaum muslimin” (Al Bidayah: 13/119) Sedangkan Ilyasa (Yasiq) adalah hukum buatan Jengis Khan yang berisi campuran hukum dari Taurat, Injil, Al Qur’an.
Orang yang lebih mendahulukan hukum buatan manusia dan adat daripada aturan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam maka dia itu kafir.
Dalam ajaran Tauhid, seseorang lebih baik hilang jiwa dan hartanya daripada dia mengajukan perkaranya kepada hukum thaghut, Allah Ta’ala berfirman:
“Fitnah (syirik & kekafiran) itu lebih dahsyat dari pembunuhan” (Al Baqarah: 191)
Syaikh Sulaiman Ibnu Sahman rahimahullah berkata: “Seandainya penduduk desa dan penduduk kota perang saudara hingga semua jiwa musnah, tentu itu lebih ringan daripada mereka mengangkat thaghut di bumi ini yang memutuskan (persengketaan mereka itu) dengan selain Syari’at Allah” (Ad Durar As Saniyyah: 10 Bahasan Thaghut)
Bila kita mengaitkan ini dengan realita kehidupan, ternyata umumnya manusia menjadi hamba thaghut dan berlomba-lomba meraih perbudakan ini. Mereka rela mengeluarkan biaya berapa saja (berkolusi; menyogok/risywah) untuk menjadi Abdi Negara dalam sistem thaghut, mereka mukmin kepada thaghut dan kafir terhadap Allah. Sungguh buruklah status mereka ini….. !!

4. Orang yang Mengaku Mengetahui Hal Yang Ghaib Selain Allah.
Semua yang ghaib hanya ada di Tangan Allah, Dia Ta’ala berfirman:
“Dialah Dzat yang mengetahui hal yang ghaib, Dia tidak menampakan yang ghaib itu kepada seorangpun” (Al Jin: 26)
Bila ada orang yang mengaku mengetahui hal yang ghaib, maka dia adalah thaghut, seperti dukun, paranormal, tukang ramal, tukang tenung, dsb. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan bahwa orang yang mendatangi dukun atau tukang ramal dan dia mempercayainya, maka dia telah kafir, dan apa gerangan dengan status si dukun tersebut ??!

5. Orang Yang Diibadati Selain Allah Dan Dia Ridha Dengan Peribadatan itu.
Orang yang senang bila dikultuskan, sungguh dia adalah thaghut. Orang yang membuat aturan yang menyelisihi aturan Allah dan RasulNya adalah thaghut. Orang yang mengatakan “Saya adalah anggota badan legislatif” sama dengan ucapan: “Saya adalah Tuhan” karena orang-orang di badan legislatif itu sudah merampas hak khusus Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yaitu membuat hukum (undang-undang). Mereka senang bila hukum yang mereka gulirkan itu ditaati lagi dilaksanakan, maka mereka adalah thaghut. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
“Dan barang siapa yang mengatakan di antara mereka ; “Sesungguhnya Aku adalah Tuhan selain Allah” maka Kami membalas dia dengan Jahannam, begitulah Kami membalas orang-orang yang zalim” (Al Anbiya: 29)
Itulah tokoh-tokoh thaghut di dunia ini.
Orang tidak dikatakan beriman kepada Allah sehingga dia kufur kepada thaghut, kufur kepada thaghut adalah separuh laa ilaaha ilallaah. Thaghut yang paling berbahaya pada masa sekarang adalah thaghut hukum, yaitu para penguasa yang MEMBABAT aturan Allah, mereka menindas umat ini dengan besi dan api, mereka paksakan kehendaknya, mereka membunuh, menculik, dan memenjarakan kaum muwahhidin yang menolak tunduk kepada hukum mereka. Akan tetapi banyak orang yang mengaku Islam berlomba-lomba untuk menjadi budak dan hamba mereka. Mereka juga memiliki ulama-ulama jahat yang siap mengabdikan lisan dan pena demi kepentingan ‘tuhan’ mereka.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala cepat membersihkan negeri kaum muslimin dari para thaghut dan kaki tangannya, Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.

(Tulisan ini merupakan  , ed.)


DEFINISI THAGHUT
oleh : Ustadz Abu Jibril
Ibnu Qayyim berkata:
Thaghut ialah segala sesuatu yang melampaui batas yang disembah oleh seorang hamba, diikuti dan ditaatinya. Dan Thaghut bagi setiap kaum ialah: penguasa yang mereka berhukum kepada hukum selain Allah dan Rasul-Nya, atau yang mereka sembah selain dari pada Allah, atau yang mereka ikuti tanpa ilmu pengetahuan dari Allah atau yang mereka taati dalam hal apa yang mereka tidak mengetahui bahwa hal itu termasuk ketaatan kepada Allah.
Sedangkan Abu A’la al Maududi mendefinisikan thaghut yaitu:
Syaitan, tukang-tukang ramal, dukun-dukun yang mengklaim diri mereka mengetahui urusan ghaib, orang yang berfatwa dengan selain yang diturunkan Allah, patung berhala yang diciptakan untuk disembah manusia, orang yang suka diagungkan dan marah bila tidak diagungkan, penguasa atau pemerintahan melampaui batas,yang menolak dan membenci syariat Allah, serta menghalangi tegaknya dengan berbagai cara, baik secara lembut, rayuan dan sogokan atau dengan tekanan (dipenjara, diintimidasi,diusir, dibunuh, dan bila ia sebagai pegawai maka diancam dengan pemecatan dari jabatan), lalu mengganti syariat Allah dengan syariat jahiliyah, yang bersumber dari hawa nafsu dan akal fikiran manusia semata.
Itsbaatun (Menetapkan) wala’ (kecintaan dan keterikatan) kepada Allah, Dienullah, Kitab Allah dan Sunnah Nabi Nya, serta Hamba-hamba Allah yang shalih.
Dalam hal ini telah berkata Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah :
Dan ketahuilah bahwa seluruh manusia tidak akan menjadi mu’min kepada Allah kecuali dengan mengkufuri thaghut. Allah berfirman dalam surat Al Baqoroh:
“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Al Baqoroh :256)
Dari penjelasan diatas, jelas dan gamblang bagi siapa saja yang ingin memahami dengan pemahaman yang benar bahwa intisari dari rukun tauhid ialah adanya alwala’ dan al bara’. Jika ini tidak jelas dan tegas, maka seseorang tidak akan pernah merasakan indah dan manisnya tauhid serta keji dan pahitnya syirik, dan orang itu tidak akan pernah meraih kebenaran tauhid.

KALIMAT THAGHUT DALAM AL QURAN
Didalam Al Quran kalimat Thaghut dijumpai sebanyak 8 kali,
Pertama: Allah Swt berfirman:
“Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).” (QS. An Nahl: 36)
Ayat ini menafsirkan makna syahadat. Jadi mengetahui syahadat itu wajib dengan maknanya, supaya seorang hamba bisa mengerjakan secara benar apa yang menjadi kewajibannya. Diantaranya dengan mengesakan Allah dan menjauhi thaghut. Atau mengambil hukum kepada hukum selain Al Quran dan As Sunnah.
Ibnu Qayyim berkata: “Allah swt memberitahukan bahwa siapa yang berhukum atau minta dihukumi dengan selain apa yang dibawa oleh Rasul saw, berarti dia telah mengangkat thaghut sebagai hakim dan berhukum kepadanya. Thaghut –sebagaimana keterangan diatas- adalah perkara apa saja yang manusia melampaui batas dengannya, berupa ma’bud (yang disembah), matbuu’ (yang diikuti) atau muthaa’ (yang ditaati).
Jadi, thaghutnya suatu kaum adalah siapa yang kaum itu berhukum kepadanya bukan kepada Allah dan Rasul-Nya, atau mereka sembah selain Allah, atau mereka ikuti tanpa hujjah yang nyata dari Allah, atau mereka taati dalam perkara-perkara yang mereka tidak tahu bahwa hal tersebut sama dengan mentaati Allah. Inilah thaghut-thaghut dunia. Apabila kita merenungkannya dan merenungkan peri keadaan manusia dalam hubungannya dengan thaghut, maka kita akan dapati bahwa mayoritas diantara mereka berpaling dari ibaadatullah (ibadah kepada Allah) kepada ibadatut thaghut (ibadah kepada thagut), dan berpaling dari berhukum kepada Allah dan Rasul menjadi berhukum kepada thaghut. Dan dari taat kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya menjadi taat kepada thaghut dan mengikutinya.
Kedua: Allah Swt berfirman:
“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah MahaMendengar dan Maha Mengetahui.
(QS Al Baqarah 2:256)
Ketiga: Allah Swt berfirman:
“Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” 
(QS. Al Baqarah: 256-257)
Keempat: Allah Swt berfirman:
“Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bahagian dari Al kitab? Mereka percaya kepada jibt dan thaghut, dan mengatakan kepada orang-orang Kafir (musyrik Mekah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman.” 
(QS. An Nisaa: 51)
Kelima: Allah Swt berfirman:
“Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu ? Mereka hendak ber-hakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.”
(QS. An Nisaa: 60)
Keenam: Allah Swt berfirman:
“Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.
(QS. An Nisaa: 76)
Ketujuh: Allah Swt berfirman:
Katakanlah: “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?.” Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus.”  
(QS. Al Maaidah: 60)
Kedelapan: Allah Swt berfirman:
“Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembah- nya dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembira; sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba- hamba-Ku”  
(QS. Az Zumar: 17)
Wallahu’alam…

ABU THOLUT DITANGKAP, LAGI-LAGI ISLAM KAMBING HITAMNYA.. ISU TERORIS DAN REKAYASA KEZALIMAN THOGUT



Mujahid pun merindukan anak-istrinya di rumah. Setelah sekian lama bersembunyi dan tak berjumpa, Abu Tholut -- mujahid Poso, Moro dan Afghanistan itu -- akhirnya menemui keluarganya di Desa Bae Pondok RT 04 RW 03, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Tapi siapa nyangka, jejak Abu Tholut tercium Densus Anti Teror 88, hingga ia tertangkap Jumat (10/12/2010) pagi, pukul 08.30. Tanpa perlawanan yang berarti, Abu Tholut dipaksa menyerah dengan todongan senjata polisi.
Menurut saksi mata yang menyaksikan detik-detik penangkapan tersebut, terdengar lima kali suara tembakan. Kabarnya, kaki Abu Tholut tertembak saat Densus 88 melakukan penyergapan.
Informasi tertangkapnya Abu Tholut dibenarkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Ketut Untung Yoga Ana. Dari penangkapan dan penggeledahan disita 1 pucuk senjata jenis FN kaliber 9 mm buatan Belgiun, berikut 1 magasin dan 22 butir peluru kaliber 9 mm. Konon, polisi juga menemukan dua buah amplop berwarna cokelat, bertuliskan "oretan" dan Majalah Anshorut Tauhid, ditujukan kepada Ustadz Abu Tholut.
Namun hingga saat ini Kapolri Komjen Timur Pradopo belum bersedia memberi keterangan pers lebih lanjut ihwal kabar tertangkapnya Abu Tholut. Kapolri meminta wartawan untuk bersabar. Saatnya akan diinformasikan.
Seperti diketahui, Mantan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) sempat menyebut Abu Tholut alias Mustofa sebagai salah satu tokoh sentral aksi terorisme di Indonesia. BHD  juga menuduh Abu Tholut otak perampokan Bank CIMB Niaga Medan pada 18 Agustus lalu, hingga ia ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Nama Abu Tholut disebut-sebut oleh para tersangka perampokan yang ditangkap polisi di Tanjung Balai, Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Selain dituding menggerakkan pelatihan militer di Aceh, Abu Tholut, juga dikaitkan dengan penyerangan dan penembakan tiga polisi di Markas Kepolisian Sektor Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara. Kelompok Abu Tholut juga dituduh memiliki target mengambil alih kekuasaan negara.
Menurut sumber terpecaya Arrahmah.com, tidak benar jika Abu Tholut melakukan aksi perampokan Bank CIMB Niaga Medan. "Bohong, jika Abu Tholut melakukan perampokan. Itu adalah rekayasa polisi belaka untuk menyeret Abu Tholut sebagai tersangka," kata sumber tadi.

RIWAYAT ABU THOLUT VERSI POLISI
Dalam catatan polisi, Abu Tholut punya banyak nama, seperti Mustofa alias Muhammad Imron Baihaqi alias Pranata Yuda alias Herman. Abu Tholut  bukanlah tokoh baru dalam berbagai aksi jihad  dan menjadi salah satu pimpinan Jamaah Islamiyah. Sejak 1987, Abu Tholut masuk kamp militer di Afganistan selama dua tahun atas sepengetahuan Ketua Jamaah Islamiyah (JI) Abdullah Sungkar di Malaysia.
Tahun 1989  Abu Tholut kembali ke Indonesia. Empat tahun kemudian (1993), ia menjadi anggota Jamaah Islamiyah. Tahun 1995, ia diminta Abdullah Sungkar menjajaki kamp pelatihan di Moro, Filipina. Perjalanan jihad Abu Tholut berikutnya diangkat sebagai Mantiqi III Jamaah Islamiyah yang membawahi Kalimantan, Sulawesi, dan Filipina Selatan (1997). Selanjutnya, tahun 1999, Abu Tholut  berjihad ke Moro selama delapan bulan. Tahun 2000, ia  kembali ke Indonesia. Setahun kemudian (2001), ia berjihad di bumi Poso.



USTADZ ABU THOLUT BERDAGANG PUPUK
Sejak keluar dari penjara, Abu Tholut, ayah tujuh anak ini mencoba untuk berwiraswasta. Di antaranya, ia berdagang sandal, pupuk hewan, dan lain-lain. Menurut penuturan adik perempuan Abu Tholut, Kusniati, abangnya kerap menjadi buah kekhawatiran sang isteri.
Isteri Abu Tholut, Fathatun, merasakan trauma yang begitu dalam pasca penangkapan suaminya pada tahun 2003 lalu. Setiap kali ada berita penangkapan teroris, isteri Abu Tholut selalu kontak Kusniati tentang keberadaan suaminya.
Mendapati kekhawatiran itu, Abu Tholut selalu meyakinkan isterinya bahwa ia masih sibuk dalam wiraswasta pupuknya. Tapi, kekhawatiran sang isteri akhirnya meledak ketika beberapa bulan lalu, diberitakan bahda Densus 88 menembak dua tersangka teroris, yang satu di antaranya berinisial M (Mustofa). Ternyata, polisi meralat pemberitaan itu. Dan, isteri Abu Tholut pun berhasil diyakinkan sang adik. Sang adik diminta isteri Abu Tholut untuk mengecek nasib abangnya di kantor polisi.
Abu Tholut memang pernah ditangkap semasa Jenderal Pol Da'i Bachtiar menjabat Kapolri. Didampingi Kapolda Jateng Irjen Pol Didi Widayadi, polisi memimpin penggeledahan rumah di Semarang. Menurut Polda, temuan ini yang pertama kali dan terbesar. Termasuk temuan dua ton bahan peledak dan ratusan pucuk senjata. Polisi pun menyatakan bahwa temuan besar itu adalah buah dari pengakuan seorang tersangka yang bernama Mustofa, alias Pranata Yuda, alias Abu Tholut.
Di pengadilan Jakarta Timur, Abu Tholut dinyatakan tidak terbukti sebagai pelaku teroris. Dia hanya terjerat sangkaan kepemilikan senjata api secara ilegal. Pada tanggal 11 Mei 2004, hakim memutuskan vonis penjara delapan tahun untuk Abu Tholut dipotong masa tahanan. Tapi, Abu Tholut didampingi pengacaranya melakukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Namun permintaan bandingnya ditolak. Pada 9 Agustus 2004, Abu Tholut resmi menjadi penghuni LP Cipinang.
Karena berkelakuan baik selama dalam penjara, Abu Tholut beberapa kali dapat remisi atau potongan masa tahanan. Total remisi sekitar enam tahun. Akhirnya, pada 27 Agustus 2007, Abu Tholut dibebaskan bersyarat. Ia bebas berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor XVI.4100.PK.04.05 THN 2007, tertanggal 13 Agustus 2007.

 Perjalanan Sang Mujahid VERSI "MANTAN" MUJAHID NASIR ABAS
Nasir Abas yang mengaku pernah menjadi murid Abu Tholut saat berjihad di Afghan dan Moro, merasa heran dengan kembalinya Tholut ke kediamannnya di Kudus. "Mungkin Tholut sudah kelelahan. Apa yang dilakukannya seperti bunuh diri, apalagi ia kembali ke rumahnya di Kudus," kata Nasir.
Dikatakan Nasir, Abu Tholut pernah menjadi pengajar atau instruktur bahan peledak di Afghanistan dari tahun 1987 sampai 1992. Dia juga aktif di Mindanao, Filipina, dan pernah menjadi pemimpin camp di Filipina pada 1999-2000. Abu Tholut juga pernah menjadi Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiyah di Poso (2000-2002), sebelum kemudian diserahkan kepada Nasir Abas, yang kini menjadi pengamat terorisme. Abu Tholutlah orang  yang melaporkan kepada Abu Bakar Baa'syir siapa saja yang lulus dalam pelantikan JI.
Masih kata Nasir Abbas, Abu Tholut juga dinilai memiliki keahlian berbahaya lebih daripada Dulmatin ataupun Noordin M Top. Dengan pengalamannya, Abu Tholut pernah membangun laboratorium bom. Pada tahun 2003 dia pernah disergap di Semarang dan telah memiliki laboratorium bom. Dia juga saat itu diketahui memiliki senjata M 16.
Pada 8 Juli 2003  Abu Tholut ditangkap di rumahnya, Perumahan Permata Hijau Permai Blok F-11 No 16 RT 07 RW 18, Kelurahan Kali Abang Tengah, Bekasi Utara, atas kepemilikan senjata api yang disimpan di Bekasi dan Semarang.
Di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Abu Tholut divonis 8,5 tahun penjara (11 Mei 2004). Selanjutnya, 9 Agustus 2004, ia menghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang karena bandingnya ditolak Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Tapi kemudian Abu Tholut dibebaskan bersyarat setelah mendapat remisi (27 Agustus 2007) hingga empat tahun.
Kabarnya, Abu Tholut sudah dibawa menuju Jakarta. Namun belum diketahui keberadaannya, apakah ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok atau Mabes Polri.

VERSI LAIN BERITA
Tadi pagi (10/12/10), Mustofa alias Abu tholut yang selama ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dan dikait-kaitkan dengan pelatihan militer di Aceh, ditangkap tanpa perlawanan di Kudus.  Namun hingga kini polisi mengklaim masih menyelidiki keterkaitannya dengan "terorisme".
"Yang ditangkap DPO teroris atas nama Mustofa alias Pranata Yuda alias Imron Baihaki, alias Abu Tholut, pukul 08.30 WIB. Ditangkap di rumahnya bersama istrinya," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah, AKBP Djihartono, saat dihubungi wartawan, Jumat (10/12).
Tim Densus menangkap Abu Tholut saat berada di RT.4  RW.III, Desa Bae Pondok, Kecamatan Bae, Kudus, Jawa Tengah.  Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Djihartono menjelaskan lokasi penangkapan adalah rumah istri Abu Tholut.
"Ditangkap di kamar rumahnya, engga ada perlawanan," ujarnya pada Jumat (10/12) seperti yang dilansir Viva News.
Abu Tholut dilaporkan pernah menjadi pengajar atau instruktur bahan peledak di Afghanistan dari tahun 1987 sampai 1992. Dia juga aktif di Mindanao, Filipina, dan pernah menjadi pemimpin kamp di Filipina pada 1999-2000.
Abu Tholut juga pernah menjadi Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiyah di Poso (2000-2002), sebelum kemudian diserahkan kepada Nasir Abas, yang kini menjadi mantan mujahid.

SENJATA API DAN PELURU
Bersama dengan penangkapannya, polisi mengklaim mereka menyita senjata api jenis FN juga puluhan peluru.
"Bersama tersangka juga diamankan senjata api jenis FN kaliber 9 mm buatan Belgia, satu magasin, dan 22 butir peluru kaliber 9 mm. Saat ini masih dilakukan pengembangan lapangan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Ketut Untung Yoga Ana Jumat siang.
Laporan media-media lokal mengatakan bahwa Abu Tholut akan dibawa ke Jakarta sore ini untuk dilakukan pemeriksaan.
"Sore ini akan tiba di Jakarta, karena tim sedang dalam perjalanan," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar

RUMAH ABU THOLUT
Letak rumah terduga Abu Thalut, 50, yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri, di Dukuh Bae Pondok, RT 4/III, Desa Bae, Kecamatan Bae, sangatlah strategis untuk bersembunyi. Hal itu dikarenakan, letak rumah yang belakangnya kebun dan sebelah kirinya sungai, membuat rumah tersebut tidak mudah dijangkau oleh orang awam.
Berdasarkan pengamatan di lokasi kejadian, rumah terduga diapit oleh tiga rumah saudara iparnya, Yakni, rumah Mustaqin (depan), rumah Yasin (samping kanan), dan Zahid (samping kanan), dan dibelakangnya adalah kebun. Sehingga, jarang diketahui masyarakat awam apabila tidak benar-benar sengaja mendatangi rumah terduga.

Rumah yang mempunyai ukuran cukup luas, dengan tembok bercat putih, serta berlantai keramik warna hijau, sebelumnya tidak pernah menjadi sorotan warga. Namun, sejak setahun terakhir, rumah tersebut mulai sering didatangi warga, dan juga dimata-matai petugas, khususnya Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Su'udi, 42, warga Dukuh setempat saat ditemui Radar Kudus, di TKP kemarin menuturkan, Dukuh Bae Pondok, Desa Bae, merupakan Dukuh paling ujung alias perbatasan, yang menghubungkan antara Desa Bae, Kecamatan Bae, dengan Desa Samirejo, Kecamatan Dawe. "Dukuh kami merupakan dukuh terakhir di Desa Bae, dan Kecamatan Bae. Karena, disebelah utara dukuh kami, ada jalan tenggangan sepanjang 2 kilometer, yang kanan kirinya adalah sawah dan kebun," ujarnya.

Setelah itu, lanjutnya, apabila keutara lagi, sudah masuk di Desa Samirejo, Kecamatan Dawe. "Masyarakat umum memang jarang yang lewat dijalan ini, kecuali masyarakat sekitar. Karena kebanyakan masyarakat umum seringnya, lewat jalan Kudus-Colo," bebernya. Dari jalan Raya Kudus-Colo, Dukuh tersebut harus masuk jalan sempit yang mempunyai lebar jalan dua meter, kearah Barat kurang lebih sepanjang 1,5 kilometer. Tepatnya, disebelah baratnya Kantor PDAM unit Produksi.

Su'udi mengakui, akhir-akhir ini banyak sekali warga yang tidak dikenal sering mendatangi dukuhnya. "Kadang ada orang yang sengaja mondar-mandir tidak jelas disekitar sini. Namun, saya tidak tahu apakah itu petugas atau bukan. Yang jelas, seringnya berpakaian layaknya preman," ungkapnya. Sementara itu, Kapolres Kudus, AKBP R. Slamet Santoso, kepada Radar Kudus, kemarin mengungkapkan akan tetap menempatkan petugas di Dukuh tersebut untuk menjaga TKP. "Anggota tetap kami siagakan untuk mengamankan lokasi TKP, hingga batas waktu yang diperlukan," ujarnya.

Untuk personil yang ditempatkan dilokasi pengamanan, jelasnya, sesuai dengan kebutuhan. "Petugas yang kami tempatkan ada yang berpakaian Dinas Kepolisian. Dan ada juga yang berpakaian preman, dengan sistem keamanan terbuka dan tertutup," bebernya. Pengamanan di TKP itu, lanjutnya, bertujuan untuk menjaga lokasi agar tetap kondusif, aman, dan terkendali. "kami akan mengamankan TKP hingga minimal sampai tahun baru nanti," paparnya.

Sedangkan, untuk antisipasi masuknya teroris di Kabupaten Kudus, Polres Kudus mulai mendata seluruh kos-kosan yang ada. Selain itu, menggerakkan Polmas (Polisi Masyarakat) diseluruh Desa di Kabupaten Kudus. "Kami juga berharap kepada seluruh ketua RT dan RW, agar mendata warganya dengan cermat dan teliti. Terutama bagi warga pendatang untuk secepatnya mengurus administrasi kependudukan, seperti KK, dan KTP," jelasnya.Pihaknya juga berharap, agar masyarakat segera melaporkan kepada pihak yang berwajib, apabila terdapat hal-hal yang mencurigakan dilingkungan sekitarnya.

Kronologis penangkapan Orang yang Diduga Abu Tholut
-Sekitar pukul 08.00 tiba-tiba sekelompok orang dengan berpakaian preman datang di Dukuh Bae Pondok RT 4/III dengan mengendarai 7 sepeda motor dan 3 mobil kijang. Jumlahnya mencapai puluhan.
-Mereka langsung menyuruh tetangga sekitarnya untuk masuk ke dalam rumah masing-masing.
-Beberapa menit kemudian, terdengar suara tembakan sebanyak lima kali dari lokasi rumah yang digerebek, yakni rumah milik Fatchatun alias Zumaroh (istri yang diduga sebagai Abu Tholut).
-Sekitar pukul 08.30, sekelompok orang yang kemudian diketahui sebagai anggota Densus 88, itu kemudian membawa Abu Tholut.
-Saat dibawa tim Densus 88, tetangga istri yang diduga Abu Tholut mengatakan bahwa kaki Abu Tholut pincang.
-Abu Tholut tidak melakukan perlawanan yang berarti kepada petugas. Sedangkan, untuk barang bukti yang dibawa petugas, di antaranya adalah sepucuk senjata jenis FN kaliber 9 mm buatan Belgia, dan satu magazin, serta 22 butir peluru kaliber 9 mm. Di Teras rumahnya pun juga ditemukan sepucuk amplop berukuran kertas HVS, dengan tulisan kepada Ustadz Abu Thaluth (cetakan print out) dipojok kiri atas dan di bawah kanannyanya terdapat tulisan Majalah Ansharut Tauhid, jalan Cemani-Batik Keris No.88 Cemani grogol Sukoharjo, telp 0271-2167285 (cetakan print out), serta di tengah-tengahnya, terdapat tulisan tangan kumpulan coret-coretan meringkas kitab al Umdah Abdul Qodir Abdul Aziz.

PIHAK KEPOLISIAN TELAH BOHONG TIDAK MENEMBAK ABU THOLUT
Pengakuan pihak kepolisian bahwa tidak ada penembakan saat Densus 88 menangkap Abu Tholut, dibantah oleh pihak keluarga Abu Tholut.
Kepada tim pembela muslim (TPM) yang ditunjuk sebagai penasihat hukum Mustofa (nama lain Abu Tholut), istri Abu Tholut mengaku suaminya itu ditembak sebanyak dua kali oleh Densus 88 Anti Teror.

Koordinator TPM Achmad Michdan, mengutip keterangan istri Abu Tholut, berkisah Kamis malam (9/12/2010) sekitar pukul 20.00 Wib, Abu Tholut tiba di rumahnya di daerah Kudus. Seperti kebanyakan aktivitas manusia pada umumnya, Abu Tholut pun lalu menghabiskan waktu dengan beristirahat sepanjang malam hingga pagi.

Jumat pagi, Tholut pun melaksanakan aktivitas keseharian mayoritas umat umumnya saat mengawali pagi, yaitu mandi. "Waktu itu Abu Tholut sedang mandi di kamar mandi," ujar Michdan, Jumat (10/12/2010). Istri dan mertua Abu Tholut ada di depan rumah.

Dua anggota Densus 88 pun mendekat ke rumah. Namun tak seperti umumnya orang bertamu, Densus tak menyapa dan berkomunikasi dengan mertua dan istri Tholut yanga da di depan. Densus menurut Michdan seakan mengabaikan kedua makhluk tersebut. Laiknya maling, Densus pun tak minta izin kala menyatroni ke dalam rumah, mencari sosok Tholut.

Sekelabat kemudian, dua kali suara tembakan terdengar dari tempat Abu Tholut membasuh diri. "Kemudian Abu Tholut dipapah oleh dua orang Densus tersebut keluar lewat pintu belakang ke luar rumah," tutur Michdan.

Menurut Michdan, informasi yang berhasil didapatnya dari keluarga dan warga sekitar kejadian, saat dipapah, kaki Tholut dalam keadaan terluka. Untuk menelusuri fakta sebenarnya di balik penangkapan terhadap Abu Tholut, Michdan mengaku TPM sudah mengirimkan satu timnya ke lokasi kejadian.

"Kita kirim untuk investigasi yang sebenarnya," katanya. Investigasi, lanjut Michdan, juga dimaksudkan untuk mencari tahu apakah benar Abu Tholut membawa senjata FN beserta magazen dan beberapa peluru kaliber 9 milimeter saat ditangkap, seperti yang disebutkan Polri pada Jumat (10/12)


Sumber: Dari berbagai sumber




Minggu, 21 November 2010

DENSUS 88

Densus 88 AT Anti Terror dan Pelindung Koruptor

Densus 88 AT, Densus 88 Anti Teror adalah team khusus bayaran Amerika untuk memberangus "teroris" yang umumya berjenggot... Densus/Polri selalu curiga ama orang orang yang berjenggot...

Densus 88 AT


Densus 88 AT atau Datasemen Khusus 88 AT merupakan pasukan elit Mabes Polri yang bertugas menanggulangi terorisme dan penegakan hukum domestik Indonesia. Dianggotai kurang lebih 400 personil, densus 88 terdiri dari para ahli investigasi, tim gegana dan penembak jitu diharapkan mampu meredam terorisme yang kian marak menghantui kehidupan di Indonesia sehingga melunturkan kepercayaan dunia luar terhadap keamanan dan stabilitas negara. Semua yang berbau "teroris" akan di berangus oleh team ini terutama orang-orang yang berjenggot dan memakai gamis dan pernah berjihad di konflik ambon maupun poso, memang sejatinya team ini di bentuk dan di biayai oleh Amerika untuk memberangus musuh musuh Islamnya karena Amerika dan Bos nya Amerika yaitu Israel takut akan kebangkitan Islam terutama kaum mujahidin yang terbukti tangguh dalam medan peperangan dalam mengusir penjajah di negaranya maupun dalam membantu saudaranya yang di bantai macam di perang Bosnia, Ambon, Poso dan mereka berusaha sekuat tenaga untuk membentuk public opinion bahwa mujahidin adalah terorris, dan proses ini berlangsung secara sistematis di dukung oleh ribuan media terutama media TV seluruh dunia termasuk Indonesia (terutama TV One, METROTV dan RCTI) yang dimulai dengan penghancuran WTC New York 9/11, yang terbukti nyata bahwa pelakunya adalah amerika sendiri .

Dan mereka selalu menggambarkan kekerasan yang dilakukan muslim apapun bentuknya sementara mereka selalu menyembunyikan kebiadaban yang dilakukan oleh kristen (kasus ambon dan kasus poso) apalagi yahudi yang dengan seenaknya membantai muslimin palestina dan selalu di bela oleh biang teror dunia yaitu amerika cs, amerika adalah negara agresor paling aktif di dunia yang dengan pengecutnya mengeroyok dan membantai ratusan ribu rakyat irak dan afganistan dan selalu mendapat penghargaan dari kebanyakan media tv dunia.

Sementara non muslim bebas menggunakan pistol, seperti preman di kerusuhan depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (29/9) dan pendeta di HKBP di bekasi yang menembak pemrotes kesewenang-wenangan HKBP di Bekasi, malah tidak di proses sama sekali, malah pendeta yang bersangkutan diberitakan menjadi korban penusukan oleh muslim bekasi padahal pisau yang digunakan penusukan adalah kepunyaan orang-orang HKBP yang berhasil direbut oleh pihak muslim dalam sebuah kerusuhan yang tidak seimbang dimana jumlah HKBP diperkirakan berjumlah 200 orang sementara pihak muslim hanya berjumlah 10 orang, penindasan kaum minoritas terhadap mayoritas.
Salah satu senjata yang dilepas oleh musuh Islam atau murtadin/munafik adalah jargon yang menyatakan bahwa 'Islam tidak mengajarkan kekerasan' dan dengan jargon ini diharapkan agar umat Islam selalu menerima apa adanya sementara amrik bisa dengan seenaknya mengobok obok umat Islam, padahal kekerasan dalam Islam sudah diatur sedemikian rupa agar umat Islam bisa bertahan dari serangan iblis yang sangat biadab.

Fitnah Dajjal sedang merajalela dan hal ini sudah di peringatkan oleh Nabi.

Harus diakui bahwa Indonesia sekarang tidak lebih dari negara bonekanya Amerika yang nota bene adalah kaki tangan Israel, karena kekayaan Amerika hampir semua di kuasai oleh "The real terorrist" penjajah Zionist Yahudi Israel, semua orang sudah tahu betapa Amerika senang mengobarkan peperangan dan selalu mengeroyok musuh-musuh Israel dan mereka malah meneriakan bahwa Islam adalah agama perang, maling teriak maling, dan mereka selalu melindungi israel walaupun israel sudah menjajah tanah palestina sejak tahun 48.... dan mentolerir semua terror dan kebiadaban israel di tanah palestina.

Densus 88 AT diresmikan kewujudannya pada 26 Agustus 2004 oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani, anggota awal densus 88 hanya berjumlah 75 yang dikepalai Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian, atas restu dari CIA. Angka 88 merupakan simbol dari sepasang borgol yang bermakna tugas densus 88 akan terus berkesinambungan dalam menjaga stabilitas negara dan memerangi terorisme. Makna lain angka “88″ adalah merujuk pada angka korban bom Bali pada tahun 2002 dari pihak Australia, yang terbukti kuat bahwa ledakan yang terjadi berasal dari ledakan micro nuke, bom buatan israel...! rekayasa ini adalah trik untuk melahirkan kaki tangan Amerika di Indonesia yaitu Densus88 yang sejatinya di tugaskan untuk menjegal mujahidin, sementara mereka (Polri) melupakan sama sekali akan ribuan korban muslim di kerusuhan ambon dan poso. Dan mereka juga tidak mau tahu akan laskar kristus yang telah secara biadab mengobarkan kerusuhan ambon, kesadisan mereka melebihi kesadisan PKI dan memang kesadisan tersebut termaktub dalam alkitab :

"Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku"
(Lukas 19:27)


"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. (35) "Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, (36) dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya."
(Matius 10:34-35)

(13.)Ada orang-orang dursila tampil dari tengah-tengahmu, yang telah menyesatkan penduduk kota mereka dengan berkata: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak kamu kenal,

(14) maka haruslah engkau memeriksa, menyelidiki dan menanyakan baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di tengah-tengahmu,

(15)maka BUNUHLAH dengan mata pedang penduduk kota itu, dan TUMPASLAH dengan mata pedang kota itu SERTA SEGALA ISINYA DAN HEWANNYA.

(16) Seluruh jarahan harus kaukumpulkan di tengah-tengah lapangan dan HARUS KAU BAKAR HABIS KOTA dengan seluruh jarahan itu sebagai korban bakaran yang lengkap bagi TUHAN, Allahmu. Semuanya itu akan tetap menjadi timbunan puing untuk selamanya dan tidak akan dibangun kembali.

(17) Dari barang-barang yang dikhususkan itu janganlah apapun melekat pada tanganmu, supaya TUHAN berhenti dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, menunjukkan belas kasihan-Nya kepadamu, mengasihani engkau dan membuat jumlahmu banyak, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.

(18) Sebab dengan demikian engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, untuk berpegang pada segala perintah-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, dengan melakukan apa yang benar di mata TUHAN, Allahmu."
( Ulangan 13 : 13-18 )

"Kasih" hanyalah manis di bibir... waspadalah... waspadalah....

Adapun persenjataan yang dimiliki densus 88 antara lain senapan Colt M4, Armalite AR-10 dan shotgun Remington 870 disamping kendaraan-kendaraan tempur buatan Amerika termasuk (kabarnya) pesawat C130 Hercules.
Detasemen khusus 88 (Densus 88) adalah hadiah dari Amerika Serikat yang di berikan kepada Indonesia yang bertujuan untuk memburu teroris yang ada di Indonesia. Sesuai dengan hobi sang empunya saat ini yang lagi asik- asiknya memburu Teroris Global, walaupun Amerika sendiri jika melakukan teror tak segan segan sampai mengeroyok Iraq dan Afganistan, di Iraq mereka tak segan segan membom kota Iraq dan membantai pluhan ribu warga iraq dengan alasan yang di buat-buat kemudian di Afganistan dengan tanpa rasa malu mereka mengeroyok Afganistan dengan alasan 9/11 padahal mereka sendiri lah yang telah menghancurkan menara kembar New York, kemunafikan yang nyata.
Skenario yang hebat pun di lancarkan demi berjalannya kebohongan ini. Mulai dari penagkapan Abu Bakar Ba’sir yang tidak pernah memiliki bukti yang jelas sampai dengan umat muslim lainnya yang kebanyakan semuanya di sembunyikan dari Pers secara langsung. Semua keterangan kebanyakan berasal dari pihak kepolisian dan tentu saja itu sudah di hiasi oleh kebohongan yang sangat nyata bahkan dengan tanpa rasa malu ataukah kemaluan mereka sudah hilang..... mereka menculik anak yang masih bau kencur... Dua orang di bawah umur yang ikut hilang saat Densus 88 beraksi di Klaten, yakni kakak beradik Ainul Quratul Aini (AQ, 17 tahun), dan Faisal Rafiudin (FR, 13 tahun); (Keduanya adalah anak dari Medi, 41, warga RT 5 RW XIII Cemani, Sukoharjo); akhirnya bisa dihubungi. ISAC (Islamic Study and Action Center), saat berbincang dengan wartawan Muslimdaily di salah satu masjid di kota Solo, melalui sekretarisnya Endro Sudarsono, menjelaskan, “Kedua anak tersebut sudah dapat kita (ISAC-red) temui. Bersama mereka juga ada Pak Mulyono, istrinya, dan anaknya (istri Shogir).”

Menurut pemaparan Endro, “Ahad (27/6) pagi kemarin, kita bisa bertemu dengan mereka di Klaten. Sementara, mereka berlima tinggal dengan kerabat yang ada di Klaten. Yah.., letaknya sekitar 2 kilo-an dari Mapolres Klaten.”

Ada kejanggalan yang Endro lihat, saat bertemu dengan mereka berlima.

“Pergelangan tangan Pak Mul terluka, bahkan sampai bernanah,” jelas Endro. Menurut penyampaian Endro, tangan Mulyono terluka karena di ikat dengan menggunakan tali.

“Itu karena ketatnya tali yang diikat ke tangan Pak Mul,” Endro menjelaskan. “Bahkan, Pak Mul sampai di tampar pipinya,” tambahnya.

Endro menjelaskan, bahwa Densus 88 telah melakukan pelanggaran HAM. Apalagi dengan ikut di tangkapnya AQ dan FR, dua anak yang masih di bawah umur.

“Densus 88 telah melanggar UU Nomor 23 tahun 2002 Pasal 16 dan 17, yaitu tentang perlindungan anak.” Kata Endro.
Kemudian aksi teror Densus88 adalah penangkapan Ustad Abu Jibril yang di tengarai mendanai kegiatan terorris Indonesia padahal Ustad Abu Jibril adalah seorang jurnalis pemilik Arrahmah.com dan bahkan beliau masih punya utang dalam melakukan bisnis medianya. Bahkan dengan undang-undang yang tak jelas , Ustadz Abu Jibriel pernah mengalami penangkapan semena-mena, penahanan, dan interogasi oleh Tim Densus 88 Anti Teror, pada tanggal 14 Juni 2004.
Dimana penangkapan dan penahanan semena-mena ini dilakukan hanya berdasarkan dugaan adanya keterkaitan dan atau keterlibatan dengan aktivitas terorisme oleh Tim Densus 88 Anti Teror. Masih banyak lagi kasus serupa yang menimpa umat Islam akibat undang-undang penjerat kaum Muslimin tersebut, termasuk penahanan yang semena-mena terhadap pimpinan Ar Rahmah Media, M Jibriel yang hingga kini masih ditahan dan belum jelas putusannya.

Dalam sebuah kesempatan di salah satu stasiun televisi swasta indonesia (SCTV) Ustadz Abu Jibriel pernah menceritakan kronologis jihad di Afghanistan hingga munculnya isu perang melawan terorisme yang diciptakan oleh Amerika. Menurut beliau pada awalnya Amerika ikut membantu mujahidin Afghanistan ketika memerangi kaum ateis Uni Soviet. Amerika tidak mampu secara langsung memerangi Uni Soviet sehingga dipakailah tenaga mujahidin yang berjihad untuk mengusir penjajah dari negeri Islam tersebut. Sayangnya habis manis sepah dibuang. Setelah mujahidin berhasil memukul mundur pasukan Uni Soviet, ganti mujahidin yang menjadi sasaran dan menjadi musuh Amerika. Melalui agen-agen mereka, terutama CIA, dimulailah sebuah usaha secara sistematis untuk menghabisi alumni Afghanistan baik yang berada di Afghanistan maupun yang kembali ke negeri asal mereka. Presiden Zia ul Haq, yang banyak membantu jihad Afghanistan dibunuh, juga Syekh Abdullah Azzam, hingga pengusiran Syekh Usamah bin Ladin.
Sementara itu, sekitar 10.000 mujahidin disiksa, diintimidasi, ditangkapi dan diteror. Khususnya mereka yang pulang kampung ke negeri asal mereka. Ustadz Abu Jibriel dalam mengungkapkan data-data tersebut mengutip sebuah artikel berjudul “Rencana Jahat di Balik Terorisme”, yang menurut beliau terorisme sangat bertentangan dengan kemuliaan dan ketinggian jihad dalam Islam.
Selanjutnya Ustadz Abu Jibriel menjelaskan jihad dalam Islam, yang sangat mulia dan tinggi kedudukannya. Beliau mengutip dari buku beliau sendiri, Syubhat-Syubhat Seputar Jihad, di halaman 140. Dalam buku tersebut disebutkan 8 Keutamaan Jihad Di Jalan Allah, yaitu :
  1. Jihad di jalan Allah adalah amalan yang tertinggi martabatnya dalam Islam 
         Silahkan KLIK DISINI untuk Melihat Wajah Damai Para Syuhada InsyaAllah
  1. Jihad di jalan Allah adalah sebuah jalan utama bagi tegaknya Daulah Islamiah
  2. Jihad di jalan Allah menjamin seseorang itu surga, diampuni segala dosa dan diberi kemenangan dunia dan akhirat
  3. Jihad di jalan Allah adalah amal yang paling utama dan tiada tandingannya
  4. Amalan jihad di jalan Allah dan berada di medan jihad diberikan ganjaran berlipat ganda
  5. Medan jihad adalah destinasi pelancongan umat Islam
  6. Kematian adalah suatu kepastian dan sebaik-baiknya kematian adalah mati syahid di medan jihad di jalan Allah
  7. Medan jihad adalah tempat menyaksikan mukjizat Allah
Meskipun tidak seluruh poin dijelaskan, Ustadz Abu Jibriel meringkaskannya secara simpel dan mudah difahami, disertai pembacaan dalil-dalilnya. Beliau juga menyampaikan ada 13 jenis jihad menurut Imam Ibnu Qoyyim Al Jauziyah. Namun sayangnya, kemuliaan dan ketinggian jihad inilah yang saat ini dirusak dan disimpangkan maknanya oleh musuh-musuh Islam, lanjut beliau. Hal ini dilakukan karena mereka, musuh-musuh Islam tidak senang dengan jihad dan menolak jihad.
Pada 11 September 2001 terjadi "sandiwara penyerangan WTC". Sejak saat itu, usaha memerangi terorisme dimulai dengan komando dari Amerika dan barat. Sidney Jones melihat Ar Rahmah Media mengeluarkan Jihad Magz dan membahas masalah tersebut secara tuntas. Maka Sidney Jones pun membuat analisis untuk menuduh dan menyudutkan Ar Rahmah Media. Tercatat beberapa laporan dari ICG, lembaga yang dipimpin oleh Sidney Jones, yang menyudutkan Ar Rahmah Media.
Sementara itu, menurut Ustadz Abu Jibriel, Densus 88 itu sendiri dibentuk dan didanai oleh Australia (88 adalah jumlah warna negara Australia yang tewas pada Bom Bali I). Austrlia sendiri adalah sekutu Amerika, dan Amerika juga ikut mendanai densus 88 dengan menyumbangkan 50 juta US $ di tahap awal. Dengan begitu dimulaikan perang melawan terorisme yang dikomando oleh Amerika dan direalisasikan oleh Densus 88 yang sejatinya adalah perang melawan Islam dan kaum Muslimin. Bukti-buktinya sangat banyak, termasuk kebohongan-kebohongan densus, termasuk kepada Ustadz Abu Jibriel, utamanya dalam kasus penangkapan anak beliau, M Jibriel Abdul Rahman.
Ustadz Abu Jibriel menjelaskan bahwa pemahaman jihad saat ini terbagi dua, antara yang meyakini jihad global dan lokal. Masing-masing pihak memiliki dalil dan meyakini pilihan mereka sendiri. Ustadz Abu Jibriel mengaku kenal dan tahu Nurdin M Top sewaktu masih di Malaysia, di Johor tepatnya, karena beliau mengajar di sana. Setelah itu, beliau tidak tahu lagi sepak terjang Nurdin M Top. Mengenai dana Ar Rahmah Media Ustadz Abu Jibriel balik bertanya berapa kira-kira dana yang dibutuhkan untuk mengelola Ar Rahmah Media, apakah sangat banyak ? Dengan begitu, orang tuanya saja, yakni beliau sendiri juga cukup kalau hanya mendanai Ar Rahmah Media. Ustadz Abu Jibriel juga menceritakan tantang M Jibriel dan seputar penangkapannya. Beliau menceritakan bahwa anaknya tersebut ingin ikut umrah bersamanya dan karena pasportnya hilang maka M Jibriel membuat pasport baru yang dia sendiri tidak tahu prosesnya. Mereka kemudian bertemu di Mekkah dan setelah itu masing-masing pulang kembali ke tanah air. Beliau tidak melihat keanehan apapun yang terjadi pada anaknya, apalagi sebagaimana tuduhan-tuduhan yang selama ini beredar.
Untuk itu Ustadz Abu Jibriel meyakini bahwa penangkapan anaknya dikarenakan M Jibriel aktif mengelola Ar Rahmah Media, termasuk situs Arrahmah.com yang selalu menampilkan berita-berita Islam dan jihad internasional. Banyak yang tidak suka akan hal ini, termasuk Sidney Jones, yang kemudian membuat laporan-laporan menyudutkan Ar Rahmah Media. Maka, dicari-carilah alasan untuk menghentikan kiprah Ar Rahmah Media, melalui penangkapan anaknya, M Jibreil. Disangkanya dengan menangkap M Jibriel, maka berita dunia Islam dan jihad juga bisa ditutup dan dibungkam. Maka Ustadz Abu Jibriel kembali menyimpulkan bahwa perang melawan terorisme pada hakikatnya adalah perang untuk menghentikan amalan jihad dan media jihad sebagaimana yang saat ini terjadi.
Ustadz Abu Jibril dan TPM sudah mendatangi Komnas HAM Rabu (26/05/2010) . Ketika diterima oleh Komisioner Komnas HAM, Ridha Saleh, Ustadz Abu Jibril langsung mengeluarkan pendapatnya :
"Kejahatan Densus 88 sudah di luar batas, tapi belum ada tindakan yang dikenakan kepada Densus 88."
Ustadz Abu Jibril juga mengatakan, Densus 88 telah melanggar HAM karena telah menangkap, menculik, dan membunuh tanpa bukti. "Termasuk ketika menangkap Jibril (Muhammad Jibril, anak Ustadz Abu Jibril), menggeladah rumah saya, tidak ada surat dari pengadilan," kata Ustadz Abu Jibril. Hal yang sama juga dilakukan terhadap orang-orang yang disangka teroris lainnya.
Sementara itu, Muannas dari TPM menyatakan bahwa :
"Penangkapan sekaligus penembakan yang dilakukan Densus 88 terhadap beberapa orang tidak sesuai dengan standar prosedur yang berlaku. Kami juga akan membahas isu-isu terorisme yang berkembang saat ini,"

Sebagaimana kita ketahui, sejumlah penggerebekan kasus terorisme di beberapa daerah sering disertai dengan penembakan yang menewaskan sasaran. Misalnya saja penangkapan terhadap Maulana Cs di Cawang beberapa waktu lalu.

Sejumlah saksi di Cawang mengatakan, Maulana tiba-tiba saja ditembak saat hendak menaiki motor. Padahal Maulana tidak tampak melakukan perlawanan kepada Densus 88. Sedangkan dua teman Maulana lainnya ditangkap setelah anggota Polri memukul mereka dengan batu dan senjata, tanpa ada perlawanan sedikit pun.


Tuntutan : Bubarkan Densus 88!
Tuntutan para pemuda Solo ketika berorasi di depan Mapoltabes Surakarta adalah dibubarkannya Densus 88. Menurut mereka, Densus 88 telah berbuat di luar prosedur hukum, melanggar HAM dan keberadaanya justru tidak membuat simpati masyarakat luas.
Ironisnya, Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Zainuri Lubis menegaskan tindakan Densus 88 yang mengeluarkan tembakan tersebut karena untuk mencegah anggotanya tewas seperti saat penyergapan teroris di Aceh. Tapi mengapa ada diskriminasi terhadap umat Islam?

Ustadz Abu Jibril mengatakan, istilah teroris memang hanya diperuntukkan bagi orang Islam. Menurut dia, orang-orang yang mengganggu keamanan dan jelas-jelas menembak polisi di Papua itu tidak disebut teroris, melainkan disebut separatis. Dengan alasan itu, Densus 88 telah melakukan ketidakadilan.

Lebih lanjut Ustadz Abu Jibril mengatakan, UU Terorisme memang sengaja dibuat oleh Amerika Serikat dan Indonesia untuk menghentikan semangat jihad. Dia juga mengeluhkan adanya penyebutan Masjid Al-Munawarroh sebagai masjid teroris. Masjid itu berada di Pamulang tempat Ustadz Abu Jibril tinggal.

Guntur Fattahillah dari TPM Pusat, mengatakan, pelanggaran HAM oleh Polri dalam kasus-kasus terorisme tidak hanya terjadi pada kasus Ustadz Abu Jibril saja.
"Pelanggaran HAM ini sudah terjadi sejak awal tahun 2000 atau sejak munculnya konflik Poso dan Ambon," kata Guntur. Dari peristiwa tersebut, selalu ada pola yang sama dalam pelanggaran HAM yang dilakukan.
Kenyataan lain yang membuktikan kejahatan Densus 88 adalah dengan penangkapan "teroris aceh" padahal kegiatan itu di prakarsai oleh Sofyan Tsauri . Sofyan Tsauri adalah seorang intel yang membiayai dan melatih secara militer orang-orang yang di rekrutnya sendiri di pegunungan Aceh, bahkan dia sempat melatih di Markas Komando Brimob di Kelapa Dua, Depok. Oleh karena itulah wajahnya tidak di ekspose di media agar intel polri yang satu ini bisa menyusup dan menjalankan tugasnya lagi. Seperti biasa Polri sudah lihai dalam membuat rekayasa, polri yang berbuat dan polri yang menangkap sekaligus menyematkan predikat terorris kepada anak buah didikanya .... luar biasa....
Dan Densus 88 walaupun berperawakan tegap dengan cara yang sangat memalukan menyergap mobil tumpangan Abu Bakr Ba'syir dengan sangat kasarnya mereka menyergap Ustadz bagaikan gerombolan preman yang sedang memalak di pinggr jalan.
Sofyan at tsauri adalah mata-mata yang disusupkan oleh polri dalam rangka membuat rekayasa untuk mangkaitkan jaringan tersebut dengan Abu Bakar Basyir, banyak kejanggalan yang melingkupi sang penyusup ini diantaranya adalah penjagaan dari densus88 yang terlalu longgar ama bajingan satu ini, dan binatang inipun terlalu blak-blakan dalam berbicara mengenai Al Qaidah, yang memang terlalu disengaja agar di expose oleh wartawan terutama TV One (media bakrie, mantan bos lapindo) yang memang salah satu media pro thogut yang sangat giat dalam mengkait kaitkan terrorisme dengan Islam, dan selalu mengundang murtadin-murtadin dalam wawancaranya, TV One adalah bagian dari media media global yang berusaha keras untuk memadamkan cahaya Islam dan membenarkan kebohongan peristiwa WTC (9/11) padahal banyak sekali bukti yang membuktikan bahwa peristiwa 9/11 adalah rekayasa amerika sendiri.
Kebiadaban densus88at yang malah ditutup tutupi oleh pihak ke polisisan dan media tv : densus menginjak nginjak orang yang sedang shalat, ini adalah ciri khas kristen yang sangat senang menyerang muslim yang sedang melakukan shalat. (KLIK DISINI)
Sebelumnya Mabes Polri mengaku memastikan Gories Mere berada dalam penggerebekan teroris yang dilakukan oleh Densus 88 di Medan. Namun, jika benar Gories yang tak lagi berdinas di bidang terorisme, ada dalam rombongan Densus 88, Mabes Polri menilai tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. Bisa saja Gories memang ada keperluan di Medan.

Pada Kamis 16 September, Danlanud Medan mengirim surat kepada Kapolda Sumatera Utara terkait 'penerobosan' rombongan Densus 88 di Bandara Polonia. TNI Angkatan Udara merasa keberatan karena rombongan itu tidak mengindahkan aturan yang berlaku. Petugas yang berjaga di pos sempat digertak oleh salah satu orang di rombongan tersebut. Orang itu mengatakan agar si petugas pos tidak menghalangi misi negara. Selain itu, orang di rombongan itu juga menyebut ada jenderal bintang tiga di rombongan itu (GoriesMere).
Apapun yang terjadi Densus88AT akan terus beraksi walaupun aksinya sangat sadis dan memalukan sampai-sampai pernah menculik anak yang masih bau kencur namun apa mau di kata jika Big Bos nya yang ada di amrik sono masih memberi makan Densus 88 AT maka apapun akan di labrak Densus 88 AT. Densus 88 adalah anjingnya Amerika........
majuu.... densus88... maju teruss.... walaupun ke neraka....... majuuu......

 ANEKA PHOTO DENSUS :